BerandaNewsNasionalKoperasi Tumbuhkan UMKM di...

Koperasi Tumbuhkan UMKM di Cirebon Berkat Dana Bergulir LPDB-KUMKM

CIREBON, TERMINALNEWS.ID – Setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik dan juga keunikan mulai dari bahasa, budaya, hingga kuliner khas nusantara. Keberagaman tersebut menjadi roda ekonomi tersendiri bagi setiap daerah.

Seperti di Kota Cirebon, Jawa Barat panganan lokal khas kota udang ini adalah makanan ringan sumpia dan pastel udang yang menjadi buat tangan para wisatawan jika berkunjung ke kota udang ini.

Salah satu pengusaha sukses pangan ini adalah Haji Ma’sum yang berhasil mengembangkan usahanya berkat dukungan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) melalui Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Al-Bahjah.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, kisah sukses Haji Ma’sum ini menjadi bukti nyata bahwa dana bergulir yang disediakan oleh pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) mampu mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui kelembagaan koperasi.

IMG 20241203 WA0055

“Selain mendorong koperasi untuk berdaya saing melalui penyaluran dana bergulir, juga bermanfaat bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” kata Supomo dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).

Baca Juga :   Jalan Tol Manado-Bitung Sesuaikan Tarif Mulai 25 Januari 2025

Berdiri sejak tahun 2000, usaha sumpia dan pastel udang milik Haji Ma’sum telah menjadi primadona di pasaran.

Produknya yang diminati pelanggan dan berkualitas tinggi berhasil menembus pasar nasional, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga Jakarta.

Namun, untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, Ma’sum membutuhkan modal yang cukup besar.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari Koperasi BMT Al-Bahjah. Dana bergulir yang kami peroleh sangat membantu kami dalam meningkatkan produksi dan memperluas jaringan pemasaran. Saat ini, kami mampu menyerap tenaga kerja hingga 150 orang saat musim permintaan tinggi,” ujar Ma’sum.

Menurut Ma’sum, kebutuhan akan permodalan menjadi faktor penting dalam kelangsungan usahanya, sebab dalam produksi sumpia dan pastel udang, Ma’sum membutuhkan bahan baku mulai dari terigu, minyak goreng, abon udang, dan upah tenaga kerja yang tidak sedikit.

Baca Juga :   Dewan Pers Soroti Komitmen Polri dalam Menghormati Kebebasan Pers

“Kalau bisa dari koperasi ditambahkan lagi modalnya, karena kami untuk produksi ini perlu modal yang cukup besar untuk bahan baku,” kata Ma’sum.

Ma’sum mengaku bersyukur dengan kehadiran koperasi dan dana bergulir dari LPDB-KUMKM, UMKM seperti usaha sumpia dan pastel udang miliknya dapat berkembang usahanya, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah perkembangannya sangat baik, dari tahun ke tahun meningkat, dan untuk momen seperti akhir tahun dan libur Idulfitri pesanan pasti melonjak, dan disinilah dana bergulir dari koperasi mendukung usaha kami,” terangnya.

Ma’sum berharap ke depannya dapat terus menjalin kerja sama yang baik dengan koperasi dan mendapatkan dukungan yang lebih besar lagi.

Ia juga berencana untuk memperluas jaringan pemasaran produknya dan mengembangkan varian rasa baru.

“Kami ingin produk sumpia dan pastel udang khas Cirebon semakin dikenal dan menjadi oleh-oleh favorit wisatawan,” ungkapnya.

Dana Bergulir Tumbuhkan Usaha Anggota Koperasi

Baca Juga :   Halal Bihalal Bersama KH Said Aqil Siroj, Indonesia Lebih Aman Dibanding Negara yang Beragama Ternyata lebih Banyak Konflik

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, memberikan apresiasi atas keberhasilan Ma’sum dalam mengembangkan usahanya berkat modal dari Koperasi.

“Kisah sukses Haji Ma’sum menunjukkan bahwa dengan dukungan permodalan yang tepat, UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. LPDB-KUMKM berkomitmen untuk terus menyalurkan dana bergulir kepada koperasi-koperasi di seluruh Indonesia, khususnya untuk sektor UMKM yang memiliki potensi besar,” tegas Supomo.

“Kami di LPDB-KUMKM mengapresiasi atas keberhasilan koperasi-koperasi dalam menyalurkan dana bergulir kepada UMKM berkualitas dan sektor produktif. Ini adalah bukti nyata bahwa koperasi mampu menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Supomo.

Menurut Supomo, dana bergulir yang disalurkan tidak hanya membantu meningkatkan kapasitas usaha anggota koperasinya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan nasional.

“LPDB-KUMKM senantiasa hadir bersama-sama dengan koperasi dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja,” tambah Supomo.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

MAKAYOA (Makian – Kayoa – Kasiruta – Bacan) + Pelantikan + Fun Run

OLEH: NABIL M. SALIM TARIAN KATREJI Bacan & Makayoa, Warisan Portugis yang...

Kementerian UMKM dan BEI Buka Akses Pasar Modal bagi Usaha Menengah Lewat Go Public Academy

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Empat Hari PEVS 2026 Catat 35.257 Pengunjung, Perkuat Optimisme Industri Kendaraan Listrik Tanah Air

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS)...

- A word from our sponsors -