JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Di balik keriuhan Ramadhan, ada cerita kebaikan yang tak terduga. Dr. Sona Sulistyo, M.Biomed, seorang dokter kecantikan yang mungkin lebih sering dikenal dengan senyumnya yang mempesona, mengambil waktu dari kesibukannya untuk memberikan sentuhan kemanusiaan di Mampang Tegal Parang, Jakarta. Pada tanggal 3 April, ia bergabung dengan jurnalis dari Media Satu Warna dalam upaya besar bagi-bagi takjil dan kepedulian sosial.
Inisiatif yang terus tumbuh ini bukan hanya sekadar pembagian takjil dan santunan kepada para yatim piatu. Ini adalah cerminan dari semangat kebersamaan dalam sebuah bulan yang dianggap penuh berkah. Di tengah hiruk pikuk kota besar, mereka membawa cahaya kecil dari kebaikan yang tak terhingga.
“Keterlibatan dalam momen ini adalah suatu kehormatan bagi saya,” kata dr. Sona, dengan mata bersinar dan hati penuh rasa syukur. “Kecantikan sesungguhnya terpancar dari hati yang penuh kasih.”
Bagi banyak orang, Ramadhan adalah tentang refleksi dan pemberian. Bagi dr. Sona, itu adalah momen untuk merangkul keberkahan dalam segala bentuknya. Melalui tindakan ini, ia ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kekuatan untuk membuat perbedaan, bahkan dalam detik-detik paling sibuk sekalipun.
“Ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang memberi arti pada kehidupan orang lain,” tambahnya, dengan senyum yang tulus.
Dalam momen ketika dunia sering kali terlihat gelap, sinar kebaikan seperti ini adalah apa yang mendorong kita untuk terus maju. Bersama-sama, mereka membuktikan bahwa kebaikan tidak pernah terlalu kecil untuk diberikan, dan kemanusiaan tidak pernah kalah dengan kesibukan.
Dengan harapan yang tulus, dr. Sona dan tim Media Satu Warna berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya akan memberikan bantuan praktis kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga akan menyulut api kebaikan dalam hati setiap orang yang menyaksikannya.


