BerandaSportSoccerDari Lapangan Suratin ke...

Dari Lapangan Suratin ke Panggung Dunia, Brigjen Suardi Samiran: Pembinaan Usia Muda adalah Kunci

TERMINALNEWS.ID, MAKASSAR – Menjelang partai puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol, Brigjen TNI AD Muhammad Suardi Samiran membagikan pandangan sekaligus prediksinya mengenai laga yang diperkirakan berlangsung sengit tersebut.

Mantan pemain Suratin dan PSM Makassar Utama era 1980-an yang dikenal sebagai “Jenderal Gila Bola” itu menilai final akan menjadi pertarungan dua tim dengan karakter berbeda. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental akan menjadi faktor penentu kemenangan.

Ditemui di Lapangan Caprina, Senin (4/5/2026), Suardi mengatakan Spanyol memiliki keunggulan dalam kolektivitas permainan, sementara Argentina dikenal dengan daya juang serta mental juaranya.

“Spanyol punya kolektivitas dan penguasaan bola yang rapi. Argentina punya daya juang dan mental juara. Dua-duanya tim besar. Final akan ditentukan siapa yang paling siap secara fisik dan mental di hari itu,” ujarnya.

Meski mengakui kualitas Argentina, Brigjen Suardi memprediksi Spanyol akan keluar sebagai juara dengan skor 2-0.

Baca Juga :   Timur Kapadze Tiba di Jakarta, Muncul Spekulasi Akankah Latih Klub Liga 1 Atau Timnas Indonesia
f68e59c5 52ce 4667 b78d c6a8607e077f
Dari Lapangan Suratin ke Panggung Dunia, Brigjen Suardi Samiran: Pembinaan Usia Muda adalah Kunci

Menurutnya, permainan Argentina masih sangat bergantung pada Lionel Messi, sedangkan Spanyol memiliki kekuatan yang lebih merata di semua lini.

“Argentina tim bagus, tapi permainannya terlalu sentris ke Messi. Kalau Messi dimatikan, agak kesulitan. Beda dengan Spanyol, pemainnya muda-muda dan merata. Dari belakang sampai depan sama kuatnya. Prediksi saya, Spanyol menang 2-0,” katanya.

Bagi Suardi, laga final tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan mental para pemain.

Pengalaman yang diperolehnya saat membela PSM Makassar dan tim Suratin menjadi bekal dalam melihat pentingnya disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

327f92ef 95bc 4e13 a99f 1b3875c7b671
Dari Lapangan Suratin ke Panggung Dunia, Brigjen Suardi Samiran: Pembinaan Usia Muda adalah Kunci

“Dulu di PSM dan Suratin kami diajarkan disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah. Itu yang saya lihat ada di Argentina. Tapi Spanyol juga punya ketenangan. Jadi harus ada kombinasi keduanya. Di level seperti ini, satu kesalahan kecil bisa fatal,” jelasnya.

Perjalanan hidup Brigjen Suardi Samiran terbilang unik. Karier sepak bolanya dimulai dari Turnamen Suratin sebelum memperkuat PSM Makassar Utama. Setelah itu, ia sempat bekerja di Bank Bumi Daya sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang hingga akhirnya meniti karier di TNI AD.

Baca Juga :   Gareth Barry Pilih Trio Ideal Lini Tengah Inggris untuk Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Kunci

Meski kini menyandang pangkat brigadir jenderal, kecintaannya terhadap sepak bola tidak pernah surut.

“Bagi saya, bola adalah bagian dari hidup yang tidak bisa lepas,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Brigjen Suardi menitipkan pesan bagi pembinaan sepak bola nasional, khususnya bagi generasi muda dan pemain-pemain PSM Makassar.

6bc59f24 e2ce 4cdb a6c5 074141f7a8f3
Dari Lapangan Suratin ke Panggung Dunia, Brigjen Suardi Samiran: Pembinaan Usia Muda adalah Kunci

Ia menegaskan bahwa Turnamen Suratin merupakan fondasi penting dalam melahirkan pesepak bola berkualitas sekaligus membentuk karakter.

“Suratin adalah pondasi. Dari sanalah lahir pemain-pemain hebat. Harapan saya pembinaan usia muda terus dijaga. Jangan hanya cari hasil, tapi bentuk karakter. Karena dari lapangan bola kita bisa melahirkan atlet sekaligus patriot bangsa,” tutup Brigjen Suardi Samiran.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manchester United Siapkan Tawaran Rp1 Triliun untuk Manu Koné, INEOS Lanjutkan Revolusi Lini Tengah

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Manchester United dikabarkan siap mengajukan tawaran resmi untuk...

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucapkan Pernyataan Kontroversial kepada Wartawan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf...

BTS Hentak Panggung FIFA World Cup 2026 Lewat Penampilan Enerjik ‘Dynamite’

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Grup global asal Korea Selatan, BTS, kembali mencuri...

Grassroot Adalah Jawaban

OLEH: Tommy R. Arief Bukti bahwa membangun grassroot / akademi yang baik...

- A word from our sponsors -

spot_img