BerandaEntertainmentMarbot Ali TVRI Geser...

Marbot Ali TVRI Geser Para Pencari Tuhan di Anugerah Syiar Ramadan 2025

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sinetron religi Marbot Ali produksi TVRI berhasil mencuri perhatian publik dengan menyabet penghargaan sebagai program terbaik dalam kategori Film/FTV Religi/Sinetron di ajang Anugerah Syiar Ramadan 2025.

Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dalam seremoni yang digelar di Auditorium Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 23 Mei 2025.

Keberhasilan Marbot Ali menjadi catatan penting dalam dunia penyiaran Indonesia karena berhasil menggeser dominasi sinetron Para Pencari Tuhan produksi SCTV, yang selama bertahun-tahun mendominasi kategori serupa dalam ajang tahunan tersebut.

Sebagai pendatang baru, Marbot Ali langsung mencuat dengan pendekatan dakwah dalam balutan drama komedi religi yang segar dan sarat pesan sosial.

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sinetron tersebut merupakan hasil dari keseriusan TVRI dalam menghadirkan tayangan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai keagamaan dan pesan pembangunan.

Baca Juga :   Wamen Ekraf: TVRI Bukan Sekadar Televisi, Tapi Pilar Ekonomi Kreatif Digital Indonesia

IMG 20250524 WA0011

“Marbot Ali tidak hanya bermuatan dakwah dalam bentuk drama komedi religi, tapi juga menyisipkan pesan sosial dan program pemerintah, seperti kampanye Makan Bergizi Gratis,” kata Iman dalam pernyataan usai acara penganugerahan.

Iman, yang dikenal sebagai figur berpengalaman di industri perfilman sebelum memimpin TVRI, menekankan bahwa TVRI kini tengah kembali menghidupkan tradisi program drama berkualitas yang pernah berjaya pada era 1990-an.

Beberapa di antaranya termasuk Losmen, Rumah Masa Depan, dan Siti Nurbaya, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan ulang dengan konsep yang lebih modern dan relevan untuk generasi penonton masa kini.

“Kami serius menggarap kembali genre drama keluarga dan religi. Kami sudah mengembangkan serial-serial lama dalam format baru yang kekinian. Harapannya, TVRI bisa kembali mendapatkan tempat istimewa di hati masyarakat lewat produksi drama yang kuat dan bermakna,” jelas Iman.

Ajang Anugerah Syiar Ramadan sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh KPI Pusat bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga :   Sidang Masa Jabatan KPI: Saran Perbaikan dari Hakim MK

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga penyiaran yang mampu menyajikan tayangan berkualitas, edukatif, dan sesuai dengan semangat Ramadan.

KPI menegaskan bahwa konten-konten Ramadan yang sehat, inspiratif, dan bernilai edukatif memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran keagamaan serta karakter bangsa.

Melalui penghargaan ini, KPI berharap industri penyiaran nasional terdorong untuk terus menghasilkan program-program yang bermutu dan mendidik.

“Anugerah ini bukan sekadar penghargaan, tapi juga tanggung jawab moral bagi lembaga penyiaran untuk terus memperbaiki kualitas tayangan, terutama selama bulan suci Ramadan yang penuh dengan nilai spiritual dan sosial,” ujar perwakilan KPI Pusat dalam sambutannya.

Sinetron Marbot Ali yang tayang selama bulan Ramadan 2025 memang mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Cerita yang sederhana namun menyentuh, tokoh-tokoh yang relatable, serta pendekatan humor yang ringan namun tetap sarat pesan moral membuat sinetron ini menonjol di antara program sejenis.

Baca Juga :   Mbolang

Selain itu, penyisipan kampanye dan program pemerintah dalam alur cerita menjadi salah satu kekuatan Marbot Ali.

Tanpa menggurui, sinetron ini berhasil memperkenalkan berbagai isu sosial dan kebijakan publik secara halus kepada masyarakat.

Keberhasilan ini dinilai sebagai momentum penting bagi TVRI untuk terus bertransformasi sebagai media publik modern yang relevan dengan kebutuhan dan selera generasi masa kini.

Ke depan, TVRI berencana memperbanyak produksi sinetron dan serial drama dengan nilai kebangsaan, budaya, serta keagamaan sebagai fondasi utamanya.

“Kami optimistis sinetron dengan nilai-nilai lokal dan spiritual yang kuat masih memiliki tempat di hati penonton Indonesia. Ini awal kebangkitan drama TVRI,” pungkas Iman.

Dengan kemenangan ini, Marbot Ali tak hanya mencatat prestasi di tingkat nasional, tetapi juga menandai babak baru dalam upaya TVRI mengukuhkan kembali perannya sebagai rumah bagi tontonan berkualitas yang menyejukkan hati dan mencerdaskan bangsa.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img