LONDON, TERMINALNEWS.ID – Anthony Gordon memberikan pujian tinggi kepada rekan setimnya di Timnas Inggris, Jack Grealish, setelah kemenangan 2-0 atas Republik Irlandia.
Laga tersebut menjadi ajang unjuk gigi bagi kedua pemain, dengan Grealish tampil menonjol di bawah arahan pelatih sementara, Lee Carsley.
Carsley, yang baru ditunjuk sebagai manajer interim, membuat sejumlah keputusan berani dalam laga UEFA Nations League di Dublin tersebut.
Salah satu keputusan mencolok adalah memberi debut kepada Angel Gomes dan Morgan Gibbs-White, yang pernah bersinar di bawah Carsley saat masih membela tim muda Inggris.
Anthony Gordon, yang jarang dimainkan selama Euro 2024, akhirnya mendapatkan kesempatan tampil sejak awal, berduet dengan Grealish. Grealish sendiri sempat absen dari skuad akhir Gareth Southgate untuk Euro 2024, keputusan yang menuai banyak pertanyaan. Namun, di bawah Carsley, pemain Manchester City itu tampil impresif di posisi lebih sentral.
Selama pertandingan, Grealish diberikan kebebasan bergerak, yang berhasil membuka ruang di lini serang Inggris. Berbicara kepada ITV setelah pertandingan, Gordon menjelaskan alasan permainan Inggris berjalan mulus di Aviva Stadium.
“Saya rasa kebebasan menjadi kuncinya. Jack (Grealish) bergerak ke seluruh penjuru lapangan dan mereka (Republik Irlandia) kesulitan membaca pergerakan kami. Saya dan Bukayo (Saka) mencoba menjaga lebar dan kedalaman, serta melakukan pergerakan di belakang sehingga rekan-rekan lain bisa lebih sering menguasai bola,” ungkap Gordon.

Ketika ditanya tentang peran penting Grealish dalam kemenangan tersebut, Gordon menambahkan, “Saya rasa ini sangat penting untuk kepercayaan dirinya. Dia pemain top, semua orang tahu itu, tapi posisi ini sangat cocok untuknya di mana dia bisa bermain lebih bebas. Ini mirip dengan posisi saat dia bermain di Aston Villa, dan menurut saya, dia tampil luar biasa hari ini.”
Grealish, yang tidak masuk skuad Euro 2024, berharap bisa membangun performa positifnya setelah penampilannya melawan Republik Irlandia. Dia baru-baru ini mengakui bahwa absen di Euro 2024 adalah salah satu momen terburuk dalam hidupnya.
“Itu sangat sulit, tapi itu memberikan saya sesuatu untuk bangkit,” kata Grealish.
“Saya perlu mulai bermain secara reguler dan mencetak gol. Saya masih belum 100 persen fit, tapi saya sedang menuju ke sana, jadi dari sudut pandang pribadi, saya senang.”
Dengan performa solidnya, Grealish diperkirakan akan menjadi andalan Carsley dalam laga-laga berikutnya di UEFA Nations League.

