TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Komunitas sepeda Asli Anak Empat Lima Gowes Diem-Diem (Aspal Godidem) menyatakan dukungannya terhadap rencana penetapan 27 Agustus sebagai Hari Sepeda Nasional yang diusulkan oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Dukungan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Sepeda Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Juni. Bagi komunitas pesepeda, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya peran sepeda sebagai sarana transportasi ramah lingkungan sekaligus penunjang gaya hidup sehat.
Aspal Godidem merupakan komunitas sepeda yang selama ini aktif mengampanyekan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas polusi. Menurut komunitas tersebut, sepeda tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi moda transportasi yang mampu membantu mengurangi polusi udara dan kemacetan di kawasan perkotaan.
Anggota Aspal Godidem, Bramandaru, mengatakan pihaknya menyambut baik gagasan KOI untuk menjadikan 27 Agustus sebagai Hari Sepeda Nasional. Menurutnya, penetapan hari khusus tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong masyarakat lebih aktif menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat mendukung rencana Ketua Komite Olimpiade Indonesia untuk mendorong agar setiap tanggal 27 Agustus diperingati sebagai Hari Sepeda Nasional. Ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan budaya bersepeda di Indonesia,” ujar Bramandaru.
Ia menambahkan, peringatan Hari Sepeda Nasional diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus melestarikan lingkungan.
“Dengan ditetapkannya Hari Sepeda Nasional, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa bersepeda bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan,” katanya.

Selain itu, Bramandaru menilai dukungan pemerintah dalam penyediaan jalur sepeda yang aman dan nyaman menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat masyarakat bersepeda.
“Penyediaan infrastruktur yang mendukung, seperti jalur sepeda yang aman dan nyaman, akan mendorong semakin banyak orang memilih sepeda sebagai alat transportasi maupun sarana berolahraga,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung usulan pencanangan Hari Sepeda Nasional tersebut. Menurutnya, bersepeda memberikan banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan hingga membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan hijau bagi generasi mendatang.
Bramandaru juga menyoroti manfaat ekonomi dari budaya bersepeda. Ia menilai meningkatnya aktivitas bersepeda dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar minyak (BBM) serta menekan beban biaya kesehatan.
“Dengan bersepeda, masyarakat menjadi lebih sehat sehingga berpotensi mengurangi beban pembiayaan kesehatan. Selain itu, penggunaan sepeda juga mengurangi konsumsi BBM dan membantu menekan polusi udara,” ungkap Bramandaru yang juga berprofesi sebagai advokat.
Menurut Aspal Godidem, penetapan 27 Agustus sebagai Hari Sepeda Nasional akan menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat, mengurangi emisi, serta mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia.


