LONDON, TERMINALNEWS.ID – Chelsea dikabarkan siap mengaktifkan klausul pembelian permanen Jadon Sancho dari Manchester United, namun hanya jika satu syarat utama terpenuhi.
Sancho bergabung dengan Chelsea pada awal musim 2024/25 sebagai pemain pinjaman setelah dibekukan dari skuad Erik ten Hag di Manchester United. Dalam kesepakatan tersebut, terdapat klausul pembelian permanen senilai £25 juta.
Pemain berusia 25 tahun itu tampil dalam 41 pertandingan di semua kompetisi untuk Chelsea musim ini di bawah asuhan Enzo Maresca.
Ia menutup masa peminjamannya dengan manis setelah mencetak satu gol dalam kemenangan 4-1 atas Real Betis di final UEFA Conference League.

Usai laga final, Maresca memberi sinyal bahwa Sancho bisa bertahan di Stamford Bridge musim depan.
“Kami akan duduk bersama klub dan memutuskan apa yang akan terjadi musim depan,” ujar Maresca. “Kalau kami finis di posisi keempat, itu juga berkat Jadon. Kalau kami menang malam ini, itu juga karena Jadon. Dalam satu musim wajar ada naik turun.”
Menurut laporan dari talkSPORT, Chelsea tengah berdiskusi dengan pihak Sancho terkait transfer permanen senilai £25 juta. Namun, agar transfer ini bisa terealisasi, Sancho harus bersedia menerima pemotongan gaji.
“The Blues siap mengaktifkan klausul pembelian untuk pahlawan Conference League mereka, asalkan ia bersedia gajinya dipotong,” tulis laporan tersebut. “Jika tidak ada kesepakatan, Chelsea harus membayar denda sebesar £5 juta untuk mengembalikannya ke Manchester United.”
Sepanjang musim ini, Sancho telah mencatatkan empat gol dan 10 assist, meskipun hanya 19 kali tampil sebagai starter di Premier League.

Performa itu mendapat pujian dari mantan gelandang Chelsea, Joe Cole.
“Saya pikir Jadon adalah pemain yang luar biasa dan dia tampil cukup baik,” kata Cole kepada TNT Sports. “Ia memang sempat dirotasi, tapi saya ingin melihat Jadon bermain lebih sering. Pemain seperti dia harus ada di skuad.”
Saat ditanya apakah Sancho layak dipermanenkan, Cole menjawab yakin.
“Ya, saya pikir dia layak. Dia pernah menjadi bintang saat masih muda di Dortmund. Meski kariernya sempat mandek di Man United, dia berhasil bangkit bersama Chelsea. Saya rasa masih ada potensi lebih dari Jadon.”

