BerandaNewsNasionalMakayoa Bersatu Bawa Kekayaan...

Makayoa Bersatu Bawa Kekayaan Budaya Halmahera Selatan ke Jakarta, Hadirkan Festival Kuliner, Pelantikan Pengurus, dan Fun Run 5K Bersama Sandiaga Uno

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Semangat mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Halmahera Selatan ke tingkat nasional akan diwujudkan melalui Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa (Makayoa) yang digelar Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa Bersatu, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan yang mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan ini akan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, berlokasi di Jalan Baru, samping Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian budaya daerah, festival ini menjadi momentum bagi masyarakat Makayoa untuk memperkenalkan identitas, tradisi, kuliner, serta potensi daerah Halmahera Selatan kepada masyarakat luas, khususnya di Ibu Kota.

Menariknya, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya masuk.

Tiga Agenda Utama Dalam Satu Perhelatan

Festival Makayoa akan menghadirkan tiga agenda utama yang dikemas dalam satu rangkaian kegiatan sepanjang hari.

Agenda pertama adalah Fun Run Makayoa 5K bersama Sandiaga Uno, yang dijadwalkan dimulai pukul 06.00 WIB. Kegiatan lari sejauh lima kilometer ini terbuka untuk umum dan menjadi ajakan kepada masyarakat untuk membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan persaudaraan.

Agenda kedua adalah pelantikan Pengurus IKB Makayoa Bersatu periode 2026–2031. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi, menyatukan potensi masyarakat Makayoa, serta menetapkan arah perjuangan dan program kerja untuk lima tahun ke depan.

Sementara itu, agenda ketiga adalah Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa. Pengunjung akan disuguhi aneka kuliner khas Halmahera Selatan, mulai dari hasil laut, olahan pala, hingga berbagai jajanan tradisional.

Selain kuliner, festival juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni tari dan budaya khas Makeang Kayoa yang dibawakan langsung oleh sanggar-sanggar seni Makayoa.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, panitia ingin menghadirkan suasana kampung halaman di tengah kehidupan masyarakat Jakarta, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Maluku Utara kepada publik nasional.

Baca Juga :   Tak Ada Nama Danone, Ini Daftar Perusahaan Pendukung Israel Menurut PBB

Identitas yang Menyatukan Makian dan Kayoa

Makayoa bukan sekadar nama organisasi atau identitas geografis. Di dalamnya terkandung sejarah, kebudayaan, tradisi, dan ikatan persaudaraan masyarakat yang berasal dari Pulau Makian dan Kepulauan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pulau Makian dikenal dengan Gunung Kie Besi yang berdiri megah di tengah pulau. Masyarakat Makian juga memiliki kekayaan bahasa daerah, yakni Bahasa Makian Dalam atau Taba dan Bahasa Makian Luar. Dua bahasa yang tumbuh dalam satu lingkungan masyarakat menjadi bagian penting dari kekayaan identitas dan kebudayaan Makian.

Sementara itu, Kepulauan Kayoa merupakan gugusan pulau yang terdiri atas Pulau Kayoa, Waidoba, Taneti, Muari, Siko, Gafi, Laigoma, Gunange, Lelei, Talimau, Tawabi, gugusan Pulau Guraici, serta puluhan pulau kecil lainnya.

Wilayah ini dihuni masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam, di antaranya masyarakat Kayoa, Makian, dan Suku Bajo. Kehidupan masyarakat bahari Suku Bajo dapat dijumpai di sejumlah wilayah, seperti Guruapin, Laluin, dan Posi-Posi.

Kehidupan masyarakat pesisir tersebut juga lekat dengan tradisi maritim, termasuk penggunaan perahu tradisional leppa serta ritual adat Dongko yang sarat dengan nilai kebersamaan.

Kekayaan tradisi masyarakat Kayoa juga tercermin dalam tradisi Tonam Loka, yang dilaksanakan menjelang akhir bulan Ramadan. Tradisi ini menjadi ruang kebersamaan untuk berkumpul, saling memaafkan, serta mengenang dan menghormati para leluhur.

Beragam tradisi tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat Makayoa memiliki kekayaan budaya yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Nilai kekeluargaan, gotong royong, penghormatan kepada orang tua dan leluhur, serta kepedulian terhadap kelestarian adat istiadat menjadi fondasi kehidupan masyarakat Makayoa.

Bukan Sekadar Perkumpulan Nostalgia

Di balik penyelenggaraan festival ini, terdapat visi yang lebih besar dari IKB Makayoa Bersatu.

