BerandaNewsNasionalUniversitas Al-Azhar Luncurkan Program...

Universitas Al-Azhar Luncurkan Program Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Asing, Disampaikan di Multaqa VIII Alumni Al-Azhar di Mojokerto

MOJOKERTO, TERMINALNEWS.ID – Dalam perhelatan Multaqa ke VIII yang dihadiri oleh ratusan alumni Al-Azhar Mesir dari berbagai daerah di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Rektor Universitas Al-Azhar, Prof. Dr. Salamah Daud, mengumumkan kabar gembira mengenai peluncuran program pembelajaran hybrid bagi mahasiswa asing.

Program ini memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mengikuti pendidikan dari salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia secara daring dan luring.

Program hybrid yang ditawarkan Fakultas Ilmu-ilmu Kesilaman dan Bahasa Arab bagi Mahasiswa Asing (Kulliyatul Ulum Al-Islamiyyah wal Arabiyyah lil Wafidin) memungkinkan para mahasiswa untuk menempuh dua tahun pertama secara online dan dua tahun terakhir secara langsung di kampus Universitas Al-Azhar, Kairo.

Baca Juga :   Al Azhar Youth Soccer Cup 2025: Ajang Pembinaan Bakat Muda Sepak Bola Indonesia

Program ini didesain untuk memberikan fleksibilitas belajar yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang mengalami kendala akses fisik ke Mesir pada masa-masa awal pendidikan.

“Kami sangat bangga dapat memberikan solusi pendidikan yang fleksibel dan terjangkau bagi mahasiswa asing, tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang selama ini menjadi ciri khas Al-Azhar,” ujar Prof. Dr. Salamah Daud yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Pusat Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (PP OIAA).

“Dengan metode hybrid ini, kami berharap semakin banyak pelajar dari berbagai negara yang dapat menikmati pembelajaran dari para ulama terkemuka Al-Azhar dan mendapatkan ijazah yang diakui secara internasional.”

Keunggulan Program Hybrid Al-Azhar

Baca Juga :   Indonesia Dorong Keadilan Royalti Digital di Forum ASEAN, Soroti Ketimpangan Global

*Kurikulum dari Al-Azhar*: Semua mata kuliah, diktat, dan pengajar berasal langsung dari Universitas Al-Azhar.

*Ijazah Setara*: Mahasiswa yang mengikuti program hybrid ini akan mendapatkan ijazah yang sama dengan mereka yang belajar langsung di kampus Al-Azhar, Kairo.

*Biaya Terjangkau*: Biaya kuliah online adalah USD 1.500 per tahun (dua semester), sedangkan biaya belajar offline di Kairo adalah USD 1.000 per tahun.

*Moderat dalam beragama*: Al-Azhar dikenal dengan pendekatan Ahlussunah wal Jamaah yang moderat dan relevan dengan masyarakat Indonesia.

OIAA Cabang Indoensia menyambut baik inisiatif ini.

“Ini adalah peluang luar biasa bagi para peminat studi Islam untuk belajar langsung dari sumber yang kredibel dan terpercaya,” ujar Muchlis Hanafi, Sekjen OIAA cabang Indonesia.

Baca Juga :   "Kemenag Buka Seleksi Mahasiswa ke Al-Azhar 2025, Catat Jadwalnya"

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

David Foster Bantah Disebut Menyindir Meghan Markle, Sebut Video Viral Menyesatkan

TERMINALNEWS.ID, LOS ANGELES - Produser musik legendaris David Foster angkat bicara...

Paris Jackson Ungkap Momen Pertama Bertemu Sang Ibu, Debbie Rowe: “Hey, Mom”

TERMINALNEWS.ID, LOS ANGELES — Paris Jackson mengenang momen emosional sekaligus sederhana...

Kemenpar dan Danantara Perkuat Kolaborasi Dorong Investasi Pariwisata Indonesia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan Badan Pengelola...

Arsenal Terima Mahar Pelepasan Martin Zubimendi Rp1,69 triliun

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Arsenal dilaporkan telah mengambil keputusan terkait masa depan...

- A word from our sponsors -