BerandaEntertainmentFront Pemuda Muslim Maluku...

Front Pemuda Muslim Maluku Adakan Syukuran Tahun Baru 2025

Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (DPP FPMM) menyelenggarakan acara Syukuran tahun Baru 2025, bertempat dibilangan Summarecon, Kota Bekasi, Sabtu (4/1/2025).

Acara yang bertemakan “Selamat Tahun Baru 2025, jadikan tahun lalu sebagai pelajaran dan tahun ini  sebagai jalan mewujudkan impian”, dikemas dalam bentuk Syukuran dan Hiburan.

Tampak hadir dalam acara syukuran, Ketua Umum DPP FPMM yang dipimpin oleh H. Umar Key serta jajaran pengurus ,  Keluarga Besar FPMM, para Ulama, Laskar juga para Srikandi. Acara tersebut juga dihadiri Calon Walikota Kota Bekasi terpilih, Tri Adhianto TJahyono. Dengan rangkaian acara pembukaan, pembacaan Ayat Suci Alquran, sambutan-sambutan, Potong Tumpeng, Doa  bersama juga hiburan dan ramah- tamah.

1000680567 scaled

Acara syukuran ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan juga upaya konkret untuk mempersatukan seluruh organisasi Maluku.

Acara syukuran tahun baru 2025 inipun  mencerminkan semangat solidaritas dan kesatuan. Kami mewakili keluarga besar bina lindung juga mohon  maaf lahir dan batin. Kedepan semoga semuanya akan menjadi lebih baik lagi. Setelah kita melakukan pilkada kita kembali hidup rukun damai jangan sampai ada pertikaian. Kepada Bpk Tri Adhianto yang kami pilih semoga bisa menepati janji-janjinya dan tetap amanah,” ungkap H. Umar Key selaku Ketua Umum.

Baca Juga :   Arman Harjo Bikin Geger dengan Single Hip-Hop Koplo "Mawut"

Dalam acara Syukuran tahun baru 2025 juga disertakan ucapan selamat  dan potong tumpeng serta doa untuk ulang tahun Istri pertama H.Umar Key yang bernama Mami Ayu ( Sri Rahayu) yang ke 44 tahun sekaligus ucapan ulang tahun untuk tamu kehormatan Tri Adhianto Calon Walikota terpilih Kota  Bekasi.

Sementara itu Dewan penasehat DPP FPMM Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail dan pembinan DPP FPMM H Muhammad Ongen Sangaji menyampaikan bahwa tahun 2025 adalah refleksi dan harapan dan momentum perkuat kerukunan dan pemberdayaan Umat.

Ditempat yang sama, Pegurus DPD  FPMM Kota Bekasi Ahmad Gusti Ohoitenan, menegaskan bahwa berbagai permasalahan dan pencapaian yang silih berganti kian mendewasakan dan menguatkan kami.

Baca Juga :   Caketum PWI DKI Iqbal Irsyad Gelar Konsolidasi

IMG 20250107 WA0040 scaled

“Terima kasih kepada semuanya dari jajaran pembina, penasehat dan semua pengurus serta tokoh yang hadir. Atas dedikasi, pengabdian, dan kerja kerasnya selama ini sehingga banyak capaian diraih dan dirasakan manfaatnya. “Kami masih ada kekurangan dan keterbatasan. Hal ini menjadi refleksi kami kita untuk memperbaiki ke depannya. Kami mengucapkan selamat dan terimakasih atas terselenggarakanya acara ini. Semoga FPMM semakin maju dan berkembang. Kami ucapkan juga kepada Ibu Sri  Rahayu yang berulang tahun semoga tetap sehat dan panjang umur,” tegasnya.

Tri Adhianto Calon Walikota Kota Bekasi terpilih pun, menyampaikan ucapan terimaksih atas undangan dan dukungan saat pilkada. mas Tri sapaan akrabnya juga berbicara tentang Toleransi.

“Kota Bekasi, menduduki peringkat kedua sebagai Kota Toleran versi Setara Institute. Ini harus dipertahankan, bukan nanti kita bisa peringkat pertama. Kita memiliki toleransi yang kuat.

Baca Juga :   Teror Santet yang Memisahkan Cinta! Kisah Nyata Pasangan Suami Istri Korban Santet

“Tentunya apa yang kita raih ini adalah hasil dari kerja semua pihak, termasuk masyarakat. Karena itu, saya sampaikan terima kasih atas komitmen menjaga nilai toleransi dan keberagaman,” Kedepan semoga Kota Bekasi semakin maju dan bahagia warganya. Kepada Front Pemuda  Muslim Maluku, semoga semakin maju dan tambah bermanfaat, tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, sehingga Kehidupan Toleransi dan hidup dalam Kedamaian akan tetap dijaga dalam interaksi sosial Kemasyarakatan,” tutup Tri Adhianto.

