BerandaNewsEsai & OpiniEddie Karsito Kenang WS....

Eddie Karsito Kenang WS. Rendra Lewat Puisi “Sayap Angin dan Kasyaf Kata”

OBITUARI Sang Burung Merak, Mengenang Sang Maestro yang Karya dan Pemikirannya Tetap Hidup Melampaui Zaman

TERMINALNEWS.ID, BAGASASSIE – Penyair sekaligus seniman Eddie Karsito menyampaikan penghormatan dan kerinduan mendalam kepada sastrawan besar Indonesia, WS. Rendra, melalui sebuah puisi berjudul “Sayap Angin dan Kasyaf Kata: Obituari Rindu untuk WS. Rendra”.

Puisi yang ditulis pada 7 November 2026 tersebut menjadi ungkapan penghormatan kepada sosok yang dikenal luas dengan julukan Sang Burung Merak.

WhatsApp Image 2026 11 07 at 09.47.11
Eddie Karsito Kenang WS. Rendra Lewat Puisi “Sayap Angin dan Kasyaf Kata”

Bagi Eddie Karsito, WS. Rendra bukan sekadar penyair dan dramawan besar, melainkan juga sosok guru pemikiran yang gagasan, karya, serta perjalanan spiritualnya memberikan pengaruh mendalam bagi banyak orang.

Melalui rangkaian larik yang sarat metafora, Eddie mengungkapkan kerinduan sekaligus doa bagi sang maestro. Ia menggambarkan kepergian Rendra sebagai perjalanan menuju keabadian, tempat segala batas duniawi melebur dalam kedamaian Ilahi.

Dalam bait pembuka, Eddie menulis:

“Kukirim doa yang bersembunyi di sayap angin
Mengetuk pintu malam yang sunyi dan hening.
Kutabur untaian bunga di atas pusara ingatan
Merawat rindu yang kini menjelma keabadian.”

Baca Juga :   Antara Tampines dan Tapera

Larik-larik tersebut menggambarkan suasana kehilangan yang tidak semata-mata diungkapkan melalui kesedihan, tetapi juga melalui doa dan penghormatan. Kenangan terhadap Rendra dihadirkan sebagai sesuatu yang terus hidup, meskipun sosoknya telah melampaui batas kehidupan duniawi.

WhatsApp Image 2026 11 07 at 09.47.10
Eddie Karsito Kenang WS. Rendra Lewat Puisi “Sayap Angin dan Kasyaf Kata”

Eddie juga mengenang perjalanan kesenian dan spiritualitas Rendra. Baginya, sajak-sajak Rendra bukan hanya karya sastra yang memiliki kekuatan estetika, tetapi juga menjadi jembatan perenungan bagi manusia dalam memahami kehidupan dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Hal itu tergambar dalam bait berikut:

“Wahai WS. Rendra, Sang Burung Merak yang terbang tinggi
Kini kau telah melampaui batas fana dan diksi.
Sajak-sajakmu dulu adalah jembatan ruhani,
Menuntun jiwa meraba rahasia Sang Ilahi.”

Nuansa sufistik semakin terasa pada bagian berikutnya. Eddie menggunakan metafora perjalanan cinta seorang hamba menuju Sang Pencipta. Kematian dimaknai sebagai kepulangan, sebuah perjalanan meninggalkan kefanaan untuk menemukan keabadian dalam cinta Ilahi.

Baca Juga :   DARI KOIN 1938 SAMPAI BOLA MADIUN 2026: JEJAK INDONESIA YANG DILUPAKAN FIFA

“Cinta sufistikmu kini telah menemui muara
Melepas jubah dunia, melebur dalam cahaya.
Tiada lagi jarak, tiada lagi sekat penantian
Ketika kekasih sejati telah memelukmu dalam kedamaian.”

Puisi tersebut kemudian ditutup dengan ungkapan doa dan harapan agar WS. Rendra memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Tuhan kini berada di sisimu, mendekapmu dengan cinta
Dan surga menjadi tempatmu, rumah abadi yang baka.
Istirahatlah dalam keindahan yang tak bertepi,
Di dalam kebun-kebun cahaya yang hakiki.”

