MIAMI, TERMINALNEWS.ID – Legenda NBA, Shaquille O’Neal, baru-baru ini mengungkapkan empat pemain yang paling membuatnya gentar selama kariernya di liga basket paling bergengsi di dunia.
Keempat pemain tersebut adalah Michael Jordan, Patrick Ewing, Dominique Wilkins, dan David Robinson, yang semuanya merupakan bintang All-Star, anggota tim All-NBA, dan telah masuk dalam Hall of Fame NBA.
O’Neal, yang dikenal dengan dominasinya di bawah ring, mengakui bahwa ia merasa “ketakutan” saat pertama kali berhadapan dengan para pemain ini.
“Saya menyebutkan ini beberapa bulan yang lalu tentang bagaimana saya sangat ketakutan ketika bermain melawan Jordan,” kata O’Neal. “Hanya ada beberapa pemain yang membuat saya ketakutan saat pertama kali saya menghadapinya.”
Berikut adalah profil singkat dari para pemain yang membuat Shaquille O’Neal gentar:
Michael Jordan
Michael Jordan secara luas dianggap sebagai pemain basket terbaik sepanjang masa. Sang legenda NBA ini menaklukkan segalanya selama kariernya bersama Chicago Bulls.
Bermain sebagai shooting guard, Jordan tampil begitu dominan hingga tak ada pemain yang mampu menyainginya—bahkan Shaquille O’Neal pun mengakui bahwa Jordan memiliki aura luar biasa yang membuatnya takut saat harus berhadapan di lapangan.

“Dia satu-satunya orang yang membuat saya merasa takut di lapangan,” kata O’Neal. “Saya mengaguminya sejak SMA, lalu di perguruan tinggi pun saya masih mengidolakannya. Dan tiba-tiba, dia ada tepat di depan saya.”
Pengaruh Jordan terhadap kesuksesan Chicago Bulls tak tertandingi. Sifat kompetitifnya yang ekstrem menular ke rekan satu timnya, memaksa mereka untuk tampil maksimal setiap malam. Dengan koleksi penghargaan MVP, gelar juara NBA, hingga penampilan All-Star yang berulang kali, Jordan tetap dianggap sebagai pemain basket nomor satu dalam sejarah—termasuk oleh Shaquille O’Neal sendiri.
Patrick Ewing: Sang Raksasa dari Georgetown
Patrick Ewing, yang dikenal dengan permainan fisiknya yang keras, adalah salah satu pemain yang sangat dihormati O’Neal sejak masa mudanya.

“Patrick Ewing, ketakutan karena saya tumbuh besar dengan menontonnya. Saya bahkan punya sepatu Ewing oranye dan biru,” kenang O’Neal. Ewing adalah center legendaris Georgetown yang kemudian menjadi ikon New York Knicks.
Dominique Wilkins: Sang ‘Human Highlight Film’
Dominique Wilkins, yang dijuluki ‘Human Highlight Film’, memukau penggemar dengan kemampuan melompat dan atletismenya yang luar biasa.

Wilkins memenangkan kontes Slam Dunk NBA dua kali (1985 dan 1990) dan menjadi sembilan kali All-Star.
Ia memimpin liga dalam perolehan poin pada tahun 1986 dan masuk dalam NBA Hall of Fame. Nomor punggung 21 miliknya telah dipensiunkan oleh Atlanta Hawks.
Statistik Karier Dominique Wilkins:
Poin per game: 24.8
Assist per game: 2.5
Rebound per game: 6.7
Steal per game: 1.3
Blok per game: 0.6
Penghargaan Karier:
9x All-Star, 1x All-NBA First Team, 4x All-NBA Second Team, 2x All-NBA Third Team
Gelar NBA: 0
David Robinson, sang ‘Admiral’, menghabiskan seluruh kariernya bersama San Antonio Spurs dan memenangkan dua gelar NBA. Robinson dikenal sebagai pencetak poin, rebounder, dan blocker ulung.

Ia memenangkan penghargaan Defensive Player of the Year pada tahun 1992 dan menjadi 10 kali All-Star. O’Neal bahkan harus “mengarang cerita palsu” agar bisa bermain lebih keras melawannya karena Robinson adalah orang yang sangat baik.
Statistik Karier David Robinson:
Poin per game: 21.1
Assist per game: 2.5
Rebound per game: 10.6
Steal per game: 1.4
Blok per game: 3.0
Penghargaan Karier:
1x MVP, 10x All-Star, 4x All-NBA First Team, 2x All-NBA Second Team, 4x All-NBA Third Team, 1x DPOY, 1x ROTY
Gelar NBA: 2
Pengakuan O’Neal ini menyoroti betapa hebatnya para pemain yang ia hadapi di era keemasannya, menunjukkan rasa hormatnya terhadap talenta dan dominasi mereka di lapangan.

