BerandaNewsNasionalFerry Juliantono Teken SKB...

Ferry Juliantono Teken SKB Untuk Percepat Pembangunan Gerai dan Gudang Kopdes/ Kel Merah Putih

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pemerintah resmi menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Percepatan Pembangunan Fisik dan Operasional Gerai serta Pergudangan Koperasi Desa Merah Putih, Kamis (9/10) di Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koperasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Menteri Keuangan, Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, dan Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa penandatanganan SKB tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

Keberadaan SKB ini menjadi panduan utama bagi semua stakeholder dalam rangka percepatan operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih terutama pembangunan fisik gudang dan gerai serta sarana pendukungnya.

“Hari ini alhamdulillah telah kita laksanakan penandatanganan SKB, insyaallah dalam waktu segera mungkin akan dilakukan proses pembangunan fisik berupa gudang, gerai-gerai dan kelengkapan di seluruh desa dan kelurahan yang ada,” kata Menkop Ferry Juliantono dalam sambutannya.

Baca Juga :   Sulcata FC Juara ‘FSMI Sportify Cup 2024’ Usai Tundukkan Afkar FC 4-2
pul 53
Ferry Juliantono Teken SKB Untuk Percepat Pembangunan Gerai dan Gudang Kopdes/ Kel Merah Putih

Menkop Ferry menyampaikan bahwa seluruh Kementerian dan Lembaga yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih dipastikan akan berupaya maksimal agar seluruh Kopdes/ Kel Merah Putih segera memiliki gudang dan gerai-gerai yang aktif untuk melayani masyarakat.

Diharapkan pembangunan ini dapat berjalan lancar dan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

“Insyaallah setelah terbentuk dan terbangun, operasionalisasinya akan dilakukan segera. Kita akan turun kembali ke desa agar gerai bisa beroperasi di bulan Oktober ini,” kata Menkop.

Mengenai mekanisme pendanaan, Menkop Ferry memastikan bahwa proses pencairan dana tidak akan menjadi kendala karena telah diatur melalui kerja sama dengan BPI Danantara. Plafon pembiayaan untuk pembangunan aset Kopdes/ Kel Merah Putih ini disediakan masing-masing sekitar Rp3 miliar.

Baca Juga :   Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Menkop: Tingkatkan Kinerja Guna Mendukung Program Strategis Nasional

“Soal proses pencairannya akan beres karena ada Danantara, jadi tinggal jalan. Masing-masing plafon Rp3 miliar bisa digunakan untuk pembangunan fisik, sarana kelengkapan, serta modal kerja,” tuturnya.

Sebagai upaya memudahkan dan mempercepat realisasi pembangunannya, Menkop Ferry menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama yang erat lintas Kementerian dan Lembaga termasuk dengan pemerintah daerah. Tanpa kerja sama yang solid, percepatan operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih akan tersendat.

“Kita harus kompak, sinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat desa agar pembangunan fisik dan operasional Kopdes ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menilai SKB ini merupakan tahapan penting untuk memastikan pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih berjalan efektif dan terukur.

Senada dengan Menkop Ferry Juliantono, Menteri Yandri menyebut peran dari kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi ujung tombak dari kelancaran pembangunan aset fisik dan operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih.

Baca Juga :   7 Hal yang Harus Dihindari saat Live Streaming TikTok agar Tidak Kena Banned

Menteri Yandri berharap pemerintah desa dan seluruh perangkatnya dapat dan mengawal pelaksanaan program ini secara optimal agar target pemerintah untuk mewujudkan pembangunan dan pemerataan ekonomi dapat tercapai.

“Kami pesan kepada seluruh pihak, ayo sambut baik program yang sangat luar biasa ini. Kita sukseskan bersama karena Kopdes adalah cara jitu pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan di desa,” kata Yandri.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Askolani menyatakan dukungan penuh terhadap pembiayaan program Kopdes melalui APBN. Ia optimis melalui program Kopdes ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di desa.

“Kita tahu program ini akan memberikan nilai tambah ekonomi, menambah lapangan kerja, mendukung daya beli, dan memperkuat pembangunan desa,” kata Askolani.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Film Anak-Anak Bambu Angkat Filosofi Bambu untuk Bentuk Generasi Tangguh

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Film Anak-Anak Bambu hadir sebagai tontonan keluarga yang...

Lotus Crown Palace Disebut Bernilai Rp113 Triliun, Tawarkan Kemewahan Bak Istana Kerajaan

TERMINALNEWS.ID - Lotus Crown Palace menjadi sorotan karena digambarkan sebagai salah...

Cinta Laura: Sejak Usia Lima Tahun Saya Sudah Atlet, Olahraga Jadi Bagian Hidup

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Aktris sekaligus penyanyi Cinta Laura mengungkapkan bahwa kecintaannya...

Kemenkop Serap Anggaran 2025 Capai 87,25 Persen, Fokus Perkuat Program Koperasi Merah Putih

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) merealisasikan anggaran Tahun Anggaran (TA)...

- A word from our sponsors -

spot_img