BerandaNewsNasionalFerry Juliantono Berdialog Dengan...

Ferry Juliantono Berdialog Dengan 10 Asosiasi Desa Di Seluruh Indonesia, Tuntaskan Berbagai Persoalan KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa pemerintah pusat berkomitmen untuk terus mencari solusi dan jalan tengah terbaik dari setiap permasalahan yang terjadi melalui berbagai inisiatif dialog dan diskusi dengan para pemangku kepentingan.

Bersama dengan 10 Asosiasi Desa Di Seluruh Indonesia, Menkop Ferry menginventarisir berbagai permasalahan di Desa/Kelurahan untuk selanjutnya akan dilakukan upaya pencarian solusi yang terbaik.

“Melalui seminar nasional ini, kita bermusyawarah agar persiapan operasionalisasi KDKMP itu bisa berjalan dengan baik. Acara ini digelar agar kita pengurus, pengawas dan semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik,” ungkap Ferry Juliantono dalam Seminar Nasional KDKMP dengan tema “Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat” yang digelar di Sasana Kriya Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Hadir dalam acara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi di Universitas Indonesia Hamdi Moeloek, Jajaran Wakil Menteri Kabinet Merah Putih dan Perwakilan dari Asosiasi Desa Seluruh Indonesia.

Baca Juga :   BAZNAS Dorong Fundraiser Optimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital

Terkait dengan berbagai permasalahan spesifik, Menkop Ferry menekankan bahwa dalam waktu dekat Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dengan Kementerian/ Lembaga (K/L) terkait lainnya akan segera menggelar forum khusus dengan melibatkan para pengurus dan pengawas KDKMP. Hal ini dibutuhkan agar setiap solusi yang dirumuskan dapat lebih tepat sasaran berdasarkan identifikasi permasalahan di setiap daerah.

“Kita akan segera adakan pertemuan dan silaturahmi dengan dengan pengawas dan pengurus untuk mendapat masukan agar persiapan operasionalisasi KDKMP bisa semakin matang,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tahun ini akan keluar Undang-Undang Perkoperasian yang baru yang akan menjadi payung hukum bagi koperasi dalam menjalankan usahanya termasuk bagi KDKMP. Permasalahan-permasalahan mendasar yang kerap dihadapi oleh koperasi diharapkan dapat dituntaskan dari regulasi yang baru tersebut.

Baca Juga :   DJKI Turun ke Jalan, Hari KI Sedunia Dirayakan Serentak di 33 Provinsi
6e79a4b9 773e 4514 aa34 6db5c359c5b1
Ferry Juliantono Berdialog Dengan 10 Asosiasi Desa Di Seluruh Indonesia, Tuntaskan Berbagai Persoalan KDKMP

“Di Undang-Undang Koperasi yang baru nanti akan diatur seperti adanya lembaga penjamin simpanan yang akan melindungi dana anggota koperasi,” kata Menkop.

Dalam forum seminar tersebut, Menkop juga menyinggung terkait hasil Rapat Terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto semalam bahwa sesuai arahan Presiden, KDKMP akan ditetapkan sebagai institusi resmi penyalur barang bersubsidi dan bantuan sosial. Barang-barang seperti LPG 3 kilogram, pupuk, minyak, dan beras akan disalurkan langsung melalui koperasi.

Selain itu, program bantuan sosial seperti BLT, bansos, dan bantuan pangan non-tunai juga akan disalurkan melalui KDKMP. Skema pembiayaan dari bank, termasuk channeling KUR dan program Mekar BRI, akan memperkuat fungsi koperasi sebagai outlet jasa layanan keuangan di desa.

Baca Juga :   Liga Jakarta U17 Piala Gubernur: Rencananya Akan Ada Laga Pramusim Lagi

“Sejak kemarin sudah ada arahan Presiden untuk mempersiapkan Perpres, termasuk soal penyaluran barang dan status manajerial koperasi,” kata Menkop Ferry.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa KDKMP nantinya akan menjadi infrastruktur utama distribusi pangan bersubsidi sebagai keputusan di dalam Ratas. Dengan keberpihakan pemerintah tersebut, ia menyatakan bahwa masyarakat desa dapat terdorong kesejahteraan dan kemandirian ekonominya.

“KDKMP akan memastikan gerai-gerai segera diisi barang-barang bersubsidi untuk masyarakat,” tuturnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menekankan peran desa sebagai lokus utama program KDKMP akan dilakukan upaya untuk mengoptimalkan potensi desa/ kelurahan. Kementerian Desa akan konsisten melakukan pendampingan agar pemberdayaan ekonomi di desa dapat segera terwujud.

“Hasil usaha dari KDKMP sekurang-kurangnya 20 persen akan menjadi PAD (Pendapatan Asli Daerah), sementara 80 persen akan kembali berputar di desa. Kalau ini sukses, Indonesia 2045 akan menjadi kenyataan,” katanya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pembangunan Saluran Jacking di Jalan PKP Berlangsung hingga Desember 2026, Pengendara Diimbau Waspada

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mulai melaksanakan pembangunan...

Piala Dunia 2026: Argentina Lolos ke Final dan Akhiri Rekor Bayern Munchen

TERMINALNEWS.ID, NEW JERSEY – Argentina memastikan tempat di final Piala Dunia...

Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Kementerian UMKM Dapat Apresiasi Komisi VII DPR RI

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh...

Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Jadi Sorotan Usai Insiden dengan Valentin Barco Saat Inggris Kalah dari Argentina

TERMINALNEWS.ID, NEW JERSEY – Argentina memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026...

- A word from our sponsors -

spot_img