TERMINALNEWS.ID, LONDON – Arsenal disebut mulai menyesali keputusan mereka tidak mengejar Anthony Gordon pada bursa transfer musim panas 2026.
Pemain sayap asal Inggris itu justru tampil impresif setelah meninggalkan Newcastle United dan bergabung dengan Barcelona.
Arsenal memang menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuad pada musim panas ini. Mikel Arteta mendatangkan Illan Meslier, Christos Tzolis, Bruno Guimaraes, dan Ezri Konsa setelah membawa The Gunners meraih gelar Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.
Namun, aktivitas transfer Arsenal juga menyisakan kekecewaan. Mereka kehilangan Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard, tetapi gagal mendapatkan winger kiri baru sebagai pengganti.
Salah satu pemain yang sempat menjadi incaran Arsenal adalah Morgan Rogers. Namun, Chelsea berhasil menikung mereka dan merekrut sang penyerang dengan nilai transfer £117 juta atau sekitar Rp2,57 triliun.
Arsenal kemudian mengalihkan perhatian kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Ketika itu, Vinicius tengah terlibat perselisihan kontrak dengan klub asal Spanyol tersebut.
Namun, transfer tersebut juga tidak terwujud. Vinicius akhirnya mencapai kesepakatan baru dengan Real Madrid dan tetap bertahan di Santiago Bernabeu.
Pada akhirnya, Arsenal memilih tidak mendatangkan winger baru. Arteta pun harus mengandalkan Tzolis, Eberechi Eze, Noni Madueke, Bukayo Saka, dan Max Dowman untuk mengisi posisi sayap hingga bursa transfer Januari dibuka.
Gordon Bersinar Bersama Barcelona
Di tengah kegagalan Arsenal mendapatkan winger kiri, Anthony Gordon menjadi salah satu pemain yang kini paling disorot.
Gordon sebelumnya memang masuk dalam daftar target winger Arsenal. Namun, pemain tersebut akhirnya meninggalkan Newcastle dan bergabung dengan Barcelona dengan nilai transfer £70 juta atau sekitar Rp1,54 triliun.

Catatan: konversi menggunakan perkiraan kurs £1 = Rp22.000.
Keputusan Arsenal tidak mengejar Gordon kini terasa semakin mahal. Pemain berusia 25 tahun tersebut langsung menunjukkan performa impresif di Barcelona.
Gordon tercatat membuat lima assist dalam lima penampilan bersama klub Catalan tersebut. Performa apiknya juga berlanjut bersama Timnas Inggris.
Dalam jeda internasional kali ini, Gordon mencetak gol dalam tiga pertandingan Inggris. Ia mencetak gol ketika menghadapi Spanyol, Republik Ceko, dan Kroasia, serta selalu dimainkan sebagai winger kiri.
Performa tersebut membuat kapten Inggris, Harry Kane, memberikan pujian khusus kepada Gordon.
“Dia luar biasa melawan Spanyol pada Sabtu, dan sekali lagi hari ini dia menjadi pembeda,” kata Kane setelah kemenangan 2-0 Inggris atas Republik Ceko.
Arsenal Seharusnya Merekrut Gordon
Keputusan Arsenal melewatkan Gordon kini dinilai sebagai sebuah kesalahan. Terlebih, The Gunners sebenarnya membutuhkan pemain di posisi winger kiri dan memiliki kemampuan finansial untuk merealisasikan transfer tersebut.
Gordon dianggap memiliki sejumlah atribut yang sesuai dengan kebutuhan Arsenal. Ia memiliki kecepatan, pekerja keras, kemampuan mencetak gol, serta pengalaman bermain di Premier League.
Usianya yang masih relatif muda juga membuat Gordon dinilai masih memiliki ruang untuk berkembang lebih jauh.
Vinicius Junior memang dianggap sebagai pemain yang bisa mengubah level permainan Arsenal sekaligus menjadi transfer besar yang menunjukkan ambisi klub. Namun, peluang mendapatkan Gordon dengan harga £70 juta (sekitar Rp1,54 triliun) sudah tersedia sebelum Arsenal mengejar Vinicius.
Kini, performa Gordon di Barcelona dan timnas Inggris membuat keputusan Arsenal tersebut kembali menjadi sorotan. The Gunners berpotensi harus kembali masuk ke bursa transfer Januari jika ingin memperkuat sektor sayap mereka.

