BerandaHukumHercules: Jika Lahan Tanah...

Hercules: Jika Lahan Tanah Abang Milik Negara, Kami Angkat Kaki

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Sengketa lahan di kawasan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali mengemuka. Rosario de Marshall, Ketua Umum GRIB Jaya, menyatakan kesiapannya mengosongkan lahan jika pemerintah dapat membuktikan status kepemilikan negara secara sah.

Pernyataan itu merespons klaim Maruarar Sirait dan PT Kereta Api Indonesia yang menyebut area tersebut sebagai bagian dari aset negara.

“Kalau memang punya negara, hari ini pun kami siap serahkan,” ujar Hercules, Jumat (10/4/2026),seperti dilansir Kompas

Namun, ia menolak anggapan bahwa organisasinya menguasai lahan. Menurutnya, GRIB Jaya hanya mendampingi pihak yang mengklaim sebagai ahli waris, Sulaeman Effendi. Pendampingan, kata dia, sebatas memastikan proses hukum berjalan terbuka.

Kasus ini memperlihatkan kembali rumitnya persoalan agraria di ibu kota. Tanah Abang kawasan dengan nilai ekonomi tinggi kerap menjadi arena tumpang tindih klaim. Di satu sisi, negara melalui BUMN seperti PT Kereta Api Indonesia memiliki catatan aset historis di sepanjang jalur rel. Di sisi lain, klaim individu maupun ahli waris terus bermunculan.

Baca Juga :   Sebut "Penggelapan" Dana Hibah BUMN Rp.2,9 Milyar Fitnah, Ketua PWMOI Tertawakan Ketua PWI

Pemerintah belakangan mempercepat penertiban aset, terutama di kawasan padat. Maruarar Sirait menegaskan, negara memiliki dasar hukum atas sejumlah lahan yang kini ditempati tanpa izin jelas.

Persoalannya klasik: dokumen kepemilikan yang kerap tidak sinkron, ditambah lemahnya penataan di masa lalu. Dalam situasi seperti ini, pembuktian legal menjadi satu-satunya jalan.

Sengketa di Tanah Abang pun bukan sekadar soal siapa pemilik lahan, melainkan cermin problem tata kelola agraria yang belum sepenuhnya tuntas.

Di atas tanah bernilai tinggi, kepentingan kerap berkelindan dan hukum dituntut hadir sebagai penentu akhir.|Foto : Istimewa

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img