BerandaNewsLuar NegeriKisah Mengharukan, Anjing Gagal...

Kisah Mengharukan, Anjing Gagal Lulus Sekolah Anjing Layanan Kini Jadi Sumber Inspirasi

KOLORADO, TERMINALNEWS.ID – Sam Welborn awalnya tidak siap untuk memelihara anjing lagi. Setelah anjing masa kecilnya, Bridger, meninggal dunia, ia merasa ragu membuka hati untuk hewan peliharaan baru. Ia takut dianggap terlalu cepat “menggantikan” sosok yang begitu berarti dalam hidupnya.

Namun, segalanya berubah ketika Leo hadir dalam hidupnya.

Perempuan 34 tahun yang tinggal di Colorado itu mengaku sempat berada dalam masa transisi. Di satu sisi ia merindukan kehadiran anjing sebagai teman setia, tetapi di sisi lain belum benar-benar siap secara emosional. Hingga suatu hari, ia menerima telepon dari seorang temannya yang merupakan pelatih anjing layanan.

Temannya memberi tahu bahwa ada seekor anjing yang sangat spesial, tetapi tidak akan lulus dari program pelatihan anjing layanan. Anjing itu bernama Leo. Sang pelatih menawarkan Welborn untuk mengadopsinya jika ia merasa siap.

Leo gagal menyelesaikan pelatihan bukan karena kurang cerdas, melainkan karena masalah perilaku. Ia terlalu bersemangat saat bertemu orang baru. Leo kerap melompat tinggi ke udara, menggeliat penuh antusias, dan sulit menahan kegembiraannya. Sifat itu membuatnya dianggap berisiko bagi orang dengan gangguan mobilitas.

Baca Juga :   BLACKPINK Siap Comeback dengan Album Baru November 2025
pul 39
Kisah Mengharukan, Anjing Gagal Lulus Sekolah Anjing Layanan Kini Jadi Sumber Inspirasi – Leo dan anjing lain (people)

Selain itu, Leo gemar membantu — terkadang berlebihan. Ia suka mengambil barang dan membawanya kepada pemiliknya. Namun, tak jarang ia juga “membantu dirinya sendiri” dengan mengambil benda yang bukan miliknya jika tidak diawasi.

Meski begitu, ada satu hal yang membuat Welborn tersentuh: sifat dan tingkah Leo sangat mirip dengan anjingnya terdahulu. Ia sempat bimbang dan merasa bersalah jika harus memulai kisah baru dengan anjing lain.

Tetapi akhirnya ia meyakinkan diri bahwa tidak ada keputusan yang salah. Jika ia mengadopsi Leo, itu adalah keputusan yang tepat. Jika tidak, Leo pasti akan menemukan rumah yang memang ditakdirkan untuknya.

Pada 2020, Leo — seekor English Labrador Retriever — resmi menjadi bagian dari keluarga Welborn.

Sejak saat itu, kehidupan Welborn dipenuhi momen-momen unik dan menggemaskan. Melalui akun TikTok miliknya, ia sering membagikan video Leo yang membawa berbagai barang, mulai dari sepatu yang tidak berpasangan hingga bola untuk bermain lempar tangkap.

Baca Juga :   Perang Memasuki Hari Keenam: Iran Luncurkan Rudal Baru ke Israel

Di setiap video, ia selalu mengucapkan, “Terima kasih, Leo,” sebagai bentuk apresiasi atas “hadiah-hadiah” kecil tersebut.

Terkadang barang yang dibawa Leo adalah benda yang baru saja digunakan Welborn. Namun, ada juga yang benar-benar acak. Bahkan saat Welborn sedang berkemas, Leo bisa membongkar koper secara perlahan dan membawa isinya satu per satu ke lantai bawah.

Ada pula momen lucu ketika Leo hampir mencuri permen dari seorang anak kecil di sebuah parade. Ia juga diketahui mampu membuka lemari dan mengambil makanan sendiri jika menginginkannya.

pul 40
Kisah Mengharukan, Anjing Gagal Lulus Sekolah Anjing Layanan Kini Jadi Sumber Inspirasi – Leo (people)

Namun, Welborn tak pernah marah. Ia sudah terbiasa menghadapi tingkah unik seperti itu, bahkan anjingnya terdahulu pernah mencuri kalkun Natal dari atas meja dapur.

Awalnya, Welborn membuat akun TikTok untuk konten pemasaran dan bisnis. Ia tak berniat membagikan kehidupan pribadinya. Namun, ia merasa Leo memiliki kualitas istimewa yang bisa menyentuh banyak orang. Dan benar saja, video-video Leo ternyata mendapat respons luar biasa.

Banyak orang mengirim pesan bahwa kisah Leo membantu mereka melewati hari-hari sulit. Beberapa bahkan mengaku pernah merasa gagal dalam hidup, tetapi menemukan jalan mereka sendiri — seperti Leo yang gagal menjadi anjing layanan, namun sukses dengan caranya sendiri.

Baca Juga :   Semangat Layanan Petugas Kesehatan Tak Pernah Surut Dalam Melayani Para Jemaah

Welborn mengaku hampir selalu menangis membaca komentar-komentar hangat dari warganet. Ia bahagia karena Leo bisa memberi dampak positif bagi banyak orang.

Menurutnya, meski Leo “gagal” lulus sekolah anjing layanan, ia tetap membantu orang setiap hari — bahkan tanpa seragam resmi. Saat Welborn masih berduka karena kehilangan anjing lamanya, ia pernah menangis beberapa hari setelah mengadopsi Leo karena merasa bersalah sudah mencintai anjing baru.

Saat itulah Leo menghampirinya, meringkuk di sampingnya di sofa, dan meletakkan kepalanya dengan lembut. Tatapan Leo seolah berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja.

“Dia membantu saya melewati banyak hal,” ujar Welborn. “Kecerdasannya luar biasa. Dia tahu kapan seseorang membutuhkannya. Dia benar-benar salah satu makhluk paling membantu di dunia.”

Kisah Leo membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Terkadang, jalan yang berbeda justru membawa makna yang lebih besar dari yang pernah dibayangkan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Mitsubishi Fuso Tawarkan Solusi Cold Chain Terintegrasi untuk Industri Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjaga kualitas produk pangan selama proses distribusi bukan...

- A word from our sponsors -