JAKARTA,TERMINALNEWS.ID Batavia FC mengambil alih puncak klasemen sementara Grup Timur Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 setelah meraih kemenangan telak 5-1 atas Bintang Ragunan pada pekan ketiga kompetisi yang dihelat di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (11/7). Pada saat yang sama, Persija Barat gagal mempertahankan posisi teratas usai ditahan imbang 1-1 oleh Farama FC yang tampil dengan skuad tidak lengkap sejak awal pertandingan.
Berdasarkan klasemen sementara, Batavia FC kini memimpin dengan koleksi sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan. Persija Barat turun ke peringkat kedua dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Maesa Pararaider yang juga mengoleksi tujuh poin. Kemayoran 17 FC berada di posisi keempat dengan enam poin, disusul Bintang Ragunan di urutan kelima dengan tiga poin. Farama FC menempati peringkat keenam dengan dua poin, sedangkan MC Utama dan ABC Wirayudha masih belum meraih poin.
Batavia FC tampil dominan saat menghadapi Bintang Ragunan. Raja Raffy Fuky membuka keunggulan pada menit keempat sebelum Muhammad Rakha Sumarna menggandakan skor pada menit ke-22. Marcello Abimanyu Sandi memperlebar jarak dua menit kemudian, sedangkan Rakha kembali mencetak gol pada menit ke-43. Luthfi Hilal Reza melengkapi pesta gol Batavia semenit berselang, sementara gol hiburan Bintang Ragunan dicetak Muhammad Nabhil pada menit ke-55.
Pelatih Batavia FC, Rano Tri Sasongko, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan instruksi sesuai rencana.
“Anak-anak bermain sesuai skema yang kami siapkan. Mereka menikmati pertandingan sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujarnya.
Sebaliknya, pelatih Bintang Ragunan, Abu Bakar, menilai absennya sejumlah pemain inti membuat permainan timnya tidak berkembang. Menurutnya, pressing yang biasanya menjadi kekuatan tim juga tidak berjalan sehingga Batavia leluasa menguasai pertandingan.
Sementara itu, laga Persija Barat melawan Farama FC berlangsung dengan cerita berbeda. Farama memulai pertandingan hanya dengan sembilan pemain lapangan ditambah seorang penjaga gawang. Kondisi tersebut dimanfaatkan Persija Barat untuk unggul lebih dulu melalui Satrio Adriansyah pada menit ke-18.
Namun, setelah skuad Farama lengkap pada babak kedua, jalannya pertandingan berubah. Farama mampu bermain lebih seimbang dan menyamakan kedudukan melalui Moh Rizky Isnan Mukti pada menit ke-41.
Manajer Persija Barat, Sumardi, menyesalkan timnya gagal mengamankan kemenangan.
“Pemain kehilangan konsentrasi karena menganggap lawan yang jumlah pemainnya kurang akan mudah dihadapi. Akibatnya kami gagal mempertahankan keunggulan,” katanya.
Di kubu Farama, pelatih Ramdhani mengapresiasi daya juang para pemainnya.
“Kami sempat tertekan karena pemain belum lengkap. Setelah semuanya bergabung, permainan menjadi lebih baik dan kami bersyukur bisa membawa pulang satu poin,” ujarnya.
Hasil pada pekan ketiga ini membuat persaingan di papan atas Grup Timur semakin ketat. Batavia FC berhasil merebut posisi teratas, sementara Persija Barat harus puas turun ke peringkat kedua setelah gagal memanfaatkan peluang memperlebar jarak dari para pesaingnya.


