BerandaSportSepak BolaDjoko Purwoko Soroti 4...

Djoko Purwoko Soroti 4 Catatan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kemenangan Timnas Indonesia atas China dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Rabu (5/6/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, disambut positif oleh berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Djoko Purwoko, mantan Staf Khusus Ketua Umum PSSI periode 2019–2023.

Djoko menyampaikan apresiasinya terhadap performa tim asuhan pelatih Justin Kluivert, yang tampil penuh semangat hingga berhasil mengamankan tiga poin penting.

Gol semata wayang Indonesia dicetak oleh striker naturalisasi Ole Romeny melalui eksekusi penalti menjelang babak pertama usai.

“Ini kemenangan penting, bukan hanya karena angka, tapi karena menunjukkan bahwa semangat dan nyali para pemain tidak pernah padam,” ujar Djoko saat diwawancarai, Jumat (6/6/2025).

Namun, Djoko juga menegaskan bahwa kemenangan ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

Menurutnya, tim Garuda perlu melakukan pembenahan di beberapa sektor sebelum menghadapi tantangan lebih berat, yakni melawan Jepang pada laga terakhir grup yang akan menentukan kelolosan ke babak berikutnya.

Baca Juga :   PSSI Awards 2026, Erick Thohir Angkat Peran Semua Elemen

Djoko menyoroti beberapa hal positif dari kemenangan atas China yang dinilai harus terus dikembangkan.

Pertama, mentalitas bertarung para pemain yang sangat tinggi. Mereka dinilai mampu menjaga fokus hingga akhir pertandingan meski mendapat tekanan bertubi-tubi.

Kedua, disiplin organisasi permainan. Lini belakang Indonesia tampil solid dan rapi. Kiper Emil Audero yang menjalani debut bersama timnas tampil tenang dan mencatatkan clean sheet.

Ketiga, efektivitas lini tengah. Gelandang Ricky Kambuaya tampil gemilang sebagai pemain box-to-box, yang akhirnya berkontribusi pada terciptanya penalti.

Keempat, kecerdasan taktikal. Tim Indonesia menggunakan formasi dasar 4-3-3 yang berubah menjadi 4-1-4-1 saat bertahan, memperlihatkan kedewasaan dalam mengelola transisi permainan.

Meski menang, Djoko mengungkapkan empat hal utama yang harus segera dibenahi jelang pertandingan krusial kontra Jepang.

1. Penyelesaian Akhir Masih Lemah
Djoko menilai Indonesia kurang tajam di depan gawang. Gol yang tercipta hanya berasal dari penalti, meski ada sejumlah peluang terbuka. “Latihan finishing dengan pola dua-tiga sentuhan cepat di kotak penalti wajib dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga :   Marselino Ferdinan Harapkan Timnas Indonesia Bisa Raih Kemenangan Di Vietnam

2. Penguasaan Bola Rendah
Sepanjang laga, Indonesia lebih banyak bertahan dan minim penguasaan bola. Hal ini dinilai berisiko jika diterapkan saat menghadapi tim sekelas Jepang. “Perlu perbaikan dalam build-up play dari belakang dan penguasaan tempo oleh gelandang bertahan,” tambah Djoko.

3. Sering Kehilangan Bola di Tengah
Timnas kerap kehilangan bola di area tengah yang membuka celah bagi transisi cepat lawan. Menurut Djoko, ini harus diantisipasi dengan pelatihan ball retention dan kemampuan menghadapi tekanan (press resistance), terutama untuk pemain seperti Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner.

4. Minim Variasi Serangan
Djoko mencatat serangan timnas terlalu bergantung pada sisi sayap. Minim kombinasi dari tengah dan kurangnya percobaan tembakan jarak jauh membuat permainan mudah ditebak. Ia merekomendasikan variasi pola serangan seperti overlap-cutback, kombinasi segitiga antar pemain depan, serta eksplorasi second-line shooter dari lini kedua.

Untuk menghadapi Jepang yang dikenal dengan intensitas tinggi dan kedalaman skuad mumpuni, Djoko menyarankan tiga strategi utama:

Baca Juga :   PSSI Resmi Tunjuk John Herdman

Low Block & Counter Cepat: Indonesia harus bermain dengan blok rendah dan memanfaatkan transisi cepat melalui sisi sayap.

Man Marking Pemain Kreatif: Gelandang serang Jepang seperti Daichi Kamada dan Takefusa Kubo harus dimatikan pergerakannya sejak awal.

Eksploitasi Bola Mati: Djoko menyebut Jepang cenderung lengah saat menghadapi skema bola mati tak terduga.

Gunakan Dua Gelandang Bertahan: Jika tekanan terlalu besar, Shayne Pattynama dan Ivar Jenner dapat dipasang bersamaan untuk memperkuat lini tengah.

Djoko mengingatkan bahwa dukungan publik terhadap Timnas Indonesia harus dibarengi dengan dorongan profesional untuk peningkatan kualitas teknis tim.

Ia menilai kemenangan atas China memang membanggakan, namun ujian sesungguhnya adalah saat menghadapi tim papan atas seperti Jepang.

“Kemenangan atas China adalah langkah penting, tapi melawan Jepang kita harus naik kelas. Ini bukan sekadar laga, ini ujian kedewasaan sepak bola Indonesia,” tutup Djoko.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img