AL AIN, TERMINALNEWS.ID – Pecatur Indonesia menunjukkan performa solid di babak terakhir Asian Individual Chess Championship 2025 yang digelar di Danat Hotel Resort, Al Ain, Uni Emirat Arab, Kamis (15/5/2025).
Tidak satu pun pecatur Indonesia, baik dari kategori putra maupun putri, mengalami kekalahan pada babak kesembilan ini.
Dari kubu putra, empat pecatur berhasil meraih kemenangan dan dua lainnya bermain remis. Sementara di kategori putri, seluruh lima wakil Indonesia bermain imbang.

Hasil Lengkap Pecatur Indonesia di Babak Kesembilan
Putra:
-
GM Susanto Megaranto menang atas FM Chinguun Sumiya (Mongolia)
-
IM Aditya Bagus Arfan mengalahkan IM Muthaiah Al (India)
-
IM Gilbert Elroy Tarigan menang atas CM Matyakubov Miraziz (Uzbekistan)
-
GM Novendra Priasmoro menang atas FM Nikookar Mahdi (Iran)
-
IM Azarya Jodi Setyaki dan IM Firman Syah Farid masing-masing bermain remis
Putri:
-
WIM Ummi Fisabilillah remis lawan WIM Chitlange Sakshi (India)
-
IM Medina Warda Aulia remis lawan WIM Nodira Nadirjanova (Uzbekistan)
-
WIM Chelsie Monica Sihite remis lawan WCM Emujin Enkh-Amgalan (Mongolia)
-
WIM Latifah Laysa remis lawan WIM Devindya Oshini (Sri Lanka)
-
WGM Citra Dewi Ardhiani Anastasia remis lawan WFM Noshin Anjum (Bangladesh)
Peringkat Akhir dan Catatan Penting
Di kategori putra, peringkat terbaik Indonesia diraih oleh GM Susanto Megaranto, yang finis di urutan 29 dari total 154 peserta dari 33 negara.
Susanto mengumpulkan 5,5 poin dari 9 babak, termasuk tiga kemenangan beruntun di babak terakhir.
Sayangnya, kekalahan di babak keenam dari IM Bai Adelard (Taiwan) dalam posisi unggul membuat Susanto gagal masuk 10 besar dan merebut tiket FIDE World Cup.
Dalam duel itu, Susanto terlalu terburu-buru mengambil keputusan akibat tekanan waktu lawan, padahal sistem pertandingan memberikan tambahan 30 detik per langkah—sebuah momen krusial yang berdampak besar pada peluangnya.
Peringkat akhir pecatur putra Indonesia:
-
GM Susanto Megaranto – Peringkat 29 (5,5 poin)
-
IM Aditya Bagus Arfan – Peringkat 64 (5 poin)
-
IM Gilbert Elroy Tarigan – Peringkat 70 (4,5 poin)
-
IM Azarya Jodi Setyaki – Peringkat 92 (4,5 poin)
-
IM Firman Syah Farid – Peringkat 97 (4 poin)
-
GM Novendra Priasmoro – Peringkat 106 (4 poin)
Di kategori putri, peringkat terbaik dicapai oleh WIM Ummi Fisabilillah yang menempati posisi 28 dari 100 peserta dari 23 negara dengan torehan 5 poin.
Peringkat akhir pecatur putri Indonesia:
-
WIM Ummi Fisabilillah – Peringkat 28 (5 poin)
-
IM Medina Warda Aulia – Peringkat 48 (4,5 poin)
-
WIM Chelsie Monica Sihite – Peringkat 49 (4,5 poin)
-
WGM Dewi Citra Anastasia – Peringkat 70 (4 poin)
-
WIM Latifah Laysa – Peringkat 71 (4 poin)
Perubahan Rating Pecatur Indonesia
Kategori Putra:
-
Susanto Megaranto: +6,4 poin
-
Aditya Bagus Arfan: +2,3 poin
-
Firman Syah Farid: +1,6 poin
-
Gilbert Elroy Tarigan: -0,6 poin
-
Azarya Jodi Setyaki: -5,1 poin
-
Novendra Priasmoro: -11,7 poin
Kategori Putri:
-
Ummi Fisabilillah: +38 poin
-
Chelsie Monica Sihite: -15,6 poin
-
Medina Warda Aulia: -21,6 poin
-
Citra Dewi Anastasia: -43,8 poin
-
Latifah Laysa: -61,4 poin
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, pecatur Indonesia mendapat banyak pelajaran penting, terutama soal manajemen waktu dan ketenangan dalam posisi unggul.
Meski belum meraih tiket Piala Dunia, performa konsisten tanpa kekalahan di babak terakhir menjadi modal positif untuk kejuaraan mendatang.

