BerandaNewsNasionalInternalisasi Sumpah Pemuda di...

Internalisasi Sumpah Pemuda di Era Disrupsi Informasi

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Tantangan pemuda di abad ke-21, bukan lagi terkait kolonialisme, melainkan melibatkan isu-isu global yang jauh lebih kompleks.

Salah satu tantangan utama adalah infiltrasi budaya asing dan berkembangnya ideologi ekstrem berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Pemuda semakin rentan terpapar gagasan-gagasan ekstrem melalui internet dan media sosial, yang sering menjadi sarana bagi kelompok radikal untuk merekrut anggota baru dan menyebarkan propaganda.

Pengamat media sosial, Enda Nasution mengatakan fenomena ini diperparah oleh arus informasi yang begitu deras membuat generasi muda tidak memiliki kemampuan kritis untuk memilah informasi yang benar.

Keterbatasan literasi digital menjadikan generasi muda lebih mudah percaya pada informasi palsu, teori konspirasi, atau narasi ekstremis.

Baca Juga :   TOSTEM Studio JGC Resmi Dibuka di Jakarta Timur

Hal ini tentunya dapat membuka peluang masuknya ideologi dan budaya luar yang mengancam eksistensi budaya dan kearifan lokal bangsa.

“Ide-ide extremis, radikal, konspirasi teori, cocoklogi, hoaks, dapat meracuni pola pikir seseorang, Kalau kita tidak punya disiplin untuk mengkonsumsi informasi yang baik, akan menimbulkan persoalan,” ungkap Enda Nasution, Rabu (30/10/2024).

Enda mengatakan minimnya keahlian dalam memilah informasi tidak hanya mengancam identitas budaya bangsa, tetapi juga dapat memicu krisis jati diri.

Seseorang yang terlalu banyak menelan informasi tanpa diselaraskan dengan fokus pengembangan diri akan menyebabkan munculnya kemalasan, atau memantik berbagai persoalan kesehatan mental.

“Anxiety, kegelisahan, depresi, penyakit mental bermunculan yang diakibatkan terlalu banyaknya informasi yang diterima,” jelas Enda.

Enda menganalogikan tantangan anak muda masa kini laiknya dihadapkan pada meja makan.

Baca Juga :   Jakarta Butuh Ribuan Kantong Darah per Hari, Aksi Donor PAM JAYA Pecahkan Rekor MURI

Derasnya arus informasi seperti banyak makanan yang disajikan.

Apabila seseorang tidak dapat menahan hasratnya, ia akan memakan semua makanan yang tersaji.

Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka akan memunculkan berbagai masalah kedepannya, misalnya masalah keracunan, pencernaan, obesitas, dan lainnya.

Demikian pula dengan arus informasi, terlalu banyak mengonsumsi informasi tanpa seleksi dapat menyebabkan pola pikir yang tidak sehat.

“Bagaimana caranya kita bisa menyaring dan mengkonsumsi informasi yang sehat yang sesuai dengan porsinya. Setidaknya kita bisa melakukan re-check, dan tidak menutup perspektif atau hanya percaya dalam satu sumber saja,” papar Enda

Oleh karena itu, sosok yang dikenal sebagai Bapak Blogger Indonesia ini menyatakan pentingnya memiliki keahlian digital bagi para pemuda dalam mencerna informasi.

Baca Juga :   Inklusi dan Kesetaraan: Rutan Cipinang Menambah Jalur Akses Bagi Penyandang Disabilitas

Keseimbangan antara konsumsi informasi dan fokus pengembangan diri menjadi kunci bagi generasi muda untuk bertahan dan tumbuh di era disrupsi teknologi yang serba cepat.

Dengan kemampuan digital yang baik, Enda menambahkan, dapat menginisiasi atau membangun kolaborasi antar pemuda untuk menyelesaikan permasalahan anak bangsa.

“Berkolaborasi, bergerak bersama dengan lebih cepat, dan bisa lebih luas, dengan adanya perangkat digital,” kata Enda.

Enda berharap, dengan momentum Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober lalu, semangatnya dapat diinternalisasi oleh para pemuda untuk menghadapi tantangan zaman dan bahaya ideologi luar yang mampu menggerus nilai nilai persatuan bangsa.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

TERMINALNEWS.ID, BANDUNG - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat kapasitas sumber daya manusia...

Dio Hermansyah dari PWI Jawa Tengah Jawara Turnamen Biliar Antarwartawan Piala PWI Kota Depok

TERMINALNEWS.ID, DEPOK — Dio Hermansyah dari PWI Jawa Tengah keluar sebagai...

Erling Haaland Potong Rambut, Tinggalkan Gaya Ikonik Jelang Musim Baru Manchester City

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Erling Haaland tampil dengan penampilan baru menjelang laga...

Lamine Yamal Jadi Favorit Terkuat Raih Ballon d’Or 2026, Messi di Posisi Keempat

LONDON – Persaingan menuju penghargaan Ballon d’Or 2026 semakin menarik setelah...

- A word from our sponsors -