OLEH: Petrus Bramandaru
SETELAH MENYAKSIKAN langsung debat pertama Cagub dan cawagub Jakarta, banyak warga merasa optimistis akan mendapatkan pemimpin baru Jakarta, Dharma Kun yang merupakan pasangan independen dalam pilgub Jakarta diharapkan membawa angin perubahan yang selama ini ditunggu oleh warga Jakarta.
Angin perubahan itu adalah membawa suatu perubahan besar, pajak UMKM akan diturunkan, warga Jakarta perutnya tidak boleh ada yang lapar, yang belum bekerja akan dipekerjakan.
Oleh karenanya Dharma Kun turun kebawah untuk “Belanja Masalah” Kita dengar apa yang menjadi masalah dan melihat sisi sisi terang untuk mengeksekusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Yang menarik bagi penulis adalah suatu keberanian seorang Dharma Pongrekun untuk menjadikan adab sesuatu yang sangat penting.


Adab adalah norma suatu kesopanan, santun dalam berperilaku, dalam keramahtamahan, dalam saling hormat menghormati dan mempunyai akhlak yang baik. Adab itu cantelan nya Agama dan Budaya.
Tidak muda bila paslon Gubernur Dharma Kun ingin mengubah adab warga Jakarta.
Adab warga Jakarta terbentuk dari lingkungan sekitarnya, banyak suku bangsa yang mempengaruhinya, karena Jakarta adalah kota tempat berkumpulnya dan bertemunya berbagai suku di Indonesia ada di kota Jakarta ini.
Adab bisa diciptakan tetapi dia juga bisa hilang dalam sekejap karena pengaruh lingkungannya.
Oleh karena itu tidak muda membentuk adab warga Jakarta dalam hitungan lima tahun, kita ingat Presiden Jokowi dengan revolusi mentalnya dalam Nawacitanya.
Tidak ada yang bisa dibanggakan yang ada malah mental para aparatur negara yang jauh dari harapan rakyat kebanyakan.
Adab dimulai dari keluarga, kemudian di lembaga pendidikan, baik itu pendidikan dasar, menengah pertama dam pendidikan menengah atas serta pendidikan tinggi pun harus tetap diingatkan akan adab yang baik tersebut.
Tetapi yang lebih penting tentu dari lingkungan dimana kita tinggal. Ketua RT sangat berperan membentuk adab warganya karena ketua RT yang sehari hari mengetahui aktifitas setiap warganya, baik itu warga pendatang maupun warga ber KTP Jakarta.
Sesuatu apapun bila itu dimulai dengan adab maka kita akan sejajar dengan kota kota didunia yang mempunyai adab yang baik serta tinggi.
Seperti kota Wina Austria, Zurich Swiss, Kopenhagen Denmark, Osaka Jepang, dll tentu masih banyak contoh kota didunia yang mempunyai nilai adab yang tinggi.
Dharma Kun, adalah pasangan Cagub dan Cawagub Jakarta yang berani menawarkan gagasannya untuk membuat Maju dan Aman kota Jakarta dimulai dari pembenahan Adabnya warga Jakarta sebagai dasar untuk memulai program kerja nya bila terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Semoga apa yang menjadi niatan baik dari Cagub dan Cawagub Dharma Kun ini tentang membentuk serta menciptakan ADAB yang baik bagi warga Jakarta dapat terlaksana kelak bila paslon Dharma Kun memimpin kota Jakarta kota Global, dan Kota yang pasti akan ditiru oleh kota kota lainnya di Indonesia serta kota kota didunia karena baik adabnya serta Aman kotanya.
Semoga…..

*Alumi Fak Pertanian Jur Agronomi UPN ” Veteran ” Jogjakarta, Ketua Ikatan Alumni Magister Hukum Universitas Bung Karno Jakarta, Advokat, Penasehat Komunitas Sepeda Godidem.

