LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Mo Salah resmi dicoret dari skuad Liverpool untuk laga Liga Champions kontra Inter Milan setelah komentarnya yang menyinggung klub dan pelatih Arne Slot memicu kegaduhan besar.
Insiden ini bermula setelah Salah hanya menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan dalam hasil imbang 3-3 melawan Leeds United akhir pekan lalu. Bintang asal Mesir itu kemudian mendatangi wartawan di mixed zone Elland Road untuk meluapkan kekesalannya.
Dalam wawancara yang memicu kontroversi, Salah menuding Liverpool telah “melemparkannya ke bawah bus” dan merasa ada pihak yang ingin menjadikannya kambing hitam. Ia juga mengaku tidak memiliki hubungan dengan Slot dan merasa “ada seseorang yang tidak menginginkan saya di klub”.
Komentar panas tersebut langsung menjadi sorotan. Arne Slot pun memberikan respons dalam konferensi pers jelang laga melawan Inter Milan. Slot memastikan Salah dicoret dari skuad, menyebut klub harus “bereaksi sebagai sebuah institusi”, dan mengaku terkejut dengan pernyataan sang pemain.
Alisson: “Ini Konsekuensi dari Tindakannya”
Kiper utama Liverpool, Alisson Becker, menjadi pemain pertama yang berbicara terbuka mengenai situasi Salah. Dalam konferensi pers bersama Slot, Alisson menyebut absennya Salah adalah dari tindakan sang pemain.
“Ini bukan situasi yang mudah, tapi sebagai tim kami mencoba menyikapinya dengan baik,” ujar Alisson.
“Saya sudah bermain dengan Mo selama bertahun-tahun, satu tahun di Roma dan delapan tahun di Liverpool. Dia pria baik, berkarakter, dan legenda klub. Tentu saya tidak senang dengan situasi ini. Tapi di sepak bola, tidak banyak waktu untuk mengeluh.”
Alisson menegaskan bahwa fokus tim kini tertuju pada laga besar melawan Inter Milan yang tampil sangat baik musim ini.
Ia juga menyampaikan bahwa hubungan personalnya dengan Salah tetap baik, namun pembicaraan internal akan dilakukan secara pribadi.
“Tidak banyak yang saya bicarakan dengan Mo soal ini. Tapi dia cukup pintar untuk tahu bahwa ini adalah akibat dari apa yang ia lakukan,” lanjut Alisson.
Akankah Mo Salah Bermain Lagi untuk Liverpool?
Situasi ini menimbulkan spekulasi besar mengenai masa depan Mo Salah di Anfield, apalagi setelah ia baru saja menandatangani kontrak baru hingga 2027. Alisson berharap masalah ini bisa selesai dan Salah kembali bermain untuk Liverpool.
“Saya berharap dia bermain lagi. Kami ingin yang terbaik untuk Mo, tapi sebagai pemain Liverpool kami juga ingin yang terbaik untuk klub. Semoga semuanya selesai dengan baik untuk semua pihak.”
Carragher: “Salah Memalukan, Ini Sudah Direncanakan”
Sementara itu, komentar paling keras datang dari legenda Liverpool, Jamie Carragher, di acara Monday Night Football.
Carragher menyebut tindakan Salah sebagai “memalukan” dan menilai wawancara di mixed zone tersebut “sudah dikoreografikan” dengan agen sang pemain untuk memberikan tekanan pada klub.
Ia bahkan menuduh Salah bersikap egois dengan menyeret kegagalannya bersama timnas Mesir dan Chelsea untuk memosisikan diri sebagai pihak yang dizalimi.


