BerandaSportSoccerJurgen Klopp Kecam FIFA,...

Jurgen Klopp Kecam FIFA, Gianni Infantino, dan Donald Trump soal Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun

TERMINALNEWS.ID, NEWYORK – Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menjadi tokoh sepak bola terbaru yang melontarkan kritik keras terhadap keputusan FIFA yang menangguhkan hukuman kartu merah Folarin Balogun.

Klopp bahkan menyindir Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas dugaan campur tangan dalam keputusan tersebut.

Kontroversi bermula ketika Folarin Balogun dipastikan tetap menjadi starter Timnas Amerika Serikat pada laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Belgia, meski sebelumnya dijatuhi hukuman larangan bermain akibat kartu merah.

Keputusan untuk menangguhkan sanksi Balogun menjadi sorotan karena disebut sebagai kejadian pertama dalam sejarah Piala Dunia. Laporan menyebutkan bahwa tim pengacara Gedung Putih menemukan aturan FIFA yang jarang digunakan sehingga memungkinkan Balogun tetap dimainkan.

Donald Trump secara terbuka mengklaim bahwa dirinya memiliki peran besar dalam dibatalkannya hukuman Balogun.

Jurgen Klopp FIFA Donald Trump
Jurgen Klopp Kecam FIFA, Gianni Infantino, dan Donald Trump soal Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun – Jurgen Klopp (sportbible)

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa dirinya meminta agar keputusan tersebut ditinjau ulang setelah melihat tayangan insiden yang menyebabkan Balogun menerima kartu merah.

“Saya yang membuat mereka melakukannya,” kata Trump.

Trump juga menilai keputusan wasit memberikan kartu merah kepada Balogun merupakan kesalahan besar.

Baca Juga :   Indonesia Dibantai Jepang 0-6, Finis Keempat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Saya melihat tayangannya. Itu bukan pelanggaran, bahkan bukan sebuah pelanggaran yang layak dihukum. Wasit itu sangat mencurigakan jika melihat rekam jejaknya. Dia mengusir salah satu pemain terbaik kami.”

Trump bahkan mengaku awalnya tidak memahami arti kartu merah.

“Saya bahkan tidak tahu apa itu kartu merah. Setelah dijelaskan kepada saya, saya berkata, ‘Kalian pasti bercanda.'”

GettyImages 2283389108
Jurgen Klopp Kecam FIFA, Gianni Infantino, dan Donald Trump soal Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun – Donal Tump (sportbible)

Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan kemungkinan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, atau Harry Kane dilarang bermain.

“Bagaimana jika Messi, Ronaldo, atau Harry Kane tidak boleh bermain? Kami ingin tim terbaik menghadapi tim terbaik. Menang atau kalah harus berlangsung secara adil.”

Pernyataan Trump memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan sepak bola dunia.

Baca Juga :   Erick Thohir Resmikan Garuda Academy, Tegaskan Transformasi Sepak Bola Harus Bangun Ekosistem Berkelanjutan

Menurut laporan The Telegraph, Jurgen Klopp menyebut dugaan kesepakatan antara Donald Trump dan Gianni Infantino sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

“Ini olahraga kami, bukan milik mereka.”

“Jika Donald Trump dan Gianni Infantino benar-benar menyelesaikan masalah ini di antara mereka sendiri, itu adalah kegilaan. Hal itu membuat semua hal dipertanyakan.”

Klopp menilai sepak bola harus tetap dijalankan berdasarkan aturan yang berlaku, bukan karena pengaruh politik.

Gelombang Kritik Terhadap FIFA Terus Menguat

Sebelumnya, legenda Inggris Wayne Rooney juga mengecam FIFA secara terbuka. Rooney mengungkit pengalaman pribadinya saat harus menjalani hukuman larangan bermain pada momen penting turnamen internasional dan menilai semua pemain seharusnya diperlakukan dengan standar yang sama.

GettyImages 2282959713
Jurgen Klopp Kecam FIFA, Gianni Infantino, dan Donald Trump soal Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun – Gianni Infantino (sportbible)

Mantan Ketua Federasi Sepak Bola Inggris (FA), David Bernstein, turut menyampaikan kritik.

Baca Juga :   Simon Tahamata Tegaskan Scouting Bukan Sekadar Cari Pemain, Tapi Bentuk Karakter Timnas Masa Depan

“Keputusan ini merusak salah satu keindahan sepak bola, yakni penerapan aturan dan regulasi yang sama di seluruh dunia.”

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, juga ikut angkat bicara.

“Kartu merah tidak dibatalkan melalui panggilan telepon dari politisi. Kartu merah hanya dapat dibatalkan berdasarkan aturan, bukti, dan keputusan badan independen.”

Blatter menambahkan bahwa apabila seorang Presiden Amerika Serikat dapat memengaruhi Presiden FIFA hingga seorang pemain dinyatakan bebas bermain sebelum laga fase gugur Piala Dunia, maka muncul pertanyaan besar mengenai independensi FIFA.

“Sepak bola tidak boleh menjadi arena permainan kekuasaan politik.”

GettyImages 2284257447
Jurgen Klopp Kecam FIFA, Gianni Infantino, dan Donald Trump soal Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun – Folarin Balogun (sportbible)

Terlepas dari kontroversi tersebut, Folarin Balogun tetap dipercaya sebagai starter saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia.

Penyerang berusia 25 tahun itu memimpin lini depan tim asuhan Mauricio Pochettino bersama Christian Pulisic dan Sergiño Dest, dengan harapan melanjutkan performa produktifnya sepanjang turnamen.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Sylvester Stallone Tetap Aktif di Usia 80 Tahun, Masih Bermain Golf, Berakting, dan Menekuni Dunia Seni Lukis

TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Aktor legendaris Hollywood, Sylvester Stallone, genap berusia 80...

Will Smith dan Jada Pinkett Smith Dikabarkan Kembali Tinggal Serumah Setelah Bertahun-tahun Berpisah Rumah

TERMINALNEWS.ID, HOLLYWOOD – Hubungan pasangan Hollywood, Will Smith dan Jada Pinkett...

Sturman Panjaitan Tegaskan Penyusunan RUU Tentang Penyadapan Hadirkan Kepastian Hukum

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Sturman...

FIFA Bela Wasit yang Dikritik Donald Trump Usai Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun

TERMINALNEWS.ID, NEWYORK - Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, memberikan pembelaan...

- A word from our sponsors -

spot_img