BerandaNewsEsai & OpiniInggris Raih Medali Perunggu...

Inggris Raih Medali Perunggu Pertama, Laga 6-4 Jadi Tersubur dan Wasit Alami Kram di Piala Dunia 2026

OLEH: Tommy R. Arief

SEJARAH tercipta dini hari tadi. Inggris menaklukkan Prancis 6-4 dalam laga 10 gol yang langsung jadi salah satu pertandingan tersubur sepanjang sejarah Piala Dunia. Di tengah hujan gol itu, wasit pun tumbang karena kram. Ironisnya, kemenangan itu sekaligus mengantar Inggris ke medali perunggu pertama, sekaligus menandai perpisahan Didier Deschamps dari kursi pelatih Pran…
[08.46, 19/7/2026] Tommy Rusihan Arief: Final Spanyol vs Argentina di AS, Wamen ATR BPN Ossy Darmawan: “55-45 untuk Spanyol”

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina di stadion … Amerika Serikat mengundang perhatian dunia, termasuk dari Indonesia. Salah satu pejabat yang hadir dan memberi komentar adalah Wakil Menteri ATR/BPN, Bapak Ossy Darmawan.

Baca Juga :   Kopdes Merah Putih: Terobosan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional

Menariknya, Ossy bukan orang baru di dunia olahraga. Selain dikenal punya hobi sepak bola, ia juga dipercaya sebagai manajer tim voli profesional Lavani, klub milik SBY yang berlaga di Proliga.

Mungkin karena latar belakang itulah analisanya tajam.

“Kalau hati saya sebenarnya sejak awal mendukung Prancis. Namun karena Prancis sudah tersingkir, di final ini saya cenderung mendukung Spanyol,” ujar Ossy.

Soal Argentina, ia tetap menaruh respek tinggi:
“Argentina adalah juara bertahan, memiliki pengalaman, mental juara, dan pemain-pemain berkualitas. Mereka tetap sangat berbahaya… Tetapi harus diakui, Argentina masih cukup banyak bersandar pada Messi.”

Sementara untuk Spanyol, Ossy melihat keunggulan di kolektivitas:
“Spanyol memang jagonya. Mereka tampil sangat konsisten, disiplin, terorganisasi, dan tidak bergantung kepada satu pemain. Kekuatan mereka tersebar di setiap lini, ditopang oleh generasi muda yang berani, cepat, dan matang.”

Baca Juga :   Catatan Yon Moeis: Maya Damayanti, KESEDIHAN DAN KEPEDIHAN DI DANAU SENTANI

Prediksinya pun cukup berimbang:
“Peluangnya 55 berbanding 45 untuk Spanyol. Tapi ini final Piala Dunia. Pengalaman, ketenangan, dan mental sering kali lebih menentukan daripada statistik.”

Dan ia menutup dengan:
“Apa pun hasilnya, sepak bola dunia akan menjadi pemenang karena kita menyaksikan duel dua kekuatan besar: kolektivitas Spanyol menghadapi pengalaman dan sentuhan magis Messi bersama Argentina.”

* TOMMY R. ARIEF, Senior Jurnalis dan Mantan Direktur Media PSSI

WhatsApp Image 2026 07 16 at 10.52.36

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manchester United Siapkan Opsi Cadangan Jika Gagal Rekrut Lewis Hall, Alejandro Balde Masuk Radar

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United dikabarkan telah menyiapkan alternatif apabila upaya...

Manchester United dan Liverpool Bakal Rebutan Francisco Conceicao, Pemain Juventus

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United dan Liverpool dikabarkan kembali terlibat persaingan di...

Piala Dunia 2030 Terancam, Spanyol dan Portugal Dikabarkan Siap Mundur sebagai Tuan Rumah jika FIFA Privatisasi Turnamen

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk membuka investasi...

Bruno Guimaraes Diakui Eddie Howe Berpeluang Gabung Arsenal

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Gelandang Newcastle United, Bruno Guimarães, menyampaikan pesan perpisahan...

- A word from our sponsors -