SYDNEY, TERMINALNEWS.ID – Meski sudah tampil di musim 2023, 2024, dan 2025, tahun 2026 akan menjadi musim penuh pertama Liam Lawson, pebalap asal Selandia Baru tanpa jeda di ajang Formula 1.
Sebelumnya, Lawson sempat menjalani periode singkat balapan pada 2023 dan 2024 sebelum akhirnya dipromosikan ke tim utama Red Bull Racing pada 2025. Namun, kiprahnya di sana hanya berlangsung dua grand prix sebelum posisinya digantikan oleh Yuki Tsunoda.
Musim ini, Lawson akan berduet dengan satu-satunya rookie F1 2026, Arvid Lindblad, yang berharap bisa mengikuti jejak debut impresif Isack Hadjar bersama Racing Bulls.
Isack Hadjar Disebut Terobsesi Media Sosial
Dalam program “Pole Position”, Lawson ditanya siapa pebalap F1 saat ini yang paling terobsesi dengan media sosial. Tanpa ragu, ia langsung menyebut nama mantan rekan setimnya, Isack Hadjar.
“Saya rasa Isack cukup sering mengecek dirinya sendiri,” ujar Lawson sambil bercanda.
“Saya tidak akan kaget kalau di riwayat pencarian Google terbarunya ada namanya sendiri. Maaf, bro.”
Candaan tersebut menunjukkan kedekatan keduanya, meski tetap saja membuka sedikit “rahasia dapur” paddock.
Yuki Tsunoda Jadi Back-Seat Driver Terburuk, Tapi Jago Karaoke
Tak hanya Hadjar yang jadi sasaran godaan Lawson. Ia juga menyebut Yuki Tsunoda sebagai “back-seat driver” terburuk—istilah untuk orang yang terlalu banyak memberi instruksi saat bukan dirinya yang menyetir.
“Harus Yuki. Saya sudah sering sekali mengemudi bersamanya selama bertahun-tahun,” kata Lawson.
Namun, Lawson menegaskan komentar itu tidak bersifat personal. Bahkan, ia memuji Tsunoda sebagai pebalap dengan kemampuan karaoke terbaik di antara para driver F1.
“Yuki. Dia suka sekali karaoke,” ujar Lawson sambil tertawa.
“Dia suka lagu-lagu Adele.”
Adele memang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa emosional yang menantang secara vokal—dan tampaknya menjadi favorit Tsunoda.
Pilihan Lagu Lawson: Lightning McQueen
Saat ditanya lagu andalannya sendiri untuk karaoke, Lawson memberikan jawaban unik yang mencerminkan kecintaannya pada film animasi produksi Pixar.
Ia mengaku akan memilih lagu dari franchise Cars, khususnya lagu “Real Gone” yang identik dengan karakter Lightning McQueen.
“Mungkin lagu Lightning McQueen. Lagu dari Cars, mungkin ‘Real Gone’. Itu yang paling besar,” ujarnya sambil tersenyum.
Tantangan Besar di Era Regulasi Baru F1
Di luar candaannya, Lawson menghadapi tantangan serius musim ini. Formula 1 memasuki era perubahan regulasi terbesar dalam sejarahnya, yang dimulai pada Grand Prix Australia di Melbourne akhir pekan ini.
Dengan kepemimpinan baru di Red Bull dan aturan teknis anyar, Lawson akan berusaha membuktikan dirinya layak menjadi bagian penting masa depan tim. Musim 2026 pun menjadi momentum krusial bagi kariernya di panggung tertinggi balap mobil dunia.


