BerandaNewsEsai & OpiniDARI KOIN 1938 SAMPAI...

DARI KOIN 1938 SAMPAI BOLA MADIUN 2026: JEJAK INDONESIA YANG DILUPAKAN FIFA

OLEH: TOMMY RUSIHAN ARIEF

CAPE VERDE udah lolos. Kita belum.

Tapi tiap Piala Dunia digelar, nama Indonesia tetap ada di sana.
Kadang nyempil di tangan wasit lewat koin kuno.
Kadang mampir di kaki juara dunia lewat jahitan orang Madiun.
Jadi siapa bilang kita “gak pernah” ke Piala Dunia?

KOIN HINDIA BELANDA DI PRANCIS 1938
88 tahun lalu, kita udah jadi tim Asia pertama yang nginjak Piala Dunia.
Namanya masih Hindia Belanda. Lawannya Hungaria. Hasilnya 0-6. Pulang.

Tapi ada satu adegan yang gak pernah diulang di YouTube.
Wasitnya orang Inggris. Hobinya kolektor koin. Pas toss mau mulai, dia ngeluarin 2 koin dari sakunya.

Baca Juga :   Antara Orkestra Tiki Taka Spanyol VS Tarian Tango Argentina

OIF 3

Salah satunya: koin 1/2 Gulden Hindia Belanda tahun 1936.
Ting! Dilempar. Sah.

Sejak itu, Indonesia resmi punya “uang” yang pernah muter di tengah lapangan Piala Dunia.
Buat kolektor, itu barang mitologi.

MADE IN MADIUN, DIPAKE FINAL
Lompat ke 2022 Qatar. Bola resminya Al Rihla.
Lompat lagi ke 2026 USA-Meksiko-Kanada. Bola resminya Trionda.

Sama-sama lahir dari satu tempat: Desa Kedungrejo, Pilangkenceng, Madiun.
PT Global Way Indonesia. Pabriknya gak gede. Tapi Adidas percaya 2x berturut-turut.

Alasannya? Jahitan presisi + SDM terlatih.
Bola 2026 bahkan lebih gila. Ada sensor + chip di dalamnya. Data kecepatan, sentuhan, offside… langsung lari ke VAR.
Jadi pas final nanti, gol penentu juara dunia bisa jadi diputusin sama teknologi yang ada andil orang Indonesia di dalamnya.

Baca Juga :   Euforia Kemenangan Indonesia Atas Bahrain di Pokja PWI Jakarta Selatan

KALAH DI SKOR, MENANG DI CERITA
Kita emang belum nendang di lapangan.
Tapi kita udah nendang di sejarah.
Ada koin kita. Ada bola kita. Ada tangan kita.

Jadi kalau ada yang bilang “Indonesia kapan main di Piala Dunia?”
Jawab aja: “Udah main. Bolanya kita yang bikin. Koinnya kita yang punya. Tinggal pemainnya aja yang nyusul.”

Tim boleh pulang duluan.
Tapi warisan tetap jalan ke final.

*TOMMY RUSIHAN ARIEF, wartawan senior sepakbola

bee14d0f f442 4550 8b56 5f7911eca337

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Novak Djokovic Masih Jadi Raja Hadiah Uang Tenis Putra, Kantongi Lebih dari Rp3,1 Triliun

TERMINALNEWS.ID – Dominasi Novak Djokovic di dunia tenis putra tidak hanya...

Ferry Juliantono Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kab.Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, MEDAN - (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atar...

Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

TERMINALNEWS.ID, PASURUAN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran...

Ngontrak Stadion di Thailand, Timor Leste Jadi Ajang Pemanasan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

TERMINALNEWS.ID, CHONBURI – Ada pemandangan tak biasa di Piala AFF 2026....

- A word from our sponsors -