LONDON, TERMINALNEWS.ID – Keluarga Neville dikenal sebagai salah satu dinasti sepak bola paling ikonik di Inggris.
Gary Neville masih dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah Premier League, sementara sang adik, Phil Neville, sukses sebagai pemain sebelum melanjutkan karier sebagai pelatih, termasuk menangani Timnas Wanita Inggris dan klub MLS, Inter Miami.
Namun, bagaimana dengan generasi berikutnya? Harvey Neville, putra dari Phil, juga menapaki jalan serupa di dunia sepak bola. Ia memulai kariernya di akademi Manchester United pada tahun 2013 saat baru berusia 10 tahun.
Meski namanya tidak setenar sang ayah atau pamannya, Harvey telah meniti kariernya sendiri—jauh dari sorotan media dan tekanan nama besar keluarganya.

Kini berusia 23 tahun, Harvey telah menunjukkan ketekunannya dalam menjalani dunia sepak bola profesional. Sama seperti ayah dan pamannya, ia berposisi sebagai bek sayap, namun juga bisa bermain di lini tengah.
Keunggulannya terletak pada kemampuan bertahan sekaligus memberikan umpan silang yang berbahaya ke area penalti lawan. Meski memiliki kesamaan posisi, perjalanan karier Harvey sangat berbeda.
Setelah sempat menimba ilmu di akademi Valencia dan Manchester City, Harvey kembali memperkuat akademi Manchester United dari 2018 hingga 2021. Ia mencatatkan 11 penampilan untuk tim U-19 MU, mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Pada tahun 2020, ia menandatangani kontrak profesional, namun kariernya mulai stagnan.
Demi mencari peluang lebih baik, Harvey memutuskan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2021 dan bergabung dengan Fort Lauderdale CF (Inter Miami CF II), klub yang juga ditangani oleh ayahnya.

Di sana, ia menemukan pijakan yang lebih stabil, tampil dalam 42 pertandingan hingga 2023, dan menunjukkan bahwa MLS bukan hanya tempat ‘pensiun’ bagi pemain Eropa.
Pada Januari 2022, Harvey mendapatkan kontrak tim utama bersama Inter Miami CF. Ia menjadi salah satu dari tiga pemain yang dipromosikan dari Inter Miami II musim itu.
Ia sempat bermain bersama Lionel Messi dan mencatat debut kompetitifnya di U.S. Open Cup, serta tampil dalam 11 pertandingan MLS sepanjang 2023. Ia juga turut ambil bagian dalam keberhasilan Inter Miami menjuarai Leagues Cup 2023.
Untuk mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten, Harvey menjalani masa peminjaman ke beberapa klub. Ia sempat bergabung dengan Loudoun United di USL Championship dan mencetak dua assist dalam tujuh laga.
Kemudian ia dipinjamkan ke Sacramento Republic FC dan tampil 10 kali sepanjang akhir 2024.

Menjelang musim 2024 MLS Next Pro, Harvey menandatangani kontrak dengan Portland Timbers 2, di mana ia kembali bekerja sama dengan ayahnya, Phil Neville.
Ia tampil 22 kali sebagai pemain bertahan sebelum akhirnya kembali berpindah klub di awal tahun 2025.
Meski masih jauh dari pencapaian Gary atau Phil Neville, Harvey telah membuktikan bahwa ia mampu membangun jalannya sendiri dalam dunia sepak bola, dengan ketekunan dan dedikasi yang patut diapresiasi.
Waktu akan menentukan sejauh mana ia mampu melangkah, tetapi satu hal yang pasti: darah sepak bola keluarga Neville tetap mengalir di lapangan hijau.

