TERMINALNEWS.ID, CHONBURI – Ada pemandangan tak biasa di Piala AFF 2026. Timor Leste memilih menggunakan Chonburi Stadium, Thailand, sebagai kandang saat menjamu Timnas Indonesia.
Pertandingan yang digelar Jumat (31/7/2026) pukul 17.00 WIB itu memang penting dalam perburuan poin Grup A, tetapi bagi Indonesia, laga ini juga menjadi kesempatan untuk mengasah permainan sebelum menghadapi ujian yang lebih berat.
Timnas Indonesia besutan John Herdman diprediksi tidak akan mendapat perlawanan sekeras saat menghadapi Vietnam maupun Singapura pada pekan depan.
Pengamat sepak bola Teuku Chairul Wisal bahkan menilai duel melawan Timor Leste lebih tepat disebut sebagai ajang mematangkan strategi.
“Lawan Timor Leste ini lebih tepatnya uji coba untuk mematangkan taktik transisi dan skenario ketika duet Thom Haye dan Lewis Baker mendapat pengawalan ketat,” ujar Chairul.
Penilaian itu bukan tanpa alasan. Timor Leste datang dengan modal yang kurang meyakinkan. Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, mereka selalu kalah dan telah kebobolan sembilan gol. Tim berjuluk The Rising Sun itu dihajar Vietnam 0-7 sebelum kembali tumbang 0-2 dari Singapura.

Situasi mereka semakin sulit karena tidak diperkuat Gali Freitas, penyerang andalan yang bermain untuk Persebaya Surabaya. Absennya Gali membuat lini serang Timor Leste kehilangan salah satu sumber ancaman utamanya.
Di sisi lain, Indonesia tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Kamboja dengan skor 5-1. Rizky Ridho dan kawan-kawan juga telah menyelesaikan pemusatan latihan selama tiga pekan di Bali. Fokus latihan kini bukan lagi pada aspek fisik, melainkan penyempurnaan detail taktik dan skema permainan.
Menurut Chairul, kemenangan atas Timor Leste memang menjadi target yang tidak bisa ditawar. Namun, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Kemenangan wajib hukumnya. Tapi yang lebih penting adalah prosesnya. Jangan sampai terlena. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mematangkan mesin tim sebelum menghadapi Vietnam di kandang dan kemudian bertandang ke Singapura,” katanya.
Laga ini akan disiarkan langsung oleh RCTI. Indonesia dibidik meraih tiga poin, mencatatkan clean sheet, serta menghindari cedera pemain jelang rangkaian pertandingan yang lebih menentukan.
Melihat perbedaan kualitas kedua tim saat ini, kemenangan dengan skor 3-0 atau bahkan 4-1 bukanlah target yang berlebihan. Namun, lebih dari sekadar angka di papan skor, pertandingan di Chonburi akan menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi tantangan yang sesungguhnya di Piala AFF 2026.
Penulis: Tommy R. Arief