1000680579

Dalam Acara Syukuran tahun baru yang digelar itupun, disertakan ucapan selamat dan pemotongan tumpeng serta doa untuk ulang tahun istri pertama H. Umar Key yang bernama Mami Ayu (Sri Rahayu) yang ke-44 tahun. Selain itu juga ucapan selamat ulang tahun untuk Calon Walikota Kota Bekasi Tri Adhianto. Acara tambah meriah dengan menghadirkan  grup musik Gambus Elcorona.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

Artikel Sebelumnya
BAZNAS Latih Santri Jadi Pelaku Digital Marketing Sektor Travel Haji dan Umrah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pelatihan Bootchamp Santripreneur di bidang digital marketing travel haji dan umrah, yang diselenggarakan di Jakarta, pada Senin (6/1/2025). Pelatihan ini merupakan upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik pada lingkup santri dan alumni pondok pesantren di sektor wisata halal, khususnya haji dan umrah. Pelatihan sekaligus kompetisi ini melibatkan 50 peserta terpilih yang terdiri atas santri tingkat akhir dan alumni pondok pesantren dari seluruh Indonesia yang telah lolos seleksi ketat. Turut hadir dalam pembukaan pelatihan, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Ketua Pembina Yayasan Pesantren Bina Cendekia Drs. KH Nur Syamsudin MA. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya peran santri dalam mendukung pertumbuhan sektor wisata halal. “Santri memiliki keunggulan spiritual dan dedikasi tinggi yang menjadi nilai tambah dalam pengelolaan travel haji dan umrah,” ujar Saidah. Lanjut Saidah, dalam pelatihan yang berlangsung selama lima hari pada 6-10 Januari 2025, para peserta akan dibekali keterampilan digital marketing seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Content Marketing, Social Media Marketing, Influencer Marketing, Email Marketing, hingga E-commerce Integration. “Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan santri dalam pemasaran digital, sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang besar di sektor perjalanan haji dan umrah,” ucap Saidah. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam memajukan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan ekonomi pesantren. Saidah mengungkapkan, dengan populasi Muslim Indonesia yang mencapai 87 persen, animo masyarakat terhadap ibadah haji dan umrah akan terus meningkat setiap tahun. “Kami ingin memastikan santri dapat mengambil peran strategis di sektor ini, dengan memanfaatkan keterampilan digital marketing untuk memperkuat layanan mereka,” kata Saidah. Saidah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih dalam program ini. “Selamat kepada 50 peserta terbaik. Ini adalah langkah awal untuk masa depan yang lebih cerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, kalian tidak hanya akan mendapatkan ilmu, tetapi juga kesempatan untuk membawa keberkahan bagi umat,” ucap Saidah. Sementara itu, Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. menyampaikan, program ini merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS untuk mencetak generasi santri yang tangguh dan mandiri. “Entrepreneurship sangat penting bagi santri. Dengan akses, bimbingan, serta keterampilan yang memadai, mereka mampu menjadi penggerak perekonomian umat,” ujar Imdadun. Ia juga menambahkan, potensi besar sektor travel haji dan umrah, seiring meningkatnya minat masyarakat Muslim Indonesia, menjadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh para santri. Sejak diluncurkan tahun 2022, lanjut Imdadun, hingga kini program BAZNAS Santripreneur telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1.000 santri di 26 provinsi. Menurutnya, pelatihan program BAZNAS Santripreneur ini berpotensi besar meningkatkan pendapatan bagi peserta yang merupakan para pelaku usaha dari kalangan santri dan lulusan pondok pesantren, khususnya di bidang travel wisata halal yang mengikutinya. Imdadun menyampaikan, program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan ekonomi, tetapi juga membawa misi besar dalam memperkuat syiar zakat di masyarakat. Dengan mencetak santri yang mandiri secara ekonomi, BAZNAS berharap dapat mengubah para santri dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzaki). “Inilah esensi dari pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, yaitu menciptakan individu yang mandiri, berdaya, dan membawa manfaat bagi umat,” jelas Imdadun. “Kami yakin pelatihan ini akan memberikan hasil yang lebih baik lagi, sekaligus menciptakan peluang usaha baru di sektor wisata halal,” tambahnya***(DaBon)
Artikel Selanjutnya

More from Author

Doktif Datangi Polda Metro Jaya Berikan Informasi & Terus Kawal Kasus Dokter Richard Lee

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) mendatangi Polda...

Sukses atau Pesugihan, Film Aku Harus Mati Bongkar Realita Flexing

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Dunia media sosial yang penuh flexing dan pencitraan kini...

Sudah 13 Tahun Berbagi Bersama, Sahabat Lentique Konsisten Tebarkan Kebaikan di Akhir Ramadan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Di tengah berbagai perbedaan yang kerap mewarnai kehidupan...

Eggi Sudjana Beberkan Pembekuan TPUA Yang Dilakukan Rizieq Shihab

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID -- Mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab...

- A word from our sponsors -

spot_img