TERMINALNEWS.ID, HOLLYWOOD – Lebih dari 45 tahun setelah film musikal legendaris Grease menjadi fenomena budaya pop dunia, aktris Didi Conn mengenang pengalaman unik saat proses syuting yang menurutnya menjadi kunci terciptanya chemistry kuat antarpemeran.
Dalam wawancara eksklusif dengan PEOPLE yang berkaitan dengan kampanye terbarunya bersama Laura Geller Beauty, Conn yang kini berusia 74 tahun mengungkapkan bahwa para pemain Grease benar-benar menghidupkan karakter mereka, baik di depan maupun di luar kamera.
Menurut Conn, sebagian besar pemeran sebenarnya berusia lebih tua dibandingkan karakter remaja yang mereka perankan. Karena itu, mereka sepakat untuk tetap berperan sebagai karakter masing-masing selama berada di lokasi syuting.
“Begitu kami selesai berdandan dan rambut sudah ditata, kami langsung menjadi karakter yang kami mainkan,” ujar Conn.
Conn sendiri memerankan karakter Frenchy, siswi sekolah kecantikan yang keluar sebelum lulus. Film tersebut juga dibintangi sejumlah nama besar seperti Olivia Newton-John, John Travolta, Stockard Channing, dan Jeff Conaway.
“Tidak ada yang memanggil saya Didi. Saya adalah Frenchy. Begitu juga Stockard, dia adalah Rizzo,” kata Conn.
Pendekatan tersebut membuat hubungan para pemeran berkembang secara alami sebagai kelompok Pink Ladies dan T-Birds di SMA fiktif Rydell High.
Conn mengaku metode itu memberi kebebasan kepada para pemain untuk benar-benar berperilaku seperti remaja yang penuh semangat dan kesenangan.

“Hubungan kami satu sama lain mulai terbentuk dan itu luar biasa. Kami bisa menjadi anak-anak SMA yang sedikit gila, bersenang-senang, dan menikmati setiap momen. Kami benar-benar memiliki waktu yang sangat menyenangkan,” tuturnya.
Dirilis pada Juni 1978, Grease berhasil menjadi film musikal dengan pendapatan tertinggi pada masanya.
Film tersebut melahirkan sejumlah lagu hit yang masih dikenang hingga kini, termasuk You’re the One That I Want, Summer Nights, dan Hopelessly Devoted to You.
Meski puluhan tahun telah berlalu sejak para pemain mengenakan jaket kulit dan jaket satin merah muda ikonik mereka, Conn mengatakan persahabatan yang terjalin selama produksi film tetap bertahan hingga sekarang.
“Sejujurnya, di akhir film kami mengatakan akan selalu bersama, dan itu memang terjadi. Kami semua masih berteman hingga saat ini,” ungkapnya.
Di luar kenangannya tentang Grease, Conn baru-baru ini bekerja sama dengan Laura Geller Beauty dalam kampanye nostalgia untuk mempromosikan produk Full Root-ine Hair & Brow Concealing Cream + Powder.
Sebagai penghormatan ringan terhadap adegan ikonik “Beauty School Dropout” dalam Grease, Conn tampil dalam iklan bergaya humor bertajuk “Beauty Service Announcement”. Kampanye tersebut mengajak perempuan memilih solusi kecantikan sederhana di rumah dibandingkan harus mengeluarkan biaya besar untuk perawatan salon.
Kampanye itu diluncurkan secara eksklusif melalui Amazon Prime Day pada 22 Juni.
Meski artikel sumber tidak menyebutkan nominal biaya salon maupun nilai pendapatan film, sehingga tidak ada angka yang dapat dikonversi ke rupiah, kisah Conn menunjukkan bahwa semangat kebersamaan para pemain Grease tetap hidup lebih dari empat dekade setelah film tersebut pertama kali dirilis.


