BerandaNewsEsai & OpiniAntara Orkestra Tiki Taka...

Antara Orkestra Tiki Taka Spanyol VS Tarian Tango Argentina

OLEH: P. Bramandaru

Orkestrasi Tiki – taka dan Tarian Tango adalah dua filosofi didunia sepakbola, dalam permainannya Tiki-taka mengandalkan operan pendek akurat, sirkulasi umpan umpan pendek dan cepat, pergerakan yang dinamis lagi kolektif dan penguasaan bola sirkulasi umpan umpan pendek dan cepat, pergerakan yang dinamis lagi kolektif dan penguasaan bola.

Barcelona klub dari Spanyol inilah yang mempelopori gaya orkestrasi tiki-taka, mereka memainkan bola selama mungkin dengan mobilitas yang tinggi dengan menggunakan umpan umpan pendek satu dua, kaki ke kaki antar pemainnya secara konstan dan menekan lawan sejak dari garis depan untuk merebut bola kembali dengan tujuan membongkar pertahanan rapat lawan melalui “Kerumunan” dengan operan operan tanpa henti.

Sedangkan Tarian Tango Argentina yang dipelopori oleh Messi berakar dari gaya jalanan, gaya ini menonjolkan sentuhan seni yang sangat tinggi, seni bermain bola dengan sentuhan magis, menyihir para pemain lawan dan keberanian berduel satu lawan satu.

Baca Juga :   Catatan Olimpiade, Paris 2024 Terima Kasih Veddriq Leonardo, Terima Kasih Panjat Tebing, Terima Kasih Kalbar

Kekuatan tarian Tango adalah gaya permainan yang ekpresif yang mengandalkan kekuatan fisik, determinasi dan kejeniusan skill tiap-tiap individunya.

Spanyol menjadikan bola sebagai senjata utama dan keberhasilannya sangat tergantung pada kordinasi tim dan visi dalam bermain sepakbola.

Sedangkan Argentina menjadikan seorang Messi dan kreativitasnya sebagai kunci pemecah kebuntuan.
Mereka lebih bebas dan sangat santai dalam penguasaan bola dan sesekali mengandalkan serangan-serangan yang cepat untuk menyelesaikan yang mematikan serta tendangan tendangan jarak jauh yang membuat kiper lawan harus jungkir balik menghadang tendangan para pemain Argentina ini.

Antara Magis Messi dan Energi muda Yamal

Pertemuan Final Piala Dunia Tahun ini akan melampaui kenangan photo sekitar 17 th lalu, kenangan ini akan menguap seiring berkembangnya waktu.

Baca Juga :   Masih Ingatkah Jalan yang Sudah Kita Tempuh? Adakah Sambil Berjalan Kita Juga Mempersiapkan Jalan Pulang?

Messi tentu akan berusaha mempertahankan takhtanya menghadapi sang penerusnya yaitu Yamal. Messi pasti faham betul akan orkestrasi Tiki taka nya Spanyol.

Sekitar 30 tahun lebih Messi bermain dengan filosofi tiki taka nya Barcelona Spanyol.
Dan disisi yang lain Messi dikatakan masa lalu sedangkan masa kini dan masa depan adalah Yamal.

Usia Messi memang sudah tidak muda lagi tetapi dengan pembuktiannya Messi membawa Argentina ke jalur Final ke jalur juara dunia untuk dua kali berturut-turut.

Sementara Yamal baru berdiri digaris Start, baru berusia 19 th final Piala Dunia tentu bukan yang terakhir masih ada Piala Dunia ditahun tahun esok yang akan kita tonton penampilannya Yamal.

Yamal adalah pemain yang sangat mendekati gaya bermain Messi ketika muda, ia mengandalkan kecepatan dan akselerasi yang eksplosif saat menggiring bola pemain lawan akan kesulitan untuk mengambil bola dari kakinya bila tidak melanggar hingga membuat pelanggaran terhadap Yamal.

Baca Juga :   Ucapan Terima Kasih Terminalnews.co

Dalam usia remajanya Yamal sudah mempersembahkan Piala Eropa dan bukan tidak mungkin gelar Piala Dunia bagi Yamal akan dipersembahkannya untuk Spanyol.

Jika trofi didapatkan Spanyol, ini akan menegaskan bahwa ini era nya Yamal dan sudah dimulai untuk menggantikan era Messi, tentu jika ini semua Messi menghendakinya bila tidak … ???

Final senin dinihari esok adalah tontonan yang sangat menarik.
Pertandingan antara dua generasi Messi dan Yamal kita boleh meramalkan apakah Argentina akan keluar sebagai juara dunia sepakbola berturut-turut atau Spanyol akan mengambil alih estafet dari generasi Messi ke generasi Yamal.

*P. Bramandaru, Advokat, Peminat Sepakbola, Pesepeda aktif pada Komunitas Aspal Godidem

 

WhatsApp Image 2026 07 19 at 08.11.59

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Novak Djokovic Masih Jadi Raja Hadiah Uang Tenis Putra, Kantongi Lebih dari Rp3,1 Triliun

TERMINALNEWS.ID – Dominasi Novak Djokovic di dunia tenis putra tidak hanya...

Ferry Juliantono Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kab.Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, MEDAN - (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atar...

Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

TERMINALNEWS.ID, PASURUAN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran...

Ngontrak Stadion di Thailand, Timor Leste Jadi Ajang Pemanasan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

TERMINALNEWS.ID, CHONBURI – Ada pemandangan tak biasa di Piala AFF 2026....

- A word from our sponsors -