BerandaEntertainmentAurora Ribero dan Lima...

Aurora Ribero dan Lima Pemain Muda Berjuang di Dunia Kerja dalam Film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Perjuangan mendapatkan pekerjaan, menghadapi penolakan, hingga membuktikan diri agar bisa menjadi karyawan tetap menjadi kisah utama film terbaru BASE Entertainment, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? Film yang disutradarai Archie Hekagery ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

Film yang diadaptasi dari buku bestseller karya Samuel Ray tersebut mengangkat kehidupan enam anak muda yang sama-sama berjuang menemukan tempat di dunia kerja. Masing-masing memiliki latar belakang, ambisi, tanggung jawab, serta harapan yang berbeda dalam menjalani masa probation atau masa percobaan kerja.

Melalui trailer dan poster resmi yang dirilis pada Jumat (9/10/2026), penonton diajak menyaksikan dinamika kehidupan para pekerja pemula yang harus beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus bersaing untuk mendapatkan posisi sebagai karyawan tetap.

Di balik persaingan tersebut, film ini mengangkat pertanyaan yang dekat dengan kehidupan banyak orang: sebenarnya, apa yang sedang dikejar dalam bekerja?

Salah satu karakter yang menjadi sorotan adalah Bintang, diperankan Aurora Ribero. Ia digambarkan sebagai perempuan muda yang berjuang mendapatkan pekerjaan stabil setelah berulang kali gagal melewati masa probation maksimal tiga bulan di tempat kerja sebelumnya.

Ketika bergabung dengan Jaya Food, Bintang kembali menghadapi tantangan serupa. Kali ini, ia harus membuktikan kemampuannya sekaligus bersaing dengan lima calon karyawan lain yang juga ingin mendapatkan posisi permanen.

Persaingan tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam menghadapi tuntutan dunia kerja, menemukan jati diri, dan menentukan tujuan hidup masing-masing.

Baca Juga :   Maia Estianty Ubah Gaya Hidup di Usia 50 Tahun, Fokus Jaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Gambarkan Perjuangan Anak Muda di Dunia Kerja

Poster resmi Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? menampilkan Aurora Ribero bersama lima pemain lainnya di sebuah stasiun KRL. Keenam karakter berdiri berdampingan, menggambarkan orang-orang yang setiap hari bergerak menuju tujuan masing-masing.

Visual tersebut merepresentasikan kehidupan masyarakat urban yang terus berjuang menjalani rutinitas, memenuhi kebutuhan hidup, dan mencari tempat yang tepat bagi diri mereka.

Produser Shanty Harmayn mengatakan, pengalaman menjadi anak baru merupakan fase yang hampir semua orang pernah alami, mulai dari memulai sesuatu dari nol, beradaptasi dengan lingkungan baru, hingga membuktikan kemampuan diri.

Menurut dia, enam karakter dalam film ini membawa tanggung jawab dan motivasi yang berbeda. Ada yang bekerja demi mewujudkan mimpi, mengejar karier, maupun membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing.

“Memang ada persaingan, tapi di balik persaingan itu, ada cerita-cerita tentang manusia, dan kami ingin memberikan sebuah pesan harapan di dunia yang serba kompetitif ini,” ujar Shanty Harmayn.

Ia berharap film ini dapat menjadi teman bagi para pekerja yang tengah menghadapi tantangan dalam perjalanan karier mereka.

Archie Hekagery Riset Dunia Kerja Korporat

Untuk menghadirkan gambaran dunia kerja yang lebih dekat dengan realitas, sutradara Archie Hekagery mengaku melakukan riset selama kurang lebih dua bulan.

Baca Juga :   Harra. Sentuh Luka Lama dengan “Belum Bernyali (Acoustic Version)”

Ia mendatangi sejumlah kantor dan berbincang langsung dengan bagian sumber daya manusia atau human resources (HR). Riset tersebut dilakukan untuk memahami istilah, budaya, serta dinamika yang terjadi di lingkungan kerja korporat.

