JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Gelaran Kompetisi Internet of Things (IoT) 2025 resmi berakhir pada 14 September 2025. Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 11 September di Smesco Exhibition Hall, Jakarta ini diikuti oleh pelajar hingga mahasiswa dari berbagai sekolah dan universitas, serta peserta dari 18 negara.
Universitas Trisakti tampil gemilang dengan meraih 3 medali emas, 4 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 honorable mention. Capaian ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Trisakti, Ir. Yoska Oktaviano, S.T., M.T., menyatakan rasa puas atas pencapaian para mahasiswa binaannya.
“Saya cukup puas dengan perolehan mahasiswa kami. Artinya perjuangan selama ini membuahkan hasil yang baik. Namun, tentu saja kami harus terus mempertahankan dan memperluas prestasi ini. Kami harus peka terhadap perkembangan baru, terutama di bidang teknologi, dan berupaya sebaik mungkin,” ujarnya usai prosesi penerimaan medali.
Salah satu mahasiswa peraih medali, Oktarina Nayla Zahra dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan, berhasil membawa pulang Medali Perunggu.

Ia mengaku bangga dapat berkompetisi di ajang internasional ini.
“Senang banget bisa ikut. Kita bisa mengembangkan kemampuan di dunia teknologi, ketemu teman-teman peserta dari berbagai negara, dan saling berbagi ide inovasi. Semoga bisa jadi kontribusi nyata untuk Indonesia,” kata Oktarina.
Sementara itu, Naila Nasywa Istoqomah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Ekonomi Pembangunan, juga mempersembahkan inovasi lewat karya Cleanbean: The Automated Smart Waste Separator. Inovasi pengolahan sampah ini membuatnya meraih Honorable Mention.
“Kami membuat prototype pengolahan sampah karena masalah sampah di Indonesia sudah semakin serius. Lewat Cleanbean, kami ingin menghadirkan solusi nyata. Semoga inovasi ini bisa memberi sumbangsih bagi negara,” ungkapnya.
Kompetisi IoT 2025 menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Investors Day 2025, sebuah ajang internasional yang mempertemukan penemu, ilmuwan, serta inovator untuk mempresentasikan karya mereka. Acara ini juga bertepatan dengan Hari Penemu Indonesia, yang bertujuan mengapresiasi ide-ide brilian yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia.
Fokus utama kegiatan ini adalah pameran dan kompetisi, di mana para peserta membawa produk akhir, sampel, prototype, hingga mock-up untuk dipresentasikan kepada publik dan investor.

