OLEH: NABIL M.SALIM
ADA CERITA yang diam-diam mengubah banyak cara pandang.
Cerita itu datang dari Sulawesi Utara.
Namanya Rinny Shirley Theresia Wowor.
Di dunia yang sering identik dengan laki-laki dan komando, Rinny memilih masuk dan membuktikan. Memilih bertahan, memilih belajar, memilih naik.
Hari ini, pundaknya disematkan bintang dua. Inspektur Jenderal Polisi.
Dengan itu, ia resmi tercatat sebagai Polwan pertama asal Sulawesi Utara yang mencapai pangkat setinggi itu.
Bukan karena kebetulan. Tapi karena ribuan hari kerja, ujian, dan keputusan untuk tidak menyerah di tengah.
Tapi perjalanan Rinny tidak berhenti di barak dan kantor polisi. Ia punya rasa haus lain: haus ilmu.
Di sela padatnya dinas, ia kembali ke bangku kuliah. Meneliti, membaca, menulis.
Sampai akhirnya ia menutupnya dengan gelar Doktor Psikologi dari Universitas Indonesia.
Sekali lagi, ia jadi Polwan pertama yang meraihnya.
Bayangkan ritmenya. Pagi mengurus negara dan masyarakat. Malam mengurus data, teori, dan disertasi. Dua peran berat yang banyak orang pilih salah satunya. Rinny memilih keduanya.
Bagi anak-anak muda di Manado, Tomohon, Bitung, dan pelosok Sulut lainnya, sosok Rinny seperti cermin baru. Cermin yang bilang: “Kamu dari daerah juga bisa. Kamu perempuan juga bisa.”
Bintang dua di pundaknya hari ini bukan hanya simbol pangkat. Itu simbol kerja keras, ketekunan, dan keberanian memecah batas.
Karena kadang, sejarah tidak dibuat di ruang rapat. Sejarah dibuat oleh orang-orang yang tetap jalan, bahkan saat jalannya belum ada.
Selamat dan terima kasih, Irjen Pol. Rinny Shirley Theresia Wowor. Untuk bintang dua nya. Untuk gelarnya. Dan untuk jalan yang sekarang jadi lebih terang bagi Polwan-Polwan setelahmu.
#RinnyWowor #PolwanSulut #JenderalBintang2 #InspirasiPerempuan #SulutBangga
Editor: Tommy R.Arief

