TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER — Manchester United membuat keputusan yang mengejutkan pada hari terakhir bursa transfer. Setan Merah dikabarkan menolak tawaran £10 juta atau sekitar Rp220 miliar dari Everton untuk meminjam penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee.
Zirkzee sebelumnya santer dikabarkan akan meninggalkan Old Trafford karena kesulitan mendapatkan tempat utama. Namun, hingga bursa transfer ditutup, pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi bagian dari skuad Manchester United.
Zirkzee bergabung dengan Manchester United dari Bologna pada 2024 dengan nilai transfer sekitar £36,5 juta atau Rp803 miliar. Pada deadline day, Everton kemudian mencoba mendapatkan jasanya setelah rencana mendatangkan penyerang AS Monaco dan timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, mengalami kegagalan.
Menurut laporan Lyall Thomas dari Sky Sports, Everton bahkan bersedia membayar £10 juta (sekitar Rp220 miliar) hanya untuk biaya peminjaman Zirkzee. The Toffees juga siap menanggung seluruh gaji sang pemain selama masa peminjaman.
Namun, Manchester United memilih menolak tawaran tersebut.
Keputusan itu membuat sejumlah suporter United terheran-heran, mengingat Zirkzee diperkirakan bakal kesulitan mendapatkan menit bermain. Dalam persaingan lini depan, ia harus bersaing dengan sejumlah nama seperti Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Marcus Rashford juga sebelumnya menjadi bagian dari persaingan di lini serang United.
Salah satu suporter di media sosial mempertanyakan keputusan klub.
“Bodoh jika benar. Dia mungkin tidak akan bermain lebih dari 10 pertandingan,” tulis seorang fan.
Suporter lainnya menyoroti besarnya nilai tawaran Everton. “Everton sampai bersedia membayar biaya untuk meminjam seorang pemain dan kami masih menolaknya?”
Fan lainnya bahkan menyebut keputusan United sebagai kesalahan besar karena klub melewatkan pemasukan £10 juta atau sekitar Rp220 miliar.
Drama transfer Everton
Kegagalan mendapatkan Zirkzee menjadi bagian dari akhir bursa transfer yang buruk bagi Everton. Klub asuhan David Moyes sebelumnya hampir mendapatkan Folarin Balogun dengan nilai transfer sekitar £40 juta atau Rp880 miliar.
Namun, proses transfer tersebut bermasalah setelah Balogun menjalani pemeriksaan medis. Everton kemudian mencoba mengubah struktur kesepakatan dengan menurunkan biaya tetap dan meningkatkan komponen bonus.
Kesepakatan tersebut sempat mendapat persetujuan Monaco dan dokumen transfer telah diserahkan kepada Premier League. Situasi itu memungkinkan proses transfer dilanjutkan melewati batas waktu normal.
Namun, Balogun dilaporkan berubah pikiran dan meninggalkan pusat latihan Everton tanpa menandatangani kontrak.
Everton juga sebelumnya melepas Beto ke Fiorentina dengan nilai sekitar £17 juta atau Rp374 miliar. Akibatnya, setelah gagal mendatangkan Balogun, Zirkzee maupun Tammy Abraham dari Aston Villa, Everton kini hanya memiliki Thierno Barry sebagai penyerang senior.
Di sisi lain, Everton berhasil mendatangkan Jack Grealish dari Manchester City dengan status pinjaman. Mereka juga melakukan transaksi permanen dengan City untuk Iliman Ndiaye dengan nilai sekitar £65 juta atau Rp1,43 triliun.
Everton turut merekrut Ainsley Maitland-Niles dari Lyon seharga £4 juta atau sekitar Rp88 miliar setelah Nathan Patterson dilepas ke Torino.
Sementara itu, klub juga melepas Tim Iroegbunam ke Hull City dengan nilai sekitar £15 juta atau Rp330 miliar.
Situasi skuad Everton pun dinilai cukup tipis. Para suporter bahkan sempat dibuat geram ketika muncul kabar pemain muda berusia 19 tahun, Harrison Armstrong, akan dijual ke Nottingham Forest. Everton akhirnya membatalkan rencana tersebut.
Menariknya, Everton akan menghadapi Manchester United pada pertandingan berikutnya di Hill Dickinson Stadium, Minggu. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi panggung pertama bagi kedua klub setelah drama transfer yang melibatkan Zirkzee pada deadline day.