Eddie mengakhiri puisinya dengan ungkapan Al-Fatihah, sebagai doa bagi almarhum. Penutup tersebut sekaligus menegaskan bahwa puisi ini bukan hanya sebuah karya sastra memorial, melainkan juga ungkapan kasih, penghormatan, dan doa dari seorang murid kepada sosok yang telah memberikan inspirasi dalam perjalanan pemikiran dan keseniannya.

Baca Juga :   SEPAK BOLA DI TENGAH BARIKADE: KETIKA DEMO BIAYA HIDUP DI PRANCIS HAMPIR BATALKAN LAGA PSG VS BARCELONA
WhatsApp Image 2026 11 07 at 09.47.11 1
Eddie Karsito Kenang WS. Rendra Lewat Puisi “Sayap Angin dan Kasyaf Kata”

Sebagai murid gagasan WS. Rendra, Eddie Karsito menempatkan warisan sang maestro bukan semata-mata pada karya-karya yang telah ditinggalkan, tetapi juga pada keberanian berpikir, kebebasan berekspresi, serta kesadaran kemanusiaan yang terus relevan lintas generasi.

Bagi Eddie, kepergian seorang seniman besar tidak serta-merta mengakhiri perjalanan gagasannya. Tubuh boleh tiada, tetapi kata-kata, pemikiran, dan nilai-nilai perjuangannya akan terus hidup dalam ingatan serta karya generasi penerus.

“Sayap Angin dan Kasyaf Kata” menjadi persembahan rindu Eddie Karsito untuk Sang Burung Merak. Sebuah penghormatan puitis yang mengingatkan bahwa keabadian seorang seniman tidak hanya terletak pada namanya, tetapi juga pada jejak pemikiran dan cahaya inspirasi yang diwariskannya kepada zaman.

Al-Fatihah untuk WS. Rendra.

Tentang Penulis

Eddie Karsito adalah seniman, penulis, dan penggiat kebudayaan yang menyebut dirinya sebagai murid gagasan WS. Rendra.

