TERMINALNEWS.ID, LONDON – Mikel Arteta menempati posisi teratas dalam daftar manajer sepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia pada 2026. Pelatih Arsenal tersebut dilaporkan menerima gaji sebesar 25 juta poundsterling per tahun atau sekitar Rp550 miliar, berdasarkan asumsi kurs Rp22.000 per poundsterling.
Arteta mengungguli Simone Inzaghi yang kini menangani Al-Hilal di Arab Saudi, serta Diego Simeone dari Atletico Madrid. Keduanya masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga dengan pendapatan tahunan mencapai puluhan juta poundsterling.
Besarnya gaji para pelatih elite mencerminkan meningkatnya perputaran uang dalam industri sepak bola. Selain klub-klub besar Eropa, kehadiran tim-tim Liga Pro Saudi yang menawarkan kontrak bernilai fantastis turut mendorong kenaikan bayaran para pelatih ternama.
Daftar yang dikutip dari Salary Leaks, dengan sejumlah data lain dikaitkan dengan laporan media, mencakup 30 manajer dengan pendapatan tertinggi di dunia. Data tersebut dinyatakan berlaku per 7 Oktober 2026.
Arteta pimpin daftar manajer bergaji tertinggi
1. Mikel Arteta – Arsenal
£25 juta per tahun
Sekitar Rp550 miliar per tahun
Arteta menjadi manajer dengan bayaran tertinggi setelah memperoleh kontrak baru bersama Arsenal. Pelatih asal Spanyol itu dinilai berhasil membangun kembali kekuatan The Gunners melalui pembenahan skuad dan penerapan gaya bermain yang efektif.
2. Simone Inzaghi – Al-Hilal
£22 juta per tahun
Sekitar Rp484 miliar per tahun
Inzaghi menempati posisi kedua setelah menerima kontrak bernilai besar dari klub Arab Saudi. Sebelumnya, ia membawa Inter Milan meraih sejumlah gelar domestik dan mencapai final Liga Champions pada musim 2022/2023 serta 2024/2025.
3. Diego Simeone – Atletico Madrid
£19,9 juta per tahun
Sekitar Rp437,8 miliar per tahun
Simeone telah lama menjadi salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia. Ia sukses membawa Atletico Madrid menjuarai La Liga dan dua kali mengantarkan klub tersebut ke final Liga Champions.
4. Luis Enrique – Paris Saint-Germain
£16,9 juta per tahun
Sekitar Rp371,8 miliar per tahun
Enrique membawa PSG meraih treble pada musim 2024/2025, termasuk gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Prestasi tersebut membuatnya mendapatkan kontrak bernilai tinggi.
5. Jose Mourinho – Real Madrid
£12 juta per tahun
Sekitar Rp264 miliar per tahun
Mourinho kembali ke Real Madrid setelah sebelumnya menangani klub tersebut pada 2010–2013. Menurut naskah sumber, Benfica menerima kompensasi sebesar £13 juta atau sekitar Rp286 miliar atas kepindahannya.
6. Ange Postecoglou – Al-Nassr
£11,7 juta per tahun
Sekitar Rp257,4 miliar per tahun
Postecoglou mendapatkan kontrak besar di Arab Saudi setelah periode yang mengecewakan bersama Nottingham Forest. Ia menghadapi tantangan mengelola tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, dan Joao Felix.
7. Xabi Alonso – Chelsea
£11,5 juta per tahun
Sekitar Rp253 miliar per tahun
Alonso mendapatkan kontrak dengan bayaran tinggi setelah reputasinya meningkat berkat keberhasilan membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa kekalahan pada musim 2023/2024.
8. Oliver Glasner – Nottingham Forest
£11,5 juta per tahun
Sekitar Rp253 miliar per tahun
Glasner memperoleh kontrak bernilai besar setelah membawa Crystal Palace meraih Piala FA dan Liga Konferensi Eropa. Ia diharapkan memberikan dampak langsung bagi Nottingham Forest.
9. Luciano Spalletti – Juventus
£11,2 juta per tahun
Sekitar Rp246,4 miliar per tahun
Mantan pelatih timnas Italia itu mengemban tugas mengembalikan Juventus ke puncak sepak bola Eropa. Ia sebelumnya membawa Napoli menjuarai Serie A.
