TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Putra bungsu legenda rock Jon Bon Jovi, Romeo Bongiovi, mengaku siap jika suatu saat ketenaran datang menghampiri seiring perjalanan karier musiknya.
Namun, musisi berusia 22 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak pernah menjadikan status selebritas sebagai tujuan utama.
Dalam wawancara di serial The Dory Jackson Interview yang dipublikasikan pada 29 Juli, Romeo mengatakan saat ini dirinya lebih memilih fokus membangun karier dari bawah bersama band rock-nya, Lawn.
“Saya benar-benar tidak sedang memikirkan soal ketenaran. Saat ini saya ingin fokus pada hal-hal yang dekat dengan saya,” ujar Romeo.

Ia mengaku kurang menyukai gagasan menjadi seorang selebritas. Menurutnya, musisi yang terlalu mengejar popularitas berisiko kehilangan arah dalam berkarya.
“Saya mengenal beberapa musisi yang sedang naik daun, tetapi mereka tetap menjaga hubungan yang dekat dengan para penggemarnya. Mereka mengenal penggemar mereka satu per satu, mengikuti akun fan page, dan berinteraksi langsung. Kalau terlalu fokus pada ambisi menaklukkan dunia, kita bisa kehilangan visi,” jelasnya.
Kini, setelah pindah ke Los Angeles, Romeo lebih memilih mempersiapkan diri untuk bertemu orang-orang baru dan mengembangkan jaringan di industri musik.
Romeo merupakan anak bungsu Jon Bon Jovi dan istrinya, Dorothea Bongiovi, yang telah menikah sejak 1989. Pasangan tersebut juga memiliki tiga anak lainnya, yakni Stephanie, Jesse, dan Jake.

Dalam wawancara yang sama, Romeo mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap musik sudah muncul sejak berusia 16 tahun. Saat masih duduk di bangku sekolah menengah, ia sempat berpikir tidak perlu kuliah untuk mengejar impiannya menjadi musisi.
“Awalnya saya berpikir, kalau masuk kuliah musik berarti terlalu dibuat-buat,” ujarnya.
Namun, pandangannya berubah setelah mengunjungi kampus University of Miami. Ia kemudian memutuskan menempuh pendidikan di Frost School of Music karena merasa menemukan tempat yang tepat untuk mengembangkan bakatnya.
“Saat itu saya sadar, musik memang jalan hidup saya. Untuk pertama kalinya saya merasa benar-benar berada di tempat yang tepat,” kenangnya.
Romeo lulus pada Mei lalu. Selama kuliah, ia bertemu salah satu rekan yang kemudian menjadi pendiri band Lawn. Grup musik yang kini berbasis di Los Angeles tersebut beranggotakan Romeo Bongiovi, Daniel Coppola, dan Cliff Dobson.
Lawn merilis EP perdana berjudul House Party Hero pada April 2025, kemudian disusul dengan peluncuran singel “LASO”.
Sementara itu, Jon Bon Jovi memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan musik putranya. Dalam wawancara dengan The Independent pada November lalu, pelantun “You Give Love a Bad Name” itu memuji karya awal Lawn.
“Lagu-lagu pertama mereka bagus. Itu yang sudah saya dengarkan,” ujar Jon.
Ia juga menepis anggapan bahwa kesuksesan Romeo bergantung pada nama besar keluarganya.
“Banyak orang membicarakan soal nepo babies, tetapi saya sama sekali tidak ikut campur. Romeo punya visinya sendiri, dan saya sangat menghargai itu,” tutur Jon Bon Jovi.