Bagasassie, 7 November 2026

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

Artikel Sebelumnya
Thomas Tuchel Umumkan Skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League, Trent Alexander-Arnold Kembali, Sejumlah Pemain Muda Dipanggil LONDON – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat The Three Lions dalam dua pertandingan UEFA Nations League menghadapi Kroasia dan Spanyol pada November 2026. Pengumuman ini menjadi pemanggilan skuad kedua Tuchel sejak Piala Dunia 2026 sekaligus yang terakhir sepanjang tahun ini. Tuchel masih berusaha membangun kembali kekuatan Inggris setelah kegagalan meraih gelar juara Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Langkah Inggris terhenti di semifinal setelah kalah dari Argentina. Meski demikian, pelatih asal Jerman tersebut berhasil membawa Inggris meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Prancis dengan skor 6-4. Hasil tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Inggris untuk menatap kompetisi berikutnya. Tantangan tidak akan mudah karena mereka harus menghadapi Kroasia dan Spanyol, dua lawan yang memiliki sejarah persaingan cukup panjang dengan The Three Lions. Spanyol menjadi lawan yang patut diwaspadai. Tim berjuluk La Roja tersebut merupakan juara bertahan Piala Dunia dan sebelumnya berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 3-2 pada akhir September lalu. Pertandingan November nanti sekaligus menjadi kesempatan bagi Tuchel untuk membalas kekalahan tersebut. Jadwal Pertandingan Inggris November 2026 Inggris dijadwalkan menjalani dua pertandingan UEFA Nations League dengan rincian sebagai berikut: Tanggal Pertandingan Stadion 12 November 2026, 19.45 BST Inggris vs Kroasia Wembley Stadium 15 November 2026, 19.45 BST Inggris vs Spanyol Riyadh Air Metropolitano Lini Kiper: Pickford Masih Jadi Pilihan Utama Di sektor penjaga gawang, Jordan Pickford masih menjadi pilihan utama Tuchel. Kiper Everton tersebut semakin dekat dengan pencapaian 100 penampilan bersama tim nasional Inggris dan diperkirakan kembali menjadi andalan di bawah mistar. Selain Pickford, Tuchel memanggil Jason Steele dari Brighton dan James Trafford yang kini memperkuat Leeds United. Sementara itu, Dean Henderson tidak masuk dalam daftar skuad. Kiper Crystal Palace tersebut diketahui tengah menghadapi masalah cedera ringan. Daftar penjaga gawang Inggris: Pemain Klub Jordan Pickford Everton Jason Steele Brighton James Trafford Leeds United Lini Belakang: Trent Alexander-Arnold Kembali Dipanggil Salah satu kabar menarik dari pengumuman skuad kali ini adalah kembalinya Trent Alexander-Arnold. Bek Real Madrid tersebut sebelumnya tidak masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Selain Trent, Lewis Hall dari Newcastle United dan Jarrad Branthwaite dari Everton juga kembali mendapatkan kesempatan memperkuat tim nasional. Marc Guehi yang kini bermain untuk Manchester City tetap menjadi salah satu pilihan utama di jantung pertahanan. Ia berpeluang kembali berduet dengan Ezri Konsa, yang kini memperkuat Arsenal. Keduanya sebelumnya tampil cukup solid ketika membantu Inggris mengalahkan Prancis dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Nama Ben White juga menarik perhatian. Bek Arsenal tersebut kembali mendapatkan kepercayaan setelah sebelumnya sempat menyatakan tidak ingin memperkuat Inggris ketika Gareth Southgate masih menjabat sebagai pelatih. Daftar bek Inggris: Pemain Klub Ezri Konsa Arsenal Marc Guehi Manchester City Trent Alexander-Arnold Real Madrid Jarrad Branthwaite Everton Djed Spence Tottenham Hotspur Lewis Hall Newcastle United Ben White Arsenal Jarrell Quansah Bayer Leverkusen Lini Tengah: Jude Bellingham dan Declan Rice Jadi Andalan Di sektor tengah, Tuchel tetap mengandalkan sejumlah nama besar. Declan Rice dan Elliot Anderson diperkirakan menjadi motor permainan Inggris berkat kemampuan mereka dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Jude Bellingham juga kembali masuk skuad. Gelandang Real Madrid tersebut diharapkan menjadi salah satu pemain penting dalam membangun serangan sekaligus memberikan kreativitas di lini tengah. Sementara itu, Morgan Rogers kembali mendapatkan kepercayaan setelah menunjukkan performa menjanjikan bersama Chelsea sejak meninggalkan Aston Villa. Hal menarik lainnya adalah pemanggilan dua pemain muda, Jobe Bellingham dan Josh King. Keduanya mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuan