JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Petenis muda asal Prancis, Arthur Gea, kembali mencatatkan prestasi gemilang setelah menjuarai ajang Amman Men’s World Tennis Championship Seri IV M-25 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.
Gelar ini sekaligus menjadi trofi keduanya secara beruntun setelah sebelumnya juga tampil sebagai juara pada seri ketiga pekan lalu.
Keberhasilan Gea terasa semakin istimewa karena diraih tepat pada momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Final tunggal putra yang digelar Minggu (17/8/2025) diawali dengan upacara bendera sebelum pertandingan dimulai, menambah atmosfer sakral di lapangan.
Dalam laga final, Gea tampil agresif sejak awal. Servis keras dan groundstroke tajam menjadi senjata utama petenis berusia 20 tahun tersebut.
Di set pertama, Gea mencatat tiga ace dan unggul dalam reli panjang dengan tingkat keberhasilan mencapai 76 persen.
Hasilnya, ia dengan mudah mengamankan set pembuka dengan skor telak 6-1.
Petenis Australia, Philip Sekulic, yang menjadi lawannya di final, sempat berupaya bangkit pada set kedua.
Ia mencoba meningkatkan kecepatan permainan dengan mengandalkan kekuatan pukulan. Namun strategi tersebut justru berbalik menjadi bumerang.
Kesalahan demi kesalahan dilakukan Sekulic akibat tekanan dari permainan konsisten Gea.
Passing shot dari garis belakang yang terus dilepaskan Gea membuat Sekulic frustrasi dan akhirnya menyerah 2-6.
Dengan hasil ini, Gea memastikan kemenangan dua set langsung, 6-1, 6-2. Bagi Sekulic, kekalahan ini terasa pahit karena ia kembali tumbang di tangan Gea, setelah pekan sebelumnya juga kalah di final seri ketiga dengan skor 7-6(1), 6-4.
Kemenangan di seri keempat menambah koleksi gelar Gea di ajang ITF World Tennis Tour menjadi enam.
Ia pun berhasil meraih 25 poin tambahan serta hadiah uang sebesar 4.612 dolar AS. Sementara Sekulic sebagai runner-up mendapatkan hadiah 2.701 dolar AS dan trofi perak.
“Rasanya luar biasa bisa menjuarai turnamen ini dua kali berturut-turut di Bali. Saya sangat puas dengan performa permainan saya yang terasa stabil dari seri ketiga hingga keempat. Dua gelar ini memberi motivasi lebih untuk terus meningkatkan level dan peringkat saya,” ujar Gea seusai menerima penghargaan.
Direktur Turnamen, Lani Sardadi, mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan penyelenggaraan Amman Men’s World Tennis Championship 2025 yang berlangsung sejak 21 Juli hingga 17 Agustus.
Empat seri kompetisi internasional itu berjalan lancar dan menghadirkan pertandingan-pertandingan berkualitas.
“Ini pencapaian yang membanggakan, bukan hanya bagi penyelenggara, tetapi juga bagi dunia tenis di Indonesia. Kehadiran petenis-petenis muda berbakat dari berbagai negara menjadi bukti bahwa turnamen ini mendapat tempat penting di kalender internasional,” kata Lani.
Acara final juga dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang secara langsung menyerahkan trofi kepada juara.
Kehadiran pemerintah, menurut Lani, menjadi sinyal positif atas dukungan negara terhadap perkembangan tenis di Tanah Air.
Menpora dalam sambutannya menekankan bahwa turnamen internasional di Bali memiliki dua manfaat strategis.
Pertama, meningkatkan prestasi tenis nasional dengan menghadirkan persaingan berkelas dunia.
Kedua, memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) yang mampu menarik perhatian global.
“Pemerintah berkomitmen mendukung turnamen tenis internasional agar menjadi agenda rutin di Bali. Harapannya, semakin banyak petenis nasional yang mendapat kesempatan tampil di level tinggi sekaligus mempromosikan pariwisata Indonesia,” ujar Menpora.
Setelah empat seri Amman Men’s World Tennis Championship berakhir, kompetisi akan berlanjut dengan jeda sepekan.
Seri kelima bertajuk Universal Tennis Tour Pro Tennis akan digelar pada 25–31 Agustus 2025 dengan total hadiah 20 ribu dolar AS.
Kemudian, rangkaian seri keenam dan ketujuh dengan label M-25 akan dilangsungkan mulai 1 September hingga 14 September 2025.
Masing-masing seri menawarkan hadiah total 30 ribu dolar AS. Kehadiran lanjutan turnamen ini diharapkan semakin mengukuhkan Bali sebagai pusat penyelenggaraan tenis internasional di kawasan Asia.
Hasil Final Tunggal Putra Amman Men’s World Tennis Championship Seri IV M-25
- Arthur Gea (Prancis) vs Philip Sekulic (Australia) 6-1, 6-2
Dengan torehan gemilang ini, Arthur Gea menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia tenis.
Konsistensi permainannya di Bali menjadikannya sorotan utama dalam ITF World Tennis Tour 2025, sekaligus memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di level internasional.