10. Enzo Maresca – Manchester City
£10 juta per tahun
Sekitar Rp220 miliar per tahun
Maresca dipercaya menggantikan Pep Guardiola. Tekanan besar langsung menantinya karena Manchester City berharap ia mampu mempertahankan standar prestasi klub.
Daftar lengkap 30 manajer bergaji tertinggi pada 2026
Berikut daftar pendapatan tahunan berdasarkan naskah sumber, dengan konversi menggunakan asumsi kurs tetap £1 = Rp22.000.
| Posisi | Manajer | Klub atau tim | Gaji per tahun (rupiah) |
|---|---|---|---|
| 1 | Mikel Arteta | Arsenal | Rp550 miliar |
| 2 | Simone Inzaghi | Al-Hilal | Rp484 miliar |
| 3 | Diego Simeone | Atletico Madrid | Rp437,8 miliar |
| 4 | Luis Enrique | PSG | Rp371,8 miliar |
| 5 | Jose Mourinho | Real Madrid | Rp264 miliar |
| 6 | Ange Postecoglou | Al-Nassr | Rp257,4 miliar |
| 7 | Xabi Alonso | Chelsea | Rp253 miliar |
| 8 | Oliver Glasner | Nottingham Forest | Rp253 miliar |
| 9 | Luciano Spalletti | Juventus | Rp246,4 miliar |
| 10 | Enzo Maresca | Manchester City | Rp220 miliar |
| 11 | Gian Piero Gasperini | AS Roma | Rp204,6 miliar |
| 12 | Massimiliano Allegri | Napoli | Rp184,8 miliar |
| 13 | Carlo Ancelotti | Brasil | Rp180,4 miliar |
| 14 | Unai Emery | Aston Villa | Rp176 miliar |
| 15 | Andoni Iraola | Liverpool | Rp176 miliar |
| 16 | Roberto De Zerbi | Tottenham | Rp176 miliar |
| 17 | Hansi Flick | Barcelona | Rp165 miliar |
| 18 | Cristian Chivu | Inter Milan | Rp162,8 miliar |
| 19 | Ruben Amorim | AC Milan | Rp162,8 miliar |
| 20 | Vincent Kompany | Bayern Munchen | Rp154 miliar |
| 21 | Jorge Jesus | Portugal | Rp154 miliar |
| 22 | Maurizio Sarri | Atalanta | Rp140,8 miliar |
| 23 | Matthias Jaissle | Newcastle United | Rp132 miliar |
| 24 | Manuel Pellegrini | Real Betis | Rp132 miliar |
| 25 | Michael Carrick | Manchester United | Rp110 miliar |
| 25 | David Moyes | Everton | Rp110 miliar |
| 26 | Thomas Tuchel | Inggris | Rp110 miliar |
| 27 | Frank Lampard | Coventry City | Rp110 miliar |
| 28 | Edin Terzic | Athletic Club | Rp110 miliar |
| 29 | Okan Buruk | Galatasaray | Rp110 miliar |
| 30 | Nuno Espirito Santo | West Ham | Rp99 miliar |
Catatan: Urutan dan nama klub mengikuti naskah yang diberikan. Terdapat ketidakkonsistenan nomor peringkat dalam sumber, termasuk dua nama di posisi ke-25. Angka rupiah merupakan estimasi berdasarkan kurs asumsi, bukan nilai tukar langsung saat ini.
Industri sepak bola semakin mahal
Besarnya pendapatan para manajer menunjukkan bahwa pelatih memiliki peran strategis dalam menjaga performa dan nilai komersial klub. Klub-klub elite bersedia membayar mahal demi mendapatkan sosok yang mampu meraih trofi, mengembangkan pemain, serta menjaga daya saing di kompetisi domestik maupun Eropa.
Kekuatan finansial klub-klub Arab Saudi juga semakin berpengaruh dalam persaingan mendapatkan pelatih kelas dunia. Tawaran kontrak bernilai besar membuat Liga Pro Saudi menjadi alternatif menarik bagi sejumlah pelatih yang sebelumnya berkarier di Eropa.
Meski demikian, gaji tinggi juga membawa tekanan besar. Ekspektasi terhadap prestasi membuat posisi seorang manajer dapat berubah dengan cepat ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Di antara seluruh nama tersebut, Arteta menjadi sorotan utama. Dengan estimasi pendapatan Rp550 miliar per tahun, ia berada di puncak daftar sekaligus memikul tanggung jawab besar untuk menjaga Arsenal tetap bersaing di level tertinggi.