Baca Juga :   Airlangga Hartarto Tegaskan Komitmen Indonesia Bergabung dengan OECD

Organisasi ini menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menjadi wadah berkumpul atau perkumpulan nostalgia bagi masyarakat perantauan yang ingin mengenang kampung halaman.

Nama Makayoa merepresentasikan identitas dan asal-usul. Sementara kata Bersatu merupakan pernyataan komitmen untuk menyatukan berbagai potensi masyarakat menjadi kekuatan kolektif yang terorganisasi, memiliki arah, program kerja, dan kontribusi nyata.

Untuk mewujudkan visi tersebut, IKB Makayoa Bersatu merancang sejumlah program strategis yang berfokus pada empat bidang utama.

Pertama, memperkuat jejaring profesional dan ekonomi antaranggotanya sehingga potensi individu dapat saling mendukung dan membuka peluang kerja sama.

Kedua, mengembangkan kapasitas generasi muda melalui pendidikan, pelatihan, serta perluasan akses informasi mengenai berbagai peluang pengembangan diri.

Ketiga, membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam mendukung agenda pembangunan Maluku Utara.

Keempat, memperkuat citra dan mempromosikan potensi daerah agar Maluku Utara semakin dikenal dan diperhitungkan dalam pembangunan nasional.

Bagi IKB Makayoa Bersatu, potensi masyarakat perantauan merupakan aset penting yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

Banyak putra-putri Makayoa yang kini tersebar di berbagai kota, termasuk Jakarta, dengan beragam latar belakang pendidikan, profesi, dan bidang usaha. Potensi tersebut perlu dirajut dalam satu jaringan yang kuat agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah asal.

Semangat ini juga berpijak pada sejarah Maluku Utara yang pernah menjadi salah satu pusat perdagangan rempah-rempah dunia. Kejayaan masa lalu tersebut diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

Membawa Kampung Halaman ke Jantung Ibu Kota

Ketua Panitia Festival Kuliner dan Seni Budaya Makayoa, Sita Mucksin, bersama Sekretaris Panitia Sefianto Anwar, serta Ketua Umum IKB Makayoa Bersatu H. Saleh Muhammad, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar perayaan budaya.

Baca Juga :   Menhan Sjafrie Ingatkan Ancaman Perang Psikologis di Era Digital

Festival tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat Makayoa di perantauan sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat Indonesia.

“Festival ini adalah cara kami membawa kampung halaman ke Jakarta. Kami ingin masyarakat Jakarta mengenal Makayoa bukan hanya dari namanya, tetapi juga dari cita rasa kulinernya, keindahan tarian dan budayanya, serta kehangatan masyarakatnya.”

Mereka juga menegaskan bahwa IKB Makayoa Bersatu tidak dibangun hanya untuk mengenang masa lalu, melainkan untuk menyiapkan kekuatan baru yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kami tidak sedang membangun IKB ini untuk sekadar mengenang masa lalu. Kami sedang menyiapkan simpul kekuatan baru untuk masa depan Maluku Utara yang lebih berdaya dan Indonesia yang lebih maju.”

Ajak Masyarakat Mengenal Makayoa

Melalui festival ini, IKB Makayoa Bersatu berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal kekayaan alam, kuliner, seni, dan budaya Halmahera Selatan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang memperkuat hubungan antargenerasi, menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah, serta mendorong keterlibatan masyarakat perantauan dalam pembangunan kampung halaman.

Panitia pun mengundang seluruh masyarakat, khususnya warga Jakarta dan sekitarnya, untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.

Rekan-rekan wartawan dari media cetak, televisi, dan media online juga diundang untuk meliput serta mempublikasikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperluas pengenalan budaya Maluku Utara kepada masyarakat nasional.

Minggu, 8 November 2026, pukul 06.00–16.00 WIB, di Jalan Baru, samping Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Tidak sekadar festival, Makayoa Bersatu ingin menyampaikan sebuah pesan: sejauh apa pun masyarakat merantau, akar budaya dan kampung halaman tetap menjadi bagian dari identitas yang harus dijaga.

