BANDUNG,TERMINALNEWS.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya sinergi antara program perumahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Bupati Bandung Dadang Supriatna, Senin (13/4/2026).
Menurut Maruarar yang akrab disapa Ara—penyediaan hunian tidak bisa dipisahkan dari penguatan ekonomi rakyat. Pemerintah, kata dia, tengah mendorong integrasi berbagai skema pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, agar masyarakat tidak hanya mampu memiliki rumah, tetapi juga memiliki daya tahan ekonomi.
“Perumahan dan ekonomi rakyat harus berjalan bersama. Kita ingin masyarakat tidak hanya punya rumah, tapi juga mampu memperkuat ekonominya,” ujar Ara.
Program KUR Perumahan (KPP) dirancang sebagai solusi pembiayaan yang lebih inklusif, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah juga menggandeng Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memperluas akses permodalan sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut positif berbagai program dari Kementerian PKP, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), KUR Perumahan, hingga rumah susun (rusun) subsidi. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di Jawa Barat yang terus bertumbuh.
Dedi juga menyiapkan kebijakan strategis dengan mendorong kawasan industri untuk menyediakan hunian vertikal bersubsidi bagi para pekerja. Langkah ini diharapkan mampu mengatasi persoalan backlog perumahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan komitmen parlemen dalam mendukung penuh program perumahan rakyat. Ia menilai KUR Perumahan menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk mendukung target pertumbuhan hingga 8 persen.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat.[]