di level senior dan bersaing memperebutkan tempat di lini tengah Inggris. Daftar gelandang Inggris: Pemain Klub Declan Rice Arsenal Jude Bellingham Real Madrid Elliot Anderson Manchester City Josh King Fulham James Garner Everton Jobe Bellingham Borussia Dortmund Myles Lewis-Skelly Arsenal Eberechi Eze Arsenal Lini Depan: Harry Kane Pimpin Serangan Inggris Kapten sekaligus mesin gol Inggris, Harry Kane, kembali menjadi tumpuan utama di lini depan. Penyerang Bayern Munich tersebut akan kembali mengenakan seragam The Three Lions setelah meraih penghargaan Ballon d’Or 2026 berkat penampilan impresifnya sepanjang musim. Kane diperkirakan menjadi ujung tombak dalam skema permainan Tuchel. Ia akan didukung Anthony Gordon yang kini memperkuat Barcelona dan Bukayo Saka dari Arsenal. Kehadiran kedua pemain sayap tersebut diharapkan mampu memberikan kecepatan serta variasi serangan, terutama ketika Inggris menghadapi pertahanan Spanyol dan Kroasia. Tuchel juga kembali memberikan kesempatan kepada Rio Ngumoha setelah pemain muda Liverpool tersebut menunjukkan penampilan menjanjikan pada pemanggilan sebelumnya. Selain itu, Dominic Calvert-Lewin dan Morgan Gibbs-White turut masuk dalam daftar. Keduanya memberikan alternatif bagi Tuchel untuk mengembangkan variasi permainan di lini serang. Daftar penyerang Inggris: Pemain Klub Harry Kane Bayern Munich Bukayo Saka Arsenal Anthony Gordon Barcelona Dominic Calvert-Lewin Leeds United Rio Ngumoha Liverpool Morgan Gibbs-White Nottingham Forest Morgan Rogers Chelsea Cole Palmer Absen, Phil Foden Kembali Tersisih Di balik sejumlah nama yang mendapatkan panggilan, terdapat beberapa pemain yang harus menerima kenyataan tidak masuk dalam skuad terbaru Inggris. Cole Palmer menjadi salah satu nama besar yang absen. Gelandang serang Chelsea tersebut masih menjalani pemulihan cedera pangkal paha yang mengganggu penampilannya sejak jeda internasional sebelumnya. Keputusan Tuchel juga memunculkan perdebatan terkait pemilihan Eberechi Eze dibandingkan Noni Madueke. Padahal, Madueke dinilai sedang menunjukkan perkembangan performa yang cukup menjanjikan. Dari kubu Everton, sejumlah pendukung merasa Kiernan Dewsbury-Hall pantas mendapatkan kesempatan untuk masuk skuad setelah memperlihatkan penampilan yang kompetitif. Sementara itu, Phil Foden kembali gagal meyakinkan Tuchel untuk menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang tim nasional. Bek Brighton, Lewis Dunk, juga tidak mendapatkan tempat meskipun tampil cukup konsisten bersama klubnya. Dunk tercatat membantu Brighton mencatatkan delapan clean sheet dari 12 penampilan musim ini. Tuchel Punya Pekerjaan Besar Jelang Dua Laga Penting Pemanggilan skuad terbaru ini memperlihatkan bahwa Tuchel mulai memberikan ruang lebih besar kepada pemain muda sekaligus membuka kembali kesempatan bagi sejumlah pemain yang sebelumnya tersisih. Kembalinya Trent Alexander-Arnold, Ben White, Lewis Hall, dan Jarrad Branthwaite menjadi sinyal bahwa persaingan di lini belakang Inggris semakin terbuka. Sementara itu, kehadiran Jobe Bellingham, Josh King, dan Rio Ngumoha menunjukkan keinginan Tuchel untuk memperluas pilihan pemain bagi masa depan tim nasional. Namun, ujian sesungguhnya akan datang ketika Inggris menghadapi Kroasia dan Spanyol. Dua pertandingan tersebut bukan sekadar kesempatan untuk mengumpulkan poin di UEFA Nations League, melainkan juga menjadi ajang pembuktian bahwa Inggris mampu kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional. Tuchel kini dituntut menemukan komposisi terbaik agar The Three Lions dapat menutup tahun 2026 dengan hasil positif sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat untuk kompetisi berikutnya.
Artikel Selanjutnya

More from Author

Dua Pemain Farama FC dan Bina Taruna Dicoret dari Liga Jakarta U-17 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Panitia penyelenggara Liga Jakarta U-17 musim 2026 menjatuhkan...

Makayoa Bersatu Bawa Kekayaan Budaya Halmahera Selatan ke Jakarta, Hadirkan Festival Kuliner, Pelantikan Pengurus, dan Fun Run 5K Bersama Sandiaga Uno

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Semangat mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Halmahera...

Wayne Rooney Jadi Pilihan Utama David Moyes

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pelatih Everton, David Moyes, mengungkapkan empat pemain terbaik...

- A word from our sponsors -