Dari Makian dan Kayoa untuk Indonesia. Bersatu menjaga budaya, bersinergi membangun daerah, dan melangkah bersama menuju masa depan. (TRA)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Thomas Tuchel Umumkan Skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League, Trent Alexander-Arnold Kembali, Sejumlah Pemain Muda Dipanggil LONDON – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat The Three Lions dalam dua pertandingan UEFA Nations League menghadapi Kroasia dan Spanyol pada November 2026. Pengumuman ini menjadi pemanggilan skuad kedua Tuchel sejak Piala Dunia 2026 sekaligus yang terakhir sepanjang tahun ini. Tuchel masih berusaha membangun kembali kekuatan Inggris setelah kegagalan meraih gelar juara Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Langkah Inggris terhenti di semifinal setelah kalah dari Argentina. Meski demikian, pelatih asal Jerman tersebut berhasil membawa Inggris meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Prancis dengan skor 6-4. Hasil tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Inggris untuk menatap kompetisi berikutnya. Tantangan tidak akan mudah karena mereka harus menghadapi Kroasia dan Spanyol, dua lawan yang memiliki sejarah persaingan cukup panjang dengan The Three Lions. Spanyol menjadi lawan yang patut diwaspadai. Tim berjuluk La Roja tersebut merupakan juara bertahan Piala Dunia dan sebelumnya berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 3-2 pada akhir September lalu. Pertandingan November nanti sekaligus menjadi kesempatan bagi Tuchel untuk membalas kekalahan tersebut. Jadwal Pertandingan Inggris November 2026 Inggris dijadwalkan menjalani dua pertandingan UEFA Nations League dengan rincian sebagai berikut: Tanggal Pertandingan Stadion 12 November 2026, 19.45 BST Inggris vs Kroasia Wembley Stadium 15 November 2026, 19.45 BST Inggris vs Spanyol Riyadh Air Metropolitano Lini Kiper: Pickford Masih Jadi Pilihan Utama Di sektor penjaga gawang, Jordan Pickford masih menjadi pilihan utama Tuchel. Kiper Everton tersebut semakin dekat dengan pencapaian 100 penampilan bersama tim nasional Inggris dan diperkirakan kembali menjadi andalan di bawah mistar. Selain Pickford, Tuchel memanggil Jason Steele dari Brighton dan James Trafford yang kini memperkuat Leeds United. Sementara itu, Dean Henderson tidak masuk dalam daftar skuad. Kiper Crystal Palace tersebut diketahui tengah menghadapi masalah cedera ringan. Daftar penjaga gawang Inggris: Pemain Klub Jordan Pickford Everton Jason Steele Brighton James Trafford Leeds United Lini Belakang: Trent Alexander-Arnold Kembali Dipanggil Salah satu kabar menarik dari pengumuman skuad kali ini adalah kembalinya Trent Alexander-Arnold. Bek Real Madrid tersebut sebelumnya tidak masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Selain Trent, Lewis Hall dari Newcastle United dan Jarrad Branthwaite dari Everton juga kembali mendapatkan kesempatan memperkuat tim nasional. Marc Guehi yang kini bermain untuk Manchester City tetap menjadi salah satu pilihan utama di jantung pertahanan. Ia berpeluang kembali berduet dengan Ezri Konsa, yang kini memperkuat Arsenal. Keduanya sebelumnya tampil cukup solid ketika membantu Inggris mengalahkan Prancis dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Nama Ben White juga menarik perhatian. Bek Arsenal tersebut kembali mendapatkan kepercayaan setelah sebelumnya sempat menyatakan tidak ingin memperkuat Inggris ketika Gareth Southgate masih menjabat sebagai pelatih. Daftar bek Inggris: Pemain Klub Ezri Konsa Arsenal Marc Guehi Manchester City Trent Alexander-Arnold Real Madrid Jarrad Branthwaite Everton Djed Spence Tottenham Hotspur Lewis Hall Newcastle United Ben White Arsenal Jarrell Quansah Bayer Leverkusen Lini Tengah: Jude Bellingham dan Declan Rice Jadi Andalan Di sektor tengah, Tuchel tetap mengandalkan sejumlah nama besar. Declan Rice dan Elliot Anderson diperkirakan menjadi motor permainan Inggris berkat kemampuan mereka dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Jude Bellingham juga kembali masuk skuad. Gelandang Real Madrid tersebut diharapkan menjadi salah satu pemain penting dalam membangun serangan sekaligus memberikan kreativitas di lini tengah. Sementara itu, Morgan Rogers kembali mendapatkan kepercayaan setelah menunjukkan performa menjanjikan bersama Chelsea sejak meninggalkan Aston Villa. Hal menarik lainnya