JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Genap berusia 59 tahun, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini membuktikan bahwa peran istri prajurit bukan sekadar pelengkap—melainkan pilar penting dalam kekuatan keluarga dan ketahanan bangsa.
Momentum peringatan HUT ke-59 yang digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta pada Kamis (31/7/2025) menjadi momen istimewa yang penuh rasa haru dan semangat kebangsaan.
Dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Pembina Utama dan didampingi sang istri, Ketua Umum IKKT Ny. Evi Agus Subiyanto, acara ini mengangkat tema:
“IKKT Pragati Wira Anggini Bersinergi Bersama TNI Mewujudkan Ketahanan Pangan Menuju Keluarga Tangguh dan Prima.”
Dari Rumah Tangguh, Lahir Bangsa yang Kuat
Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pengabdian panjang IKKT dalam mendampingi keluarga besar TNI—baik dalam suka maupun duka.
“Selamat ulang tahun ke-59 untuk seluruh anggota IKKT. Teruslah menjadi kekuatan yang tak terlihat, tetapi sangat terasa. Keluarga yang kuat, menciptakan prajurit yang tangguh,” tegasnya.
Ketua Umum IKKT, Ny. Evi Agus Subiyanto, mengajak seluruh anggota untuk terus bergerak aktif membangun ketahanan pangan dan keluarga.
“Kita adalah bagian dari sistem pertahanan bangsa. Peran kita bukan di medan tempur, tapi di medan pengabdian yang tak kalah penting: keluarga, masyarakat, dan nilai-nilai,” ujarnya penuh semangat.
Penghormatan kepada Sosok Inspiratif
Dalam momen penuh haru, potongan tumpeng HUT diserahkan kepada Ny. Rachel Managor Ambarita dari Cabang BS XIII Paspampres, anggota IKKT yang juga seorang pilot pesawat komersial—simbol bahwa istri prajurit mampu menginspirasi dan berkarya di berbagai medan.
Acara juga menjadi ruang penghormatan dan kepedulian dengan pemberian tali asih kepada warakawuri, anak yatim, penyandang disabilitas, dan anggota yang tengah sakit menahun.
Sapa Anggota Hingga Luar Negeri
Melalui sambungan video konferensi, Ny. Evi Agus menyapa hangat anggota IKKT di berbagai negara seperti Jepang, Australia, Turki, dan Singapura. Dari balik layar, terlihat wajah-wajah penuh semangat dan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar TNI.
Lebih dari Sekadar Organisasi
Dalam usianya yang hampir enam dekade, IKKT telah menjelma menjadi lebih dari sekadar organisasi istri TNI. Ia adalah rumah besar tempat solidaritas tumbuh, tempat ketangguhan dibentuk, dan tempat pengabdian dijalankan dengan hati.
Peringatan ini bukan hanya selebrasi, tetapi juga refleksi: bahwa mendampingi bukan berarti di belakang, melainkan berjalan sejajar, bahkan kadang mendahului—demi keluarga, prajurit, dan Indonesia.

