Nasi Goreng hingga Martabak, Cerita Hangat aespa dari Jakarta
TANGERANG,TERMINALNEWS.ID — Kunjungan grup idola Korea Selatan aespa ke Indonesia tak hanya meninggalkan kesan lewat penampilan panggung, tetapi juga pengalaman kuliner yang membekas. Dalam konser bertajuk aespa LIVE TOUR – SYNK: aeXIS LINE-in JAKARTA 2025-2026 di ICE BSD, Sabtu (4/4/2026), para anggota berbagi cerita ringan yang langsung disambut riuh penggemar.
Salah satu momen mencuri perhatian datang dari Ningning. Ia mengungkapkan telah mencicipi nasi goreng sebelum beristirahat malam.
“Aku mau kasih TMI, sebelum tidur aku makan nasi goreng,” ujarnya, disambut sorakan penonton.
Tak berhenti di situ, ia juga mencoba mi goreng yang menurutnya sama-sama lezat. Pengalaman tersebut diamini oleh Giselle dan Winter, yang bahkan menyebut Ningning memesan makanan itu melalui layanan kamar hotel.
“Aku lagi nonton film, lalu dia di sampingku makan nasi goreng dan mi goreng,” kata Giselle, disusul tawa para penonton.
Interaksi hangat pun berlanjut ketika aespa meminta rekomendasi kuliner dari penggemar mereka, MY. Beragam jawaban spontan menggema di arena mulai dari cilok, cimol, hingga nasi padang.
“Kalau ada kesempatan, aku mau coba!” ujar Giselle antusias.
Sementara itu, Winter secara khusus meminta saran untuk makanan penutup khas Indonesia. Kali ini, martabak menjadi jawaban yang paling sering terdengar dari para penggemar.
Konser yang digelar di Hall 5-6 ICE BSD ini menjadi kunjungan ketiga aespa ke Indonesia. Grup yang digawangi Karina, Winter, Giselle, dan Ningning tersebut tampil dengan konsep yang lebih personal, termasuk sesi solo dari masing-masing anggota.
Melalui segmen tersebut, setiap personel menampilkan warna dan karakter unik mereka, memperkuat kedekatan dengan penggemar. Energi panggung berpadu dengan interaksi hangat menjadikan konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga ruang berbagi pengalaman—termasuk soal cita rasa lokal.
Sejak debut di bawah SM Entertainment pada 2020, aespa terus menorehkan popularitas global lewat sejumlah lagu seperti “Next Level”, “Savage”, hingga “Supernova”. Namun di Jakarta, kenangan sederhana tentang nasi goreng dan mi goreng justru menjadi cerita yang paling membumi.