adalah pemanggilan dua pemain muda, Jobe Bellingham dan Josh King. Keduanya mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuan di level senior dan bersaing memperebutkan tempat di lini tengah Inggris. Daftar gelandang Inggris: Pemain Klub Declan Rice Arsenal Jude Bellingham Real Madrid Elliot Anderson Manchester City Josh King Fulham James Garner Everton Jobe Bellingham Borussia Dortmund Myles Lewis-Skelly Arsenal Eberechi Eze Arsenal Lini Depan: Harry Kane Pimpin Serangan Inggris Kapten sekaligus mesin gol Inggris, Harry Kane, kembali menjadi tumpuan utama di lini depan. Penyerang Bayern Munich tersebut akan kembali mengenakan seragam The Three Lions setelah meraih penghargaan Ballon d’Or 2026 berkat penampilan impresifnya sepanjang musim. Kane diperkirakan menjadi ujung tombak dalam skema permainan Tuchel. Ia akan didukung Anthony Gordon yang kini memperkuat Barcelona dan Bukayo Saka dari Arsenal. Kehadiran kedua pemain sayap tersebut diharapkan mampu memberikan kecepatan serta variasi serangan, terutama ketika Inggris menghadapi pertahanan Spanyol dan Kroasia. Tuchel juga kembali memberikan kesempatan kepada Rio Ngumoha setelah pemain muda Liverpool tersebut menunjukkan penampilan menjanjikan pada pemanggilan sebelumnya. Selain itu, Dominic Calvert-Lewin dan Morgan Gibbs-White turut masuk dalam daftar. Keduanya memberikan alternatif bagi Tuchel untuk mengembangkan variasi permainan di lini serang. Daftar penyerang Inggris: Pemain Klub Harry Kane Bayern Munich Bukayo Saka Arsenal Anthony Gordon Barcelona Dominic Calvert-Lewin Leeds United Rio Ngumoha Liverpool Morgan Gibbs-White Nottingham Forest Morgan Rogers Chelsea Cole Palmer Absen, Phil Foden Kembali Tersisih Di balik sejumlah nama yang mendapatkan panggilan, terdapat beberapa pemain yang harus menerima kenyataan tidak masuk dalam skuad terbaru Inggris. Cole Palmer menjadi salah satu nama besar yang absen. Gelandang serang Chelsea tersebut masih menjalani pemulihan cedera pangkal paha yang mengganggu penampilannya sejak jeda internasional sebelumnya. Keputusan Tuchel juga memunculkan perdebatan terkait pemilihan Eberechi Eze dibandingkan Noni Madueke. Padahal, Madueke dinilai sedang menunjukkan perkembangan performa yang cukup menjanjikan. Dari kubu Everton, sejumlah pendukung merasa Kiernan Dewsbury-Hall pantas mendapatkan kesempatan untuk masuk skuad setelah memperlihatkan penampilan yang kompetitif. Sementara itu, Phil Foden kembali gagal meyakinkan Tuchel untuk menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang tim nasional. Bek Brighton, Lewis Dunk, juga tidak mendapatkan tempat meskipun tampil cukup konsisten bersama klubnya. Dunk tercatat membantu Brighton mencatatkan delapan clean sheet dari 12 penampilan musim ini. Tuchel Punya Pekerjaan Besar Jelang Dua Laga Penting Pemanggilan skuad terbaru ini memperlihatkan bahwa Tuchel mulai memberikan ruang lebih besar kepada pemain muda sekaligus membuka kembali kesempatan bagi sejumlah pemain yang sebelumnya tersisih. Kembalinya Trent Alexander-Arnold, Ben White, Lewis Hall, dan Jarrad Branthwaite menjadi sinyal bahwa persaingan di lini belakang Inggris semakin terbuka. Sementara itu, kehadiran Jobe Bellingham, Josh King, dan Rio Ngumoha menunjukkan keinginan Tuchel untuk memperluas pilihan pemain bagi masa depan tim nasional. Namun, ujian sesungguhnya akan datang ketika Inggris menghadapi Kroasia dan Spanyol. Dua pertandingan tersebut bukan sekadar kesempatan untuk mengumpulkan poin di UEFA Nations League, melainkan juga menjadi ajang pembuktian bahwa Inggris mampu kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional. Tuchel kini dituntut menemukan komposisi terbaik agar The Three Lions dapat menutup tahun 2026 dengan hasil positif sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat untuk kompetisi berikutnya.

More from Author

Eddie Karsito Kenang WS. Rendra Lewat Puisi “Sayap Angin dan Kasyaf Kata”

OBITUARI Sang Burung Merak, Mengenang Sang Maestro yang Karya dan Pemikirannya...

Wayne Rooney Jadi Pilihan Utama David Moyes

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pelatih Everton, David Moyes, mengungkapkan empat pemain terbaik...

Skuad Era Baru Portugal Tanpa Cristiano Ronaldo, Dua Pemain Serie A Jadi Sorotan

TERMINALNEWS.ID, LISABON - Karier internasional Cristiano Ronaldo resmi berakhir pada Kamis. Hanya...

- A word from our sponsors -