JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat kembali menggelar Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025/1446 H, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag), pada Jumat (23/5/2025).
Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa” dan bertujuan mengapresiasi serta mendorong hadirnya tayangan Ramadan yang berkualitas di televisi maupun radio nasional.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, menegaskan bahwa ASR adalah ajang rutin yang ditujukan untuk memberi penghargaan atas karya-karya siaran terbaik selama Ramadan.
Menurutnya, program-program tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat, khususnya umat Islam.
“Kami ingin memberikan apresiasi terhadap karya-karya Ramadan terbaik yang diproduksi insan media penyiaran. Anugerah ini mendorong industri penyiaran agar terus menghasilkan program-program Ramadan yang inspiratif,” ujar Ubaidillah.
Ia juga menyoroti pentingnya media penyiaran sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi dan hiburan yang positif di tengah banjir konten dari media baru yang belum memiliki regulasi ketat.
“Kami berharap media penyiaran menjadi medium utama masyarakat dalam menerima informasi berkualitas, terutama saat Ramadan,” tambahnya.
Komisioner KPI Pusat sekaligus Penanggung Jawab ASR 2025, Aliyah, menjelaskan bahwa tema tahun ini mencerminkan semangat bersama memperkuat ketahanan bangsa melalui siaran Ramadan.
Ia menilai siaran berkualitas mampu membangun daya tahan moral dan spiritual masyarakat di tengah tantangan zaman.
“Ketahanan bangsa sangat penting, dan siaran Ramadan bisa menjadi salah satu kontribusi untuk memperkuatnya,” jelas Aliyah.
Aliyah juga mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah peserta tahun ini. Total 111 lembaga penyiaran ikut serta dalam ASR 2025, terdiri atas 21 stasiun televisi dan 90 stasiun radio. Tahun sebelumnya hanya diikuti oleh 80 lembaga.
Peningkatan tersebut berdampak langsung pada jumlah program yang dilombakan. Panitia menerima 536 program, naik dari 394 pada tahun lalu. Rinciannya, 166 program televisi dan 370 program radio.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang tinggi, meskipun situasi media penyiaran sedang menghadapi banyak tantangan,” ujar Aliyah.
Untuk menjamin kualitas, KPI menetapkan kriteria ketat dalam seleksi program. Program harus merupakan produksi dalam negeri, sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), tidak pernah mendapat sanksi KPI, serta mengacu pada spirit Ramadan dan surat edaran KPI.
Program yang dinilai pun harus merupakan produksi baru atau setidaknya bentuk kemasan ulang (repackage), bukan tayangan ulang biasa.
Dewan juri yang menilai program-program tersebut terdiri dari perwakilan KPI, MUI, dan Kemenag.
Sebanyak 21 kategori diperlombakan, meliputi 10 kategori untuk televisi, 6 untuk radio, dan sejumlah kategori penghargaan khusus.
Penghargaan khusus dari Kementerian Agama RI juga diberikan untuk kategori Dai Wilayah 3T Inspiratif dan Moderat Milenial Agent Inspiratif, dengan penghargaan bagi individu-individu dari Papua, Maluku Utara, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Aceh.
Acara puncak ASR 2025 turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI periode 2019–2024 KH Ma’ruf Amin serta perwakilan dari Kominfo, Kemenag, KPI, KPID, dan MUI.
Anugerah Syiar Ramadan 2025 menjadi refleksi bahwa meskipun menghadapi tantangan industri, media penyiaran nasional tetap berkomitmen menyajikan konten religius yang mencerahkan dan membangun karakter bangsa.
Adapun pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2025 yakni:
- DAKWAH NON TALKSHOW (CERAMAH) METRO TV Khazanah Islam
- DAKWAH NON TALKSHOW (KULTUM) SCTV Mutiara Hati
- DAKWAH TALKSHOW (DIALOG) CNN Indonesia Gapai Kemuliaan Ramadhan
- WISATA BUDAYA TRANS TV Tanah Air Beta
- HIBURAN (FILM/FTV RELIGI/SINETRON) TVRI Marbot Ali
- AJANG BAKAT INDOSIAR Aksi 2025 Kemenangan
- FEATURE TRANS7 Jalur Langit
- DOKUMENTER TRANS7 Jejak Al-Qur’an
- LIPUTAN RAMADAN RCTI Seputar iNews Siang
- ILM RAMADAN TRANS7 Ghibah
- DAKWAH RADIO (KULTUM) ELSHINTA Kultum Ramadan
- DAKWAH RADIO (TALKSHOW/DIALOG) RASI FM MAGETAN Khidmat Ramadhan
- LIPUTAN RAMADAN (RADIO) RRI JAKARTA ROS Menjelang Berbuka Puasa Bulan Ramadhan
- WISATA BUDAYA (RADIO) RRI BATAM Potensi Daerah Ramadhan 2025
- FEATURE (RADIO) RRI SAMARINDA Cerita Ramadan
- ILM RAMADAN (RADIO) RRI TERNATE Belajar Puasa
PENGHARGAAN KHUSUS MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)
1. PROGRAM PENDUKUNG EDUKASI HALAL LIFESTYLE KOMPASTV Cerita Rasa
2. PROGRAM PENDUKUNG LITERASI EKONOMI SYARIAH TVONE Ayat-Ayat Santri Ramadhan
3. PROGRAM PENDUKUNG LITERASI DIGITAL ISLAMI PRO 2 RRI BANDAR LAMPUNG Tanya Ustadz “Etika Bermedsos untuk Wanita Muslimah di Era Sekarang”
PENGHARGAAN KHUSUS KEMENTERIAN AGAMA RI:
A. KATEGORI DAI WILAYAH 3T INSPIRATIF
1. Atropal Asparina, S.Th.I.,M.Ag. Kabupaten Keerom, Provinsi Papua
2. Abdul Latif, S.Pd Desa Wayabula Kec. Morotai Selatan Barat Kab. Pulau Morotai Prov. Maluku Utara
3. Aji Suprapto, S.Hum., MA Kampung Zakat, Desa Selajambe, Kec. Selajambe Kabupaten Kuningan, Prov. Jawa Barat.
B. KATEGORI MODERAT MILENIAL AGENT INSPIRATIF
1. Saviera Zulykha Ajeng Fauqii Nuura MMA II Daerah Istimewa Yogyakarta
2. Selamat Ariga MMA I Aceh
3. Lusi Ayudaningsih MMA II Jawa Barat.

