TERMINALNEWS.ID, TORONTO – Cristiano Ronaldo menjadi sorotan usai menunjukkan ekspresi kecewa ketika ditarik keluar pada laga Portugal melawan Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski sempat terlihat frustrasi, sang megabintang akhirnya ikut merayakan keberhasilan Portugal melaju ke babak 16 besar.
Ronaldo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 melalui eksekusi penalti. Gol tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjangnya karena menjadi gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia sepanjang karier, sekaligus menjadikannya pencetak gol tertua dalam sejarah babak gugur turnamen tersebut.
Namun, ketika skor masih imbang 1-1, pelatih Roberto Martinez membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar Ronaldo pada menit ke-81. Gelandang Ruben Neves masuk menggantikannya untuk memperkuat lini tengah, sementara Goncalo Ramos tetap menjadi ujung tombak tunggal Portugal.
Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan
Saat nomor punggung 7 miliknya muncul di papan pergantian pemain, Ronaldo langsung menunjukkan raut wajah kecewa. Sorakan dari sebagian penonton di Stadion BMO Field turut mengiringi momen tersebut.

Mantan bek timnas Inggris, Stephen Warnock, yang menjadi komentator BBC, menilai keputusan Martinez sudah tepat meski melibatkan nama besar Ronaldo.
“Dia jelas tidak senang. Namun jika mengesampingkan nama besarnya, keputusan itu memang benar. Ronaldo memang mencetak gol penalti, tetapi kontribusinya dalam permainan, pressing, dan kerja sama tim tidak cukup besar.”
Warnock menambahkan bahwa seorang pelatih harus mengutamakan kepentingan tim dibanding ego pemain.
Meski kecewa, Ronaldo tetap memeluk Ruben Neves sebelum meninggalkan lapangan, kemudian berjabat tangan dengan Martinez dan duduk di bangku cadangan.
Pahlawan Portugal
Keputusan Martinez akhirnya terbukti tepat. Pada menit ke-94, Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Rafael Leao.
Kroasia sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-103 lewat Josko Gvardiol. Namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan teknologi offside.

FIFA menjelaskan bahwa sensor pada bola Adidas Trionda mendeteksi sentuhan tipis dari Igor Matanovic sebelum bola mengarah kepada Mario Pasalic yang berada dalam posisi offside. Karena itu, gol Gvardiol dinyatakan tidak sah dan Portugal memastikan kemenangan dramatis.
Setelah peluit panjang berbunyi, Ronaldo tampak larut dalam selebrasi bersama rekan-rekannya. Ia juga mengenakan jersey bertuliskan nama Diogo Jota sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang mantan rekan setimnya, bertepatan dengan peringatan satu tahun wafatnya sang pemain.
Sebelum pertandingan melawan Kroasia, kakak Ronaldo, Katia Aveiro, sempat memicu spekulasi dengan menyebut Piala Dunia 2026 sebagai “tarian terakhir” adiknya bersama tim nasional Portugal.
Ia mengaku memperoleh informasi dari sumber terpercaya bahwa Ronaldo akan segera mengakhiri karier internasionalnya.
“Menikmatilah selama masih ada. Ini akan segera berakhir. Saya percaya ini adalah perpisahannya,” ujar Katia.
Menanggapi rumor tersebut, Ronaldo memilih belum memberikan kepastian mengenai masa depannya.

“Ini bukan hal yang penting untuk dibahas saat ini. Saya akan membicarakannya nanti,” kata Ronaldo.
Penyerang berusia 41 tahun itu menegaskan akan berdiskusi lebih dahulu dengan keluarganya sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan kariernya bersama timnas Portugal.
Portugal selanjutnya akan menghadapi Spanyol pada babak 16 besar di Arlington, Texas. Ronaldo berpeluang menambah koleksi 146 gol internasional, yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional.