“Dari situlah kemudian saya semakin punya bekal dari naskah yang sudah ditulis,” kata Archie.

Selain dinamika pekerjaan, Archie juga menyoroti hubungan antarkarakter perempuan dalam film tersebut, khususnya Bintang dan Claudia.

Menurut dia, kedua karakter itu menggambarkan perempuan pekerja yang tangguh, meskipun memiliki kepribadian dan cara pandang yang berlawanan.

“Ada dua karakter perempuan yang saya sangat suka di film ini, yakni Bintang dan Claudia. Menurut saya keduanya sangat menggambarkan bagaimana pekerja perempuan begitu tangguh,” ujarnya.

Archie menambahkan, hubungan keduanya turut menghadirkan unsur sisterhood atau solidaritas ant perempuan yang diharapkan dapat terasa dekat dengan penonton, terutama perempuan yang memiliki pengalaman serupa di dunia kerja.

Aurora Ribero dan Rey Bong Ungkap Tantangan Karakter

Aurora Ribero menilai karakter Bintang menarik karena harus menghadapi banyak pengalaman baru dalam hidupnya. Mulai dari mencari pekerjaan, menerima penolakan, memasuki lingkungan baru, hingga berusaha meyakinkan orang lain bahwa dirinya mampu.

“Buat aku, Bintang itu menarik karena dia sedang mengalami banyak hal untuk pertama kalinya. Dia sedang mencari pekerjaan, menghadapi penolakan, masuk ke lingkungan baru, dan berusaha membuktikan bahwa dia mampu. Rasanya seperti perjalanan seseorang yang sedang belajar menemukan tempatnya,” ujar Aurora.

Baca Juga :    “Perjuangan Sunyi Nisya, Adik Raffi Ahmad, Melawan Tumor dan Harapan yang Tak Pernah Padam

Sementara itu, Rey Bong yang memerankan Bima melihat film ini sebagai gambaran beragam cara anak muda menghadapi persaingan di dunia kerja.

Bima digambarkan sebagai sosok ambisius dan oportunistis. Namun, di tengah persaingan untuk mendapatkan pekerjaan, ia juga mampu membangun hubungan dengan para pesaingnya.

“Di film ini kita bisa melihat sudut pandang dari masing-masing karakter anak muda yang lagi struggle. Kalau Bima, karakter yang aku perankan, dia sangat ambisius dan oportunistik. Tapi dia bisa menempatkan dirinya di tengah pesaingnya di dunia kerja dengan cara merangkul semuanya,” kata Rey.

Selain Aurora Ribero dan Rey Bong, film ini juga dibintangi Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah.

Film yang diproduseri Shanty Harmayn dan Aoura Lovenson Chandra ini tidak hanya menghadirkan cerita tentang persaingan mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menawarkan perspektif mengenai arti bekerja di tengah tantangan ekonomi dan tuntutan kehidupan.

Melalui kisah enam anak muda tersebut, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? diharapkan menjadi pelukan bagi para pejuang rupiah yang tengah berusaha membangun masa depan.

Film produksi BASE Entertainment ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

‘Turnamen Biliar Media 2026’ Digelar Minggu, Menteri UMKM Diagendakan Berikan Hadiah Kepada Pemenang

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Forum Wartawan UMKM (FWUMKM) akan menggelar Turnamen Biliar...

DARI KERNET BEMO KE PABRIK DI JEDDAH: TARUHAN Rp137 JUTA SOEDOMO MENGUBAH KAPAL API

OLEH: Tommy R. Arief TIDAK ADA yang menyangka pemuda kurus yang mengerok...

LPDB Koperasi Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, Evaluasi Klaim Penjaminan dan Penyelesaian Sengketa

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat mitigasi...

LPDB, KUD Tani Wilis Kembangkan Usaha Peternakan dan Dorong Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Di balik setiap tetes keringat peternak, tersimpan perjuangan...

- A word from our sponsors -