JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (Gymnastics Indonesia) resmi menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk mempersiapkan atlet menuju sejumlah kompetisi internasional besar, termasuk SEA Games 2025 dan World Championships Jakarta. Sebanyak 11 atlet senam artistik (enam putra dan lima putri) akan mengikuti pelatnas yang berlangsung di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Tokyo.
Ketua Umum Gymnastics Indonesia, Ita Yuliati, menjelaskan nama-nama atlet yang dipanggil:
Atlet Putra (Men’s Artistic Gymnastics – MAG):
- Abiyu Raffi (Riau)*
- M. Aprizal (Riau)
- Agung Suci Tanto Akbar (Riau)
- Naufal Takdir Albari (Jawa Timur)*
- Satria Tri Wira Yudha (Jawa Tengah)
- Fajar Abdul Rachman Al Ali (Sumatera Selatan)
Atlet Putri (Women’s Artistic Gymnastics – WAG):
- Rifda Irfanaluthfi (DKI Jakarta)
- Salsabilla Hadi Pamungkas (Jawa Timur)*
- Alarice Mallica Vilobianne F.P. (DKI Jakarta)*
- Ameera Rahmajanni Hariadi (DKI Jakarta)
- Muthia Nur Cahya (Sulawesi Selatan)
(*Catatan: Atlet dengan tanda bintang akan menjalani pelatnas di Tokyo.)
Dua lokasi telah dipilih untuk pelatnas:
Tokyo, Jepang: Atlet Abiyu Raffi, Naufal Takdir Albari, Salsabilla Hadi Pamungkas, dan Alarice Mallica Vilobianne akan berlatih di NTC Ajinomoto dari 26 November hingga 25 Desember 2024. Mereka akan dibimbing oleh pelatih Jepang, Yasunori Tachibana, dan Reiko Uchiyama.
Jakarta: Atlet lainnya akan menjalani latihan di GOR Senam DKI Jakarta, di bawah pengawasan pelatih M. Try Saputra, Audi Ashari Arif, Ferrous One Willyodac, dan Eva Novalina ButarButar.
Ketua Umum Ita Yuliati mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap pelatnas ini.
“Pelatnas ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi besar seperti SEA Games 2025, World Championships 2025, hingga Olimpiade 2028 di Los Angeles,” ujar Ita.
Ita menambahkan, pelatnas ini juga menjadi ajang seleksi untuk menentukan atlet terbaik. Promosi dan degradasi akan diberlakukan, mengingat tahun depan kuota atlet yang bisa bertanding di World Championships Jakarta meningkat menjadi 5 atlet putra dan 4 atlet putri.
Salah satu atlet andalan, Rifda Irfanaluthfi, masih belum bisa bergabung dalam pelatnas karena menjalani pemulihan pascaoperasi ACL. Meski demikian, Rifda tetap menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang Gymnastics Indonesia.
Selain persiapan fisik dan teknik, pelatnas ini juga mencakup strategi pengembangan yang diawasi oleh pelatih nasional dan internasional. Dukungan fasilitas pelatihan kelas dunia di Tokyo diharapkan mampu meningkatkan performa para gymnast Indonesia.
Dengan kombinasi pengalaman dan pelatihan intensif, Gymnastics Indonesia optimis dapat mengukir prestasi di kancah internasional dan memperkuat posisi senam artistik Indonesia di SEA Games, World Championships, dan bahkan Olimpiade Los Angeles 2028.

