JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2025 berlangsung megah di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025). Deretan sineas terbaik Tanah Air hadir untuk merayakan pencapaian industri film nasional, termasuk aktor legendaris sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Hadir dengan beskap Betawi, Rano menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan industri film di ibu kota.
“Kita sedang mempersiapkan Jakarta menjadi Kota Sinema. Semua kegiatan kreatif, terutama festival film, harus kita dukung,” kata Rano di karpet merah FFI.
Ia juga memuji keberanian dan kreativitas generasi baru di dunia perfilman yang kini tampil dominan.
“Anak-anak muda kita luar biasa. Talenta mereka makin banyak bermunculan,” ujarnya sembari bercanda dirinya sudah “mulai tua” untuk karpet merah.
794 Karya Bersaing, Keragaman Genre Menguat
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengungkapkan apresiasi atas melonjaknya produktivitas perfilman Indonesia. Tahun ini, 794 karya ikut serta dalam seleksi Piala Citra.
Rincian karya yang masuk:
130 film cerita panjang
272 film pendek
4 animasi panjang
72 animasi pendek
13 dokumenter panjang
102 dokumenter pendek
201 kritik film
Menurut Fadli, keragaman genre menunjukkan perkembangan ekosistem film yang semakin sehat.
“Drama sosial, narasi lokal, sejarah, fiksi ilmiah hingga dokumenter, semuanya tumbuh,” ujarnya.
Ia berharap FFI terus memperkuat identitas budaya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Jumbo” Raih Film Animasi Panjang Terbaik
Salah satu sorotan malam itu ialah kemenangan film animasi box office Jumbo sebagai Film Animasi Panjang Terbaik.
Sutradara Ryan Adriandhy tak kuasa menahan haru saat menerima penghargaan.
“Piala ini untuk 420 kreator yang telah mewujudkan Jumbo. Terima kasih untuk mamah,” ucapnya dengan suara bergetar.
Ia bangga animasi semakin mendapat tempat di hati publik.
Kategori tersebut juga menghadirkan dua pesaing besar: Panji Manusia Tengkorak dan Warkop DKI Kartun.
Omara Esteghlal Torehkan Piala Citra Perdananya
Aktor Omara Esteghlal berhasil membawa pulang penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik lewat film Pengepungan di Bukit Duri.
Ia mengalahkan nama-nama besar seperti Reza Rahadian, Boris Bokir, dan Jerome Kurnia.
Dalam pidatonya, Omara menyampaikan terima kasih kepada keluarga serta kekasihnya, Prilly Latuconsina.
“Terima kasih Mama. Dan untuk perempuan hebat yang sudah mendukung karierku, Prilly Latuconsina. I love you,” ucapnya sambil melirik ke arah kursi tamu.
Ia juga mengangkat pesan peran yang dimainkannya:
“Semoga negeri ini bebas dari diskriminasi dalam bentuk apa pun. Kita harus terus melawan kekerasan,” tegasnya.
Malam penghargaan FFI 2025 kembali membuktikan bahwa perfilman Indonesia terus berkembang—melahirkan karya, talenta, dan keberanian bercerita yang semakin luas dalam genre apa pun.|Foto : Istagram@OmaraEsteghla

