DILI, TERMINALNEWS.ID – Penyanyi sekaligus abdi negara, Abio Salsinha, menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan nasional Timor-Leste yang dinilainya konsisten memprioritaskan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan merata dan layanan publik gratis.
“Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Xanana Gusmão dan Presiden José Ramos-Horta, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam memakmurkan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang,” ungkap Abio Salsinha.
Dalam satu dekade terakhir, sektor pendidikan diakui Abio Salsinha menjadi salah satu capaian yang membanggakan.
“Pemerintah menerapkan kebijakan sekolah gratis hingga tingkat dasar. Bahkan, siswa sekolah dasar juga mendapatkan makanan gratis sebagai bagian dari program dukungan negara untuk meningkatkan kualitas gizi dan konsentrasi belajar,” jelas Abio Salsinha.

Tak hanya pendidikan, layanan kesehatan pun dijelaskan Abio Salsinha digratiskan mulai dari tingkat nasional hingga ke pelosok distrik.
“Kebijakan ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok ekonomi lemah, serta menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat secara menyeluruh,” tutur Abio Salsinha.
Abio Salsinha juga menyoroti dedikasi Perdana Menteri yang tetap menunjukkan semangat tinggi meski usia telah mendekati 80 tahun.
Abio Salsinha mengaku menyaksikan langsung bagaimana kepala pemerintahan tersebut aktif turun ke lapangan, berdialog dengan masyarakat, serta memantau berbagai proyek pembangunan.

“Kunjungan kerja dilakukan ke sejumlah distrik seperti Liquiçá, Ermera, Aileu, dan Manatuto guna mengevaluasi kesiapan daerah, termasuk rencana pemilihan wali kota di wilayah yang telah memenuhi kriteria administratif,” jelas Abio Salsinha.
Di kawasan Taibesi, Perdana Menteri bahkan disebut memantau langsung proyek pelebaran jalan hingga larut malam demi memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pemerintah diakui Abio Salsinha juga mempercepat pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan pedesaan, jalur lintas distrik, hingga konektivitas lintas batas negara.
“Program penataan kota kini telah memasuki tahap peletakan batu pertama di berbagai wilayah. Di Ermera, pembangunan tata kota mulai berjalan, sementara langkah serupa juga dilakukan di Baucau dan Lospalos, serta sejumlah distrik lainnya,” papar Abio Salsinha.

Dikatakan Abio Salsinha, sektor transportasi udara turut menjadi perhatian melalui pengembangan Presidente Nicolau Lobato International Airport sebagai pintu gerbang internasional yang lebih modern dan representatif.
“Memasuki era transformasi teknologi dan integrasi kawasan, Timor-Leste juga memperkuat posisinya di tingkat regional melalui keanggotaan dalam Association of Southeast Asian Nations. Abio menilai momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal dengan memperkuat persatuan antara pemimpin dan masyarakat,” papar Abio Salsinha.
Abio Salsinha juga menyoroti stabilitas nasional dalam beberapa tahun terakhir yang turut ditopang oleh terbukanya lapangan kerja bagi generasi muda.
Meski belum sepenuhnya merata, kesempatan kerja tersebut dinilai mampu menciptakan ketenangan sosial dan optimisme masa depan.

Sebagai musisi, Abio Salsinha menegaskan pentingnya promosi budaya dan musik Timor-Leste di kancah internasional. Abio Salsinha juga berharap generasi muda tidak hanya terlibat dalam pembangunan fisik, tetapi juga berperan aktif mengangkat identitas budaya bangsa.
“Saya ingin budaya dan musik Timor-Leste semakin dikenal dunia. Kita harus bangga dengan jati diri kita,” ujar Abio Salsinha.
Abio Salsinha pun mengajak pemuda untuk meneladani semangat kerja keras, kesederhanaan, serta kedekatan dengan rakyat yang ditunjukkan para pemimpin nasional.
Menutup pernyataannya, Abio Salsinha mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mendoakan kebaikan bagi bangsa.

“Semoga Timor-Leste semakin maju, masyarakat hidup makmur, damai, dan penuh kasih sayang,” harap Abio Salsinha.
Dengan sinergi antara pemerintah, generasi muda, dan pelaku seni, Timor-Leste optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih cerah, inklusif, dan sejahtera.


