JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Film Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Karya terbaru berjudul Esok Tanpa Ibu dengan judul internasional Mothernet, produksi BASE Entertainment dan Beacon Film, resmi terpilih untuk berkompetisi di Busan International Film Festival (BIFF) 2025.
Film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo, Ringgo Agus Rahman, dan Ali Fikry ini masuk ke dalam program Vision Asia, yang setiap tahunnya menyoroti karya-karya sinema independen dari Asia. Tahun ini, hanya 11 film dari berbagai negara yang berhasil masuk kategori prestisius tersebut.
Disutradarai oleh Ho Wi-ding, sineas Malaysia peraih Platform Prize di Toronto International Film Festival 2018, Esok Tanpa Ibu menghadirkan kisah menyentuh tentang Rama (Ali Fikry), seorang remaja yang kehilangan ibunya—satu-satunya orang yang paling ia percaya. Dalam kesedihannya, Rama bertemu dengan I-BU, sebuah program AI yang diciptakan temannya untuk menghadirkan sosok penuh kasih layaknya sang ibu.
Produser Shanty Harmayn menyebut keikutsertaan film ini di Busan adalah perayaan sinema Asia. “Film ini lahir dari kolaborasi lintas negara dengan visi mendorong batas kreatif sekaligus menghadirkan pesan mendalam tentang hubungan anak dan orangtua,” ujarnya.
Sementara itu, Dian Sastrowardoyo yang juga terlibat sebagai produser mengaku bangga film perdananya di bawah bendera Beacon Film bisa langsung menembus festival film terbesar di Asia. “Semoga film ini bisa memberi warna baru di lanskap sinema Asia dan membuka jalan bagi talenta-talenta Indonesia ke kancah global,” ungkapnya.
Busan International Film Festival 2025 akan menjadi edisi ke-30 sejak digelar pertama kali pada 1996. Festival ini dikenal sebagai jendela utama dunia untuk melihat perkembangan terbaru perfilman Asia dan menjadi ajang bergengsi bagi para sineas muda maupun berpengalaman.
Ikuti kabar terbaru film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) melalui akun Instagram resmi @base.id.

