BerandaSportSoccerMantan Asisten Sir Alex...

Mantan Asisten Sir Alex Ferguson Ungkap Satu-satunya Alasan Michael Carrick Bisa Gagal Jadi Pelatih Permanen Manchester United

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Masa depan kursi pelatih Manchester United tampaknya semakin mengarah kepada Michael Carrick. Namun, mantan asisten Sir Alex Ferguson, Rene Meulensteen, mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya baru akan dimulai jika Carrick resmi dipercaya menangani Setan Merah secara permanen.
Carrick mengambil alih posisi pelatih interim Manchester United hingga akhir musim setelah Ruben Amorim dipecat pada Januari lalu. Sejak saat itu, mantan gelandang United tersebut sukses membawa perubahan signifikan.
Di bawah arahan Carrick, Manchester United kembali lolos ke Liga Champions setelah absen selama dua musim. Dari 14 pertandingan yang dipimpinnya, Carrick mencatatkan 10 kemenangan dan dua hasil imbang.
Catatan impresif itu membuat pria berusia 44 tahun tersebut kini menjadi favorit kuat untuk mendapatkan jabatan pelatih kepala secara permanen.
Michael Carrick
Michael Carrick
Meski demikian, Rene Meulensteen menilai Carrick masih harus membuktikan dirinya lagi jika benar-benar mendapat kontrak jangka panjang di Old Trafford.
“Michael diminta mengambil alih tim dan sejujurnya dia tidak bisa melakukan lebih banyak lagi dari yang diharapkan klub,” kata Meulensteen kepada SPORTbible.
“Target utamanya jelas membawa United kembali ke Liga Champions dan memainkan sepak bola yang lebih baik. Saya pikir dia berhasil melakukan keduanya.”
Meulensteen juga menilai masalah Manchester United sebenarnya tidak terlalu rumit untuk diperbaiki setelah kepergian Ruben Amorim.
“Sejak awal saya merasa masalah United tidak terlalu sulit diperbaiki. Semuanya soal logika sederhana. Mengubah sistem permainan, memakai empat bek, dua gelandang bertahan, lalu memaksimalkan pemain depan,” ujarnya.
Namun, pria yang pernah menjadi pelatih tim utama United selama lima tahun itu menegaskan bahwa musim depan akan jauh lebih berat bagi Carrick.
“Orang harus realistis melihat situasi yang dihadapi Michael dalam tiga atau empat bulan terakhir. Tidak ada pertandingan piala, tidak ada laga tengah pekan, dan tidak ada Liga Champions,” lanjut Meulensteen.
“Semua itu akan menjadi tantangan yang benar-benar berbeda ketika menjalani satu musim penuh.”

Kenal Carrick

Meulensteen mengenal Carrick dengan sangat baik karena pernah bekerja bersama di era kejayaan Manchester United. Keduanya memenangkan tiga gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub sebelum Meulensteen meninggalkan Old Trafford pada 2013 setelah kedatangan David Moyes.

Baca Juga :   PSF FA Tekuk Putera Betawi 1-0 di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025

Saat ini Meulensteen bekerja sebagai asisten pelatih tim nasional Irak. Ia percaya Carrick memiliki karakter yang tepat untuk memimpin Manchester United.

“Saya percaya memberikan pekerjaan ini kepada Michael karena saya mengenalnya sebagai pemain dan pribadi,” katanya.

“Dia tenang, komunikasinya bagus, dan pemain pasti menghormatinya karena apa yang telah dia capai bersama United.”

Menurut Meulensteen, kemampuan membangun budaya tim menjadi faktor penting bagi seorang manajer sukses.

“Semuanya dimulai dari budaya tim. Kalau manajer gagal membangun budaya yang tepat, semuanya bisa runtuh,” ujar Meulensteen.

Ia bahkan menilai Manchester United seharusnya sudah bisa bersaing dalam perebutan gelar jika Carrick datang lebih cepat.

“Andai Michael datang tiga atau empat bulan lebih awal, mungkin United sudah bersaing memperebutkan gelar sekarang,” tambahnya.

Baca Juga :   Format Baru Liga Champions Mulai Musim 2027/28 Siap Dirilis UEFA

Pertimbangkan Opsi Lain

Meski Carrick tampil mengesankan, Manchester United dikabarkan masih belum membuat keputusan final terkait posisi pelatih permanen.

Meulensteen memahami alasan manajemen Setan Merah tetap membuka opsi lain, terutama jika ada pelatih kelas dunia yang tersedia.

“Apakah United membutuhkan pelatih top seperti Luis Enrique atau Carlo Ancelotti jika mereka tersedia?” kata Meulensteen.

“Anda berbicara soal pelatih serial juara yang tahu bagaimana memenangkan liga besar dan Liga Champions.”

Menurutnya, pengalaman menjadi juara di level tertinggi menjadi satu-satunya hal yang saat ini masih kurang dari sosok Carrick.

“Namun sejauh ini semua tanda-tandanya sangat positif,” tegas Meulensteen.

Ia juga mengingatkan bahwa mengganti pelatih lagi bisa menjadi risiko besar bagi Manchester United jika keputusan tersebut ternyata gagal.

Baca Juga :   Debut Impian Mitchell Lee Baker, "Si Bokor" Cetak Hattrick saat Indonesia Gilas Kamboja 5-1

“Ada bahaya jika United tidak memilih Michael, lalu mendatangkan pelatih lain dan itu kembali tidak berhasil. Pada akhirnya mereka bisa saja kembali meminta Michael untuk menyelamatkan situasi,” tutupnya. (INO)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Mitsubishi Fuso Tawarkan Solusi Cold Chain Terintegrasi untuk Industri Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjaga kualitas produk pangan selama proses distribusi bukan...

- A word from our sponsors -