BerandaNewsLuar NegeriViral Foto Tentara Israel...

Viral Foto Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Picu Kecaman Global

BEIRUT, TERMINALNEWS.ID – Sebuah foto yang menunjukkan seorang tentara Israel merusak patung Yesus di Lebanon selatan menjadi viral di media sosial pada Minggu (waktu setempat). Gambar tersebut memicu gelombang kritik internasional karena dinilai mencerminkan tindakan yang sangat sensitif secara agama dan berpotensi merusak citra Israel di mata dunia.

Awalnya, banyak pihak menduga foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) untuk mendiskreditkan Israel. Namun, kekhawatiran itu terbantahkan setelah dipastikan bahwa insiden tersebut benar-benar terjadi. Seorang prajurit Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilaporkan menghancurkan patung Yesus di kota Debel, sebuah wilayah mayoritas Kristen di Lebanon selatan.

Aksi tersebut dinilai sangat merugikan Israel, terutama di tengah meningkatnya sorotan global terhadap konflik di kawasan. Foto itu juga memperkuat narasi kelompok-kelompok tertentu, baik di spektrum politik kanan maupun kiri, yang menuduh Israel bersikap bermusuhan terhadap umat Kristen.

Baca Juga :   Kloter Perdana, 44 Jemaah Haji Khusus Tiba di Bandara Taif

Di Amerika Serikat, tokoh media seperti Tucker Carlson disebut-sebut mendorong narasi bahwa komunitas Yahudi bertentangan dengan umat Kristen, serta menyoroti kesulitan yang dialami warga Kristen di wilayah Yerusalem. Di sisi lain, kelompok pro-Palestina menuduh militer Israel bertindak kejam, termasuk merusak tempat ibadah dan simbol keagamaan.

Pemerintah Israel langsung mengecam insiden tersebut. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan dirinya “terkejut dan sedih” atas tindakan prajurit tersebut yang merusak simbol keagamaan Katolik.

Meski sebagian pihak menyebut insiden ini sebagai tindakan individu, kritik menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sepele. Disebutkan bahwa kemungkinan ada sejumlah tentara lain yang menyaksikan kejadian itu tanpa mencegahnya.

Baca Juga :   Iran Kirim Rudal Usai Benjamin Netanyahu Bikin Pernyataan Iran Tak Mampu Perkaya Uranium dan Rudal

Insiden ini juga bukan yang pertama. Sejak konflik pecah pada Oktober 2023, sejumlah tentara Israel dilaporkan mengunggah konten kontroversial di media sosial, termasuk dugaan tindakan yang melanggar hukum perang. Pada 2024, pasukan elite Israel juga sempat menuai kecaman setelah merekam aksi tidak pantas di dalam gereja Ortodoks di Lebanon.

Selain itu, hubungan Israel dengan komunitas Kristen juga tengah menjadi sorotan. Sejumlah insiden lain, seperti pembatasan akses ibadah di Gereja Makam Kudus di Yerusalem hingga serangan terhadap gereja di Gaza yang menewaskan warga sipil, semakin memperburuk persepsi publik.

Para analis menilai bahwa tindakan seperti perusakan patung Yesus ini dapat memperdalam krisis kepercayaan terhadap militer Israel dan memperkuat tuduhan pelanggaran terhadap kebebasan beragama.

Baca Juga :   99 Jemaah Haji Terserang Pneumonia, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Pencegahan dan Penanganan Cepat di Tanah Suci

Di tengah upaya diplomasi dan perundingan damai antara Israel dan Lebanon, insiden ini berpotensi menghambat proses tersebut, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai disiplin dan nilai-nilai yang dijunjung oleh militer Israel.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Jakarta Siapkan Rp166 Miliar untuk Jadi Daerah Penyanggah Gelaran PON XXII 2028 di NTB-NTT

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya menjadi daerah...

CONCACAF Ikut Kecam Rencana Komersialisasi Piala Dunia FIFA, Tekanan terhadap Gianni Infantino Meningkat

TERMINALNEWS.ID, MEXICO CITY - Kontroversi mengenai masa depan komersial Piala Dunia...

Ben Affleck Raih Hadiah Utama di Who Wants to Be a Millionaire, Donasikan Rp16,3 Miliar untuk Amal

TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Aktor pemenang Oscar Ben Affleck bersama juara Jeopardy!...

George Clooney dan Istri Mengungsi akibat Kebakaran Hutan di Prancis

TERMINALNEWS.ID, PARIS – Aktor Hollywood George Clooney dan istrinya, pengacara hak...

- A word from our sponsors -