TERMINALNEWS.ID, LONDON – Chelsea kembali menghadapi sorotan setelah menelan kekalahan 0-3 dari Brentford pada laga terakhir sebelum jeda internasional. Selain masalah pertahanan secara umum, kemampuan The Blues dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi perhatian serius.
Di bawah asuhan pelatih anyar Xabi Alonso, Chelsea sejauh ini menjadi tim dengan pertahanan terburuk di Premier League berdasarkan jumlah gol yang telah kebobolan. Mereka sudah kemasukan 12 gol dari lima pertandingan.
Kiper Emiliano Martinez, yang didatangkan untuk meningkatkan kualitas di bawah mistar menggantikan Robert Sanchez, juga belum mampu memberikan perubahan signifikan. Ia telah kebobolan 10 gol dalam empat pertandingan pertamanya bersama Chelsea.
Kekalahan dari Brentford membuat Chelsea belum kembali meraih kemenangan di liga sejak mengalahkan Brighton dengan skor 4-3 pada Agustus. Setelah kemenangan tersebut, Chelsea kalah dari Arsenal dan bermain imbang melawan Hull City sebelum kembali takluk dari Brentford.
Bola Mati Chelsea Jadi Sorotan
Salah satu persoalan yang paling mencolok adalah pertahanan saat menghadapi bola mati.

Chelsea mendatangkan Austin MacPhee dari Aston Villa pada musim panas dengan harapan pengalaman sang pelatih bola mati dapat membantu meningkatkan efektivitas tim. Biaya kepindahan MacPhee ke Stamford Bridge tidak diumumkan.
MacPhee sebelumnya menjadi bagian dari staf Aston Villa. Musim lalu, Villa mencetak 29 gol melalui situasi bola mati, jumlah yang disebut menjadi salah satu yang tertinggi di Eropa dan menyamai Arsenal.
Namun, awal kiprahnya di Chelsea belum berjalan sesuai harapan.
Berdasarkan data WhoScored, Chelsea telah kebobolan lima gol dari situasi bola mati dalam lima pertandingan Premier League. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara seluruh tim di kompetisi tersebut.
Masalah itu kembali terlihat ketika menghadapi Brentford. Jaidon Anthony mencetak gol pembuka melalui sundulan setelah situasi sepak pojok pada menit ke-60.
Gol tersebut bahkan memicu reaksi Jordan Henderson yang terlihat memprotes posisi Emiliano Martinez saat menghadapi sepak pojok.
Alonso juga menyoroti persoalan tersebut setelah pertandingan. Menurutnya, kebobolan melalui bola mati memberikan keuntungan besar kepada lawan.
“Ketika Anda kebobolan dari situasi bola mati, itu memberi mereka keuntungan,” ujar Alonso.
Austin MacPhee Mulai Dikritik Suporter
Situasi tersebut membuat MacPhee mulai menjadi sasaran kritik sebagian suporter Chelsea. Sejumlah pendukung menyampaikan kekecewaan mereka melalui media sosial setelah kekalahan dari Brentford.
Kritik terutama diarahkan pada ketidakmampuan Chelsea memanfaatkan sepak pojok dan tendangan bebas untuk menciptakan peluang, sementara di sisi lain mereka justru masih mudah kebobolan dari situasi serupa.
Salah satu momen yang ikut menjadi sorotan terjadi ketika Pedro Neto mengirimkan tendangan bebas langsung ke arah kiper Brentford, Caoimhin Kelleher. MacPhee terlihat frustrasi dengan eksekusi tersebut.
Sejumlah suporter kemudian mempertanyakan kontribusi MacPhee setelah baru lima pertandingan menjalankan tugasnya di Stamford Bridge. Ada pula yang menilai Chelsea perlu melakukan evaluasi serius terhadap pendekatan mereka dalam situasi bola mati.
Meski demikian, kritik tersebut datang dari sebagian suporter dan belum menjadi penilaian resmi klub terhadap kinerja MacPhee.
Dengan jeda internasional memberikan waktu bagi Chelsea untuk melakukan pembenahan, Alonso dan stafnya kini menghadapi pekerjaan besar. Pertahanan secara keseluruhan, khususnya menghadapi situasi bola mati, menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki jika Chelsea ingin menghentikan tren tanpa kemenangan mereka di Premier League.